Pengumuman » Pengadaan Barang Jasa


Situs pengumuman ini adalah milik Pemerintah Indonesia dan digunakan untuk menyampaikan informasi tentang pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk diinformasikan kepada para pihak yang berkenan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Bagi yang berminat untuk menjadi peserta tender atau rekanan dapat menghubungi pemilik pekerjaan pada masing-masing paket yang diumumkan.

Terdapat 384 data Pengadaan Barang Jasa :

  • Data Mekanisme Pembuatan SIM Sat Lantas Polres Kota Cirebon 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 15:11:10)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
            DAERAH JAWA BARAT
          RESOR  CIREBON  KOTA


    PELAYANAN PEMOHON SURAT IJIN MENGEMUDI
    SATUAN PENYELENGGARA ADMINISTRASI SURAT IJIN MENGEMUDI
    ( SATPAS ) POLRES CIREBON KOTA



    I.    DASAR

    1.    Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168 ).

    2.    Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan Pasal 77 ayat 1 “ Setiap yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Ijin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang di kemudikan”.


    II.    PERSYARATAN PEMOHON SIM

    1.    Umur.

    a.    Sim A dan C minimal 17 tahun;
    b.    Sim BI minimal 20 tahun;
    c.    Sim BII minimal 21 tahun;
    d.    Sim A Umum minimal 20 tahun;
    e.    Sim BI Umum minimal 22 tahun;
    f.    Sim BII Umum minimal 23 tahun.

    2.    Administrasi

    a.    Foto copy KTP Kota Cirebon yang masih berlaku ( asli diperlihatkan );
    b.    Foto copy Kartu Keluarga;
    c.    Surat Keterangan Sehat dari Dokter;
    d.    Sidik 10 jari dengan syarat :

    1)    Foto berwarna ukuran 2 x 3 = 1 lembar;
    2)    Foto berwarna ukuran 3 x 4 = 1 lembar;
    3)    Foto berwarna ukuran 4 x 6 = 2 lembar.


    III.    MEKANISME SIM

    1.    SIM BARU

    a.    Pemohon wajib mengikuti ujian teori yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda dengan waktu 30 menit, untuk bisa lulus harus mencapai nilai minimal 60.
    b.    Apabila lulus ujian teori dilanjutkan ujian praktek dilapangan.
    c.    Apabila tidak lulus ujian teori dianjurkan untuk mengulang setelah 14 hari kerja.




    / d.    Apabila…

    2


    d.    Apabila ujian praktek telah lulus pemohon langsung membayar biaya administrasi SIM sesuai PP Nomor 20 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) antara lain :
    1)    SIM A, AU, BI, BIU, BII, BIIU sebesar Rp. 120.000,- ( Seratus dua puluh ribu rupiah ) ;
    2).    SIM C sebesar Rp. 100.000,- ( Seratus ribu rupiah ).
    melalui Kas Bank BRI yan sudah ada di lingkungan Polres Cirebon Kota.

    e.    Apabila tidak lulus ujian praktek dianjurkan untuk mengulang setelah 14 hari kerja.


    2.    SIM PERPANJANGAN DAN KENAIKAN GOLONGAN

    a.    Melampirkan SIM asli yang lama yang dikeluarkan dari Polres Cirebon Kota atau mutasi dari luar daerah / Polres;
    b.    Apabila SIM lama hilang harus melampirkan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian;
    c.    Apabila SIM lama habis masa berlakunya, tidak boleh melebihi 1 tahun dan apabila habis masa berlakunya lebih dari 1 tahun pemohon diwajibkan mengikuti ujian teori dan praktek, serta membayar Administrasi sesuai prosedur SIM baru;
    d.    Apabila persyaratan sudah lengkap pemohon langsung membayar Administrasi SIM perpanjangan sesuai PP Nomor 20 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) antara lain :
    1)    SIM A, AU, BI, BIU, BII, BIIU sebesar Rp. 80.000,- ( Delapan puluh ribu rupiah )
    2).    SIM C sebesar Rp. 75.000,- ( Tujuh puluh lima ribu rupiah )
    melalui Kas Bank BRI yang sudah ada di lingkungan Polres Cirebon Kota;

    e.    Untuk kenaikan golongan SIM lama minimal sudah 1 tahun dan memenuhi persyaratan umur serta wajib mengikuti ujian teori dan praktek;
    f.    Untuk pemohon golongan SIM AU, BI, BIU, BII, BIIU yang baru naik golongan harus melalui Uji Simulator di Klinik Pengemudi dan Test Psikologi sebelum mengikuti ujian teori dan praktek di Satpas bersangkutan.


    IV.    SARAN

    Ikuti semua prosedur yang ada, jangan melalui perantara apalagi calo, gunakan pakaian yang rapih dan sopan, kami mengucapkan terimakasih anda telah melengkapi Surat Ijin Mengemudi, patuhi semua peraturan lalulintas untuk keselamatan bersama, mohon maaf apabila dalam pelayanan kami banyak kekurangan. “ Kami memang belum sempurna tetapi selalu berusaha “ .


    a.n. KASAT LANTAS POLRES CIREBON KOTA
    BAUR SIM




    DARJI
    AIPTU NRP 64090567



    2


    d.    Apabila ujian praktek telah lulus pemohon langsung membayar biaya administrasi SIM sesuai PP Nomor 20 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) antara lain :
    1)    SIM A, AU, BI, BIU, BII, BIIU sebesar Rp. 120.000,- ( Seratus dua puluh ribu rupiah ) ;
    2).    SIM C sebesar Rp. 100.000,- ( Seratus ribu rupiah ).
    melalui Kas Bank BRI yan sudah ada di lingkungan Polres Cirebon Kota.

    e.    Apabila tidak lulus ujian praktek dianjurkan untuk mengulang setelah 14 hari kerja.


    2.    SIM PERPANJANGAN DAN KENAIKAN GOLONGAN

    a.    Melampirkan SIM asli yang lama yang dikeluarkan dari Polres Cirebon Kota atau mutasi dari luar daerah / Polres;
    b.    Apabila SIM lama hilang harus melampirkan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian;
    c.    Apabila SIM lama habis masa berlakunya, tidak boleh melebihi 1 tahun dan apabila habis masa berlakunya lebih dari 1 tahun pemohon diwajibkan mengikuti ujian teori dan praktek, serta membayar Administrasi sesuai prosedur SIM baru;
    d.    Apabila persyaratan sudah lengkap pemohon langsung membayar Administrasi SIM perpanjangan sesuai PP Nomor 20 tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) antara lain :
    1)    SIM A, AU, BI, BIU, BII, BIIU sebesar Rp. 80.000,- ( Delapan puluh ribu rupiah )
    2).    SIM C sebesar Rp. 75.000,- ( Tujuh puluh lima ribu rupiah )
    melalui Kas Bank BRI yang sudah ada di lingkungan Polres Cirebon Kota;

    e.    Untuk kenaikan golongan SIM lama minimal sudah 1 tahun dan memenuhi persyaratan umur serta wajib mengikuti ujian teori dan praktek;
    f.    Untuk pemohon golongan SIM AU, BI, BIU, BII, BIIU yang baru naik golongan harus melalui Uji Simulator di Klinik Pengemudi dan Test Psikologi sebelum mengikuti ujian teori dan praktek di Satpas bersangkutan.


    IV.    SARAN

    Ikuti semua prosedur yang ada, jangan melalui perantara apalagi calo, gunakan pakaian yang rapih dan sopan, kami mengucapkan terimakasih anda telah melengkapi Surat Ijin Mengemudi, patuhi semua peraturan lalulintas untuk keselamatan bersama, mohon maaf apabila dalam pelayanan kami banyak kekurangan. “ Kami memang belum sempurna tetapi selalu berusaha “ .


    KASAT LANTAS POLRES CIREBON KOTA




    KURNIA
    AKP NRP  66120314


  • Data Personil yang sudah mengikuti Dikbangspes Polres Kota Cirebon 2010 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 15:07:14)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                       RESOR KOTA CIREBON
    DATA PERSONIL YANG SUDAH MENGIKUTI DIKBANGSPES
    POLRES KOTA CIREBON 2010


    NO.   
    N  A  M  A   
    PANGKAT /
    NRP   
    JABATAN   
    DIKBANGSPES YANG DIIKUTI    KET.
                   
    DIKJUR   
    LATFUNG   
    PENATARAN   
    1    2    3    4    5    6    7    8



    1.





    2.






    3.



    4.


    5.



    6.


    7.


    8.   
    PIMPINAN

    Ir. ARY LAKSMANA
    Bandung, 10-01-1965




    INDARTO, SH, S.Sos, S.IK, M.si
    Pontianak, 04-11-1973


    BAG OPERASIONAL


    ALFRED RAMSES SIANIPAR, S.Ik
    Medan, 02-03-1976


    SUKIRNO
    Banjarnegara, 13-09-1985

    IDRIS b. ATMAWIKARTA
    Kuningan, 01-01-1959


    SUDIANA
    Bantul, 15-06-1964

    RADIONO
    Sukabumi, 03-03-1963

    SOFIARDO, SH.
    Pagar alam, 19-05-1962   


    AKBP
    65010647




    KOMPOL
    73110414





    KOMPOL
    76030824


    AIPTU
    68030206

    AIPTU
    59010433


    AIPTU
    64060413

    AIPTU
    62030336

    AIPTU
    62060890
       


    KAPOLRES KOTA





    WAKA POLRES KOTA






    KABAG OPS
    POLRES KOTA CIREBON


    KASUBBAG WATTAH
    BAGOPS

    BATI SPK



    BATI SPK


    BATI SPK


    BATI SPK   


    - DASPA IPP TH. 1999
    - MANAGEMEN OF SEIOUS 
      CRIME TH. 2003
    - INTELIGEN ANALYS
      COUNTER TERORIS 2008

    - JURPA RESERSE TH. 1996






    - DIK DASPA BRIMOB TH. 1999
    - DIKJAB DANTON BRIMOB 2000
    - DIK PELOPOR TH. 2001

    - DASBA PROVOOST TH. 1986

    - JURTA BRIMOB 1980
    - JUR MANTAP BRIMOB TH. 1981
    - DIK RESMOB TH. 1987

    -DASBA SERSE TH. 1986


    - DASBA SABHARA TH. 1984


    - DASBA SERSE TH. 1986   


    -





    -






    -



    -

    -



    -


    -


    -

        


    -





    -






    -



    -

    -



    -


    -


    -

       
    / 8.  SULAE ...

    2

    1    2    3    4    5    6    7    8

    9.


    10.


    11.


    12.


    13.


    14.






    15.


    16.


    17.


    18.


    19.


    20.
       
    SULAEMAN AMRI
    Kuningan, 11-09-1966

    SAYUTI UBRATA, SH.
    Cirebon, 16-08-1966

    SUHARTO SM.
    Cirebon, 23-12-1965

    YOGI SUPRAYOGI
    Kuningan, 06-03-1973

    DEDI SULINTO
    Indramayu, 30-11-1972

    ENDANG DARMAWAN YULISTIO
    Cirebon, 11-07-1969


    BAG BINAMITRA


    Drs. SUTISNA
    Taswikmalaya, 21-09-1961

    ASEP WAHYUDIN
    Cianjur, 20-03-1962

    MOMON SUKARMAN
    Majalengka, 23-09-1963

    SAEFUDIN ADIMARA, SH.
    Sukabumi, 06-01-1967

    ESTU HANDAYANI
    Bogor, 11-03-1969

    AWANG MUNGGARDIJAYA
    Kuningan, 25-05-1982
       
    AIPTU
    66090053

    AIPTU
    66080143

    AIPTU
    65120447

    BRIPKA
    73030150

    BRIPKA
    72110196

    BRIPKA
    69070381





    KOMPOL
    61090441

    AIPTU
    62030411

    AIPTU
    63090349

    AIPDA
    67010386

    BRIPKA
    69030485

    BRIGADIR
    82050135




       
    BATI SPK


    BATI SPK


    BATI SPK


    BA SPK


    BA SPK


    BA SPK






    KABAG BINAMITRA


    KASUBBAG KERMA


    KASUBBAG BIMMAS


    BATI BINAMITRA


    BA BINAMITRA


    BA BINAMITRA





       
    - DASBA SERSE TH. 1986


    - DASBA BIMMAS TH. 1987
    - DASBA SERSE TH. 1994

    - DASBA SABHARA TH. 1987


    - DASBA INTELKAM TH. 2004


    - DASBA SERSE TH. 2000


    - DASBA SERSE TH. 1988






    - DASPA LANTAS TH. 1994
    - LANPA IDIK LAKA TH. 1997

    - DASBA LANTAS 1984


    - DASBA BIMMAS 1990
    - LANBA BIMMAS 1991

    - DASBA BIMMAS 1999


    -


    -   
    -


    -


    -


    -


    -


    -






    -


    - LAT INST. SATPAM  2001


    - LAT LUH MAS 2006
    - LAT VCD  2008

    -


    - LAT LUH MAS 2007


    - LAT BABIN POLSUS 2008   
    -


    -


    -


    -


    -


    -






    -


    -


    -


    -


    -


    -   
    / BAGMIN …
    3

    1    2    3    4    5    6    7    8




    21.


    22.


    23.


    24.



    25.


    26.


    27.


    28.





    29.



    30.


    31.


    32.
       
    BAG ADMINISTRASI


    Drs. AYIK NURUL MUTAQIN
    Indramayu,

    SUKRIM
    Sukoharjo, 12-05-1953

    NING NING TEJA PERDANI
    Tasikmalaya, 06-07-1964

    ISNENDAR
    Tegal, 18-01-1971


    MIMIN MULYATI
    Cirebon, 26-09-1961

    FARAH NISA AMOR
    Cirebon, 25-10-1984

    SENO BRATA
    Cirebon, 21-07-1987

    ZAENAL
    Cirebon, 04-09-1984


    SAT INTELKAM

    SINGGIH MARDIONO
    Bandung, 29-10-1960


    DAUD MUHTARAM
    Bandung, 24-06-1961

    WAGUS SUTISNA
    Subang, 04-06-1963

    YOYON PATRIYONO
    Bandung, 21-07-1959   



    KOMPOL
    68040652

    AIPTU
    53050682

    AIPTU
    64070168

    AIPDA
    71010093


    AIPTU
    61090553

    BRIPTU
    84101539

    BRIPTU
    84101539

    BRIPTU
    84101539




    AKP
    60100203


    AIPTU
    61060369

    AIPTU
    63060634

    AIPTU
    59070963
       



    KABAGMIN


    KASUBBAG LAT


    KASUBBAG PERS


    KASUBBAG REN



    BATI SUBBAG LOG


    BA SUBBAG LAT


    BA SUBBAG LOG


    BA SUBBAG REN





    KASAT INTELKAM



    KANIT II INTELKAM


    KANIT IV INTELKAM


    KANIT V INTELKAM
       



    - DASPA BIMMAS TH. 2002


    - DASBA BIMMAS TH. 1985


    - DASBA IPP TH. 1984
    - LANBA IPP  TH. 1987

    - DIK JUKMINU  TH. 1994
    - DIK MENTAL KEPRIBADIAN
      TH. 2003

    - DASBA LANTAS TH. 1985


    - BA RPK TH 2007
    - BHS JEPANG TH 2008

    -


    -





    - DIKJURDAS KOMLEK
    - DIKJURDAS PUSKODA
    - DIKJURDAS INTELKAM

    - BA IPP 1983
    - UNIT OPSNAL IPP 1985

    - DASBA SABHARA


    - DASBA SERSE 1985
       



    -


    -


    -


    -



    -


    -


    - LAT PENGADAAN 
      BARANG DAN JASA  2010

    - LAT PENGADAAN 
      BARANG DAN JASA  2010




    -



    -


    -


    -
       



    -


    -


    -


    -



    -


    -


    -


    -





    -



    -


    -


    -
       
                                                                                                                                                                                            /  33.   SYAM …
    4

    1    2    3    4    5    6    7    8

    33.


    34.


    35.


    36.


    37.


    38.


    39.


    40.


    41.


    42.


    43.


    44.


    45.   
    SYAMSUDAR
    Subang, 21-01-1962

    SUKISKO
    Sumedang, 12-12-1963

    TETI SURYATI
    Karawang, 21-01-1965

    KAROLUS KALE
    Flores, 10-11-1953

    PRIA SUHADA
    Cirebon, 04-10-1959

    TATA KURNIAWAN
    Purwakarta, 27-10-1967

    HARNOWO
    Purbalingga, 13-07-1966

    EUIS TUTI HERAWATI
    Majalengka, 25-12-1973

    MUKMAN ARIS HERMANTO
    Cilacap, 03-04-1975

    EDY PRAYITNO, SH
    Pemalang, 28-03-1974

    SUYATNO, SH
    Cilacap, 09-03-1974

    BUDY SYAMSUL RIZAL
    Serang, 17-04-1977

    ADE MULYAWAN S
    Cirebon, 17-02-1975   
    AIPTU
    62010934

    AIPTU
    63120850

    AIPTU
    65010347

    AIPTU
    53110029

    AIPTU
    59100066

    AIPDA
    67100443

    AIPDA
    66070593

    BRIPKA
    73120198

    BRIPKA
    75040141

    BRIPKA
    74030289

    BRIPKA
    74030294

    BRIPKA
    77040225

    BRIPKA
    75020525
       
    KANIT I INTELKAM


    KANIT III INTELKAM


    BATI SAT INTELKAM


    BATI SAT INTELKAM


    BATI SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SANDI INTELKAM


    BA SAT INTELKAM
       
    - DASBA INTEL 1987


    - DASBA INTEL 1997


    - DASBA LANTAS 1987


    - UNIT OPSNAL INTEL 1982


    - BA INTEL 1983
    - OPSNAL IPP 1988

    -


    - DASBA INTEL 2002


    -


    -


    - DASBA INTEL 2001


    -


    - BA INTEL 1998
    - BA SANDI 2001

    - DASBA INTEL 1998
       
    - LAT OPS VCD


    -


    - LAT BAMIN INTEL 2007


    -


    -


    - LAT BAMIN INTEL


    -


    - LAT TEHNIK  
       WAWANCARA TH. 2007

    - LAT BA BUAT LI  2007


    -


    - LAT MA BAR


    -


    -
       
    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -
       

    / 46.   RUSTIN ...



    5

    1    2    3    4    5    6    7    8

    46.


    47.


    48.


    49.


    50.


    51.


    52.


    53.


    54.


    55.


    56.


    57.


    58.


    59.
       
    RUSTIN BUDIANA
    Tasikmalaya, 10-07-1975

    S. SEMBIRING, SH
    Medan, 12-08-1976

    ACHMAD SAYUTI
    Cirebon, 25-03-1979

    DEDI TULUS SUSANTO
    Pekalongan, 18-02-1980

    MOCHAMAD JUMAEDI
    Indramayu, 26-03-1981

    SHINDI AL’AFGHANY, SH
    Cirebon, 30-06-1984

    ABDUL JAMHIR, SH
    Cirebon, 03-07-1984

    LUKMAN GUNAWAN
    Cirebon, 22-07-1983

    RONAL ROSANDY
    Cirebon, 23-08-1985

    DIAN MARDIANA
    Sumedang, 04-02-1988

    ECEP BUDI
    Garut, 03-01-1988

    WARYA
    Sumedang, 14-03-1987

    ANDRI HARYADI
    Bandung, 01-03-1987

    ASNAWI LATIF
    Cirebon, 10-04-1987
       
    BRIPKA
    75070609

    BRIGADIR
    76080897

    BRIGADIR
    79030055

    BRIGADIR
    80020223

    BRIGADIR
    81030083

    BRIPTU
    84060378

    BRIPTU
    84070134

    BRIPTU
    83070585

    BRIPTU
    85080125

    BRIPDA
    88020156

    BRIPDA
    88070214

    BRIPDA
    87030991

    BRIPDA
    87030811

    BRIPDA
    87041227
       
    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM


    BA SAT INTELKAM
       
    - DASBA INTEL 1998


    -


    -


    - DASBA INTEL 2001


    - BAMIN INTEL 2004


    -


    -


    -


    - DIKJUR INTEL 2007


    -


    -


    -


    -


    -
       
    -


    - LAT LIDIK INTEL 2007


    - LAT BA PAM TH 2007


    -


    - LAT LIDIK INTEL


    - LAT BA PAM


    - LAT BA PAM


    - LAT BA GAB


    -


    - LAT LIDIK INTEL


    - LAT BAMIN  INTEL 2009


    - LAT KONTRA INTEL  09


    - BA LIDIK INTEL TH. ‘ 09


    - LAT BAMIN INTELKAM
       
    -


    -


    -


    -


    -


    -


    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -


    -


    -


    -   

     /  SAT RESKRI,I. ...

    6

    1    2    3    4    5    6    7    8




    60.


    61.


    62.


    63.


    64.


    65.


    66.


    67.


    68.


    69.


    70.


    71.


    72.
       
    SAT. RESKRIM


    HENDRYSOELISTIAWAN, SE


    AYUB DIPONEGORO AZHAR
    Palu, 25-08-1985

    SIGIT JATMIKO, S.Pd
    Malang, 28-07-1974

    BAMBANG SRI WIBOWO
    Sukoharjo, 05-05-1965

    WAWAN SURYANA
    Cimahi, 05-07-1963

    SUTARDI, SH, MH
    Majalengka, 18-04-1965

    INDRAWATI
    Semarang, 28-09-1965

    SUYANTO
    Solo, 22-01-1966

    GONDO SUMARDOKO
    Solo, 08-05-1965

    A. E. SUHERMAN
    Majalengka, 24-10-1965

    HARSIMI
    Sleman, 05-02-1962

    OMANG SUPARMAN, SH
    Karawang, 15-07-1964

    AURA SHANTYAWAN
    Jakarta, 14-04-1966
       



    AKP
    73060632

    IPTU
    85081963

    IPDA
    74070198

    AIPTU
    65050369

    AIPTU
    63070753

    AIPTU
    65040354

    AIPTU
    65090277

    AIPTU
    66010127

    AIPTU
    65050507

    AIPTU
    65100157

    AIPTU
    62020864

    AIPTU
    64070563

    AIPTU
    66040519
       



    KASAT RESKRIM


    KAURBINOPS


    KANIT III


    KANIT I RESKRIM


    KANIT II RESKRIM


    KANIT IV RESKRIM


    BAURMIN


    BAUR TAHTI


    BATI SAT RESKRIM


    BATI UNIT II RESKRIM


    KANIT RPK SAT RESKRIM

    BATI SAT RESKRIM


    BATI SAT RESKRIM
       



    - DASBA SERSE 1987


    - DASBA SERSE 1987


    -


    - DASBA BINMAS 1987


    - DASBA SERSE 1987


    - DASBA SERSE 1987


    - DASBA SERSE TH. 1987


    - DASBA SERSE TH. 1987


    - DASBA SERSE TH. 1987


    - DASBA LANTAS TH. 1986


    - DASBA LANTAS 1987


    - DASBA SERSE TH. 1988


    -
       



    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    - LAT BA PAM WISATA


    -


    - LAT OLAH TKP 2004
       



    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 73.  ELMAN…

    7

    1    2    3    4    5    6    7    8

    73.


    74.


    75.


    76.


    77.


    78.


    79.


    80.


    81.


    82.


    83.


    84.


    85.


    86.


    87.
       
    ELMAN GANI
    Lahat, 25-02-1960

    MOCHAMAD ACHIR
    Cirebon, 03-11-1969

    ZAITUN
    Cirebon, 07-08-1967

    M. TEGUH RAHARJO
    Yogjakarta, 26-11-1969

    JAENUDIN
    Kuningan, 13-07-1973

    JAENUDIN
    Kuningan, 21-12-1974

    SURIPTO
    Banjarnegara, 07-08-1975

    AL UBED
    Banjarnegara, 09-04-1975

    SETIJINO
    Purworejo, 05-01-1974

    ARIEF ZENAL ABIDIN
    Magelang, 01-01-1974

    DENY ARISANDY
    Sumedang, 04-06-1974

    SUDANA
    Ciamis, 19-05-1967

    TOHAP SILABAN, SH.
    Medan, 29-01-1969

    TOTO CASRIYANTO
    Indramayu, 07-06-1978

    TAUFIK HIDAYAT
    Karawang, 05-07-1978   
    AIPTU
    60020767

    AIPTU
    69110022

    AIPTU
    67080052

    AIPDA
    69110219

    BRIPKA
    73070614

    BRIPKA
    74120064

    BRIPKA
    75080094

    BRIPKA
    75040139

    BRIPKA
    74010271

    BRIPKA
    74010275

    BRIPKA
    74060434

    BRIPKA
    67050631

    BRIPKA
    69010483

    BRIGADIR
    78060123

    BRIGADIR
    78070980   
    BATI SAT RESKRIM


    BATI SAT RESKRIM


    BATI SAT RESKRIM


    BATI SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM
       
    - DASBA PJR


    - DASBA SERSE TH. 2000


    -


    -


    - DASBA BIMMAS TH. 1994


    - DIKBA KOMLEK TH. 2001
    - DASBA SERSE TH. 2004

    - DASBA SERSE TH. 2001


    - DASBA SERSE TH. 2001


    -


    -


    - DIKBA BINJAS TH. 1993


    - DASBA SERSE TH. 1997


    -


    - DIK CYBER CRIME 2002


    - DASBA SERSE TAHUN 2003
       
    -


    - LAT BA OLAH TKP 2005


    - LAT RPK
    - LAT COACHING CLINIC

    - LAT SERSE GELADAH
      RUMAH

    -


    -


    -


    -


    - LAT BA IDENTIFIKASI
      TH. 2006

    - LATBA MAHIR 
      MENEMBAKH. 2007

    -


    - LAT CARI BB TH. 2006
    - LAT IDENTIFIKASI 2007

    - LAT BA PENANGANAN
      TERORIS TH. 2007

    - LAT IDENT NARKOBA


    -
       
    -


    -


    -  TAR GAKKUM HAM
      TH. 2007

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    --   
    /  88.  RADIWAN …
    8

    1    2    3    4    5    6    7    8

    88.


    89.


    90.


    91.


    92.


    93.


    94.


    95.


    96


    97.


    98.


    99.


    100.


    101.
       
    R A D I W A N
    Pemalang, 23-06-1979

    A M A D I
    Cirebon, 17-10-1979

    TOFIQ NURJAMAN
    Tegal, 18-10-1978

    MAKMUDIN, SH.
    Indramayu, 24-07-1980

    ASEP SUDRAJAT
    Tasikmalaya, 19-06-1978

    HERY HARYANTO
    Majalengka, 24-05-1979

    BEBEN SUBAGJA
    Majalengka, 13-03-1980

    SUTARJO
    Cirebon, 01-06-1978

    NENDI SETIANA
    Majalengka, 10-11-1981

    YUSUF BUDIMAN
    Cirebon, 25-10-1983

    FHERONIKA
    Indramayu, 20-01-1983

    DANIEL AKBARULLAH
    Cirebon, 16-10-1982

    HERMAN HERLANGGA
    Cirebon, 22-09-1985

    KADNYA
    Cirebon, 13-06-1983
       
    BRIGADIR
    79060533

    BRIGADIR
    79100359

    BRIGADIR
    78100557

    BRIGADIR
    80070248

    BRIGADIR
    78060908

    BRIGADIR
    79051119

    BRIGADIR
    80030182

    BRIGADIR
    78060081

    BRIGADIR
    81110332
     
    BRIPTU
    83100527

    BRIPTU
    83010576

    BRIPTU
    82100953

    BRIPTU
    85090080

    BRIPTU
    83061199
     
       
    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM
       
    -


    -


    -


    -


    - DASBA SERSE 2004


    -


    -


    - DIKBA IDENTIFIKASI


    -


    -


    -


    -


    -


    -
       
    - LAT  PENGGELEDAHAN
      TH. 2005

    - LAT BA RIM ADUAN
       TH. 2005

    - LAT BA OLAH TKP  2007


    - LAT  PENGGELEDAHAN
      TH. 2005

    -


    - LAT BA RIM LAP ADUAN
      TH. 2005

    - LAT IDIK PERTANAHAN
      TH. 2009

    - LAT BA OLAH TKP 2009


    - LATBA LIDIK SERSE ‘06


    - LATBA WAL  HAR  
      BERHARGA TH. 2005

    - LAT WAL TAHANAN
      TH. 2007

    - LAT RIK TERSNGK 2007
    - LAT OLAH TKP  2009

    -


    - LATPAM SWAKARSA ”06
    - LAT TP KORUPSI TH 2008   
    -


    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -


    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -


    -


    -


    -


    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -
       

     / 102. KASIDIN…
    9

    1    2    3    4    5    6    7    8


    102.


    103.


    104.


    105.


    106.





    107.


    108.


    109.


    110.


    111.


    112.


    113.


    114.   

    KASIDIN
    Cirebon, 07-12-1984

    SUKIRMAN
    Cirebon, 20-11-1983

    R. ARDIAN RELA IRAWAN
    Jayapura, 29-04-1986

    SUNARDJI
    Madiun, 19-02-1968

    ANGGA MULYA PRAYUGA
    Semarang, 31-07-1988


    SAT NARKOBA :

    TRI SILAYANTO
    Bandung, 26-11-1964

    MANSUR
    Payahkumbuh, 01-12-1960

    YULIANA, SAB, M.Si
    Bogor, 12-07-1968

    DIDI SUMARDI
    Tangerang, 10-06-1968

    MAMAN NURJAMAN, SH.
    Merauke, 02-08-1975

    DODI IRWANTO
    Tegal, 14-12-1979

    GUGUN GUMILAR
    Majalengka, 14-07-1983

    DADE KURNIA
    Cirebon, 22-05-1983
       

    BRIPTU
    84120575

    BRIPTU
    83110771

    BRIPTU
    86040224

    BRIPTU
    68020174

    BRIPTU
    88070301




    AKP
    64110306

    AIPTU
    60120953

    AIPDA
    68070379

    AIPDA
    68060461

    BRIPKA
    75080372

    BRIGADIR
    79120290

    BRIPTU
    83070857

    BRIPTU
    83050609
       

    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM


    BA SAT RESKRIM





    KASAT NARKOBA


    KANIT BINLUH


    BATI SAT NARKOBA


    KANIT IDIK


    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA
       

    -


    -


    -


    - DASTA POL AIR


    -





    - DASPA RESERSE TH. 2002


    - DASBA SERSE 1984


    -


    - DASBA SERSE CYBER
      CRIME   TAHUN 2000

    - DASBA SERSE TH. 2002


    -


    -


    -
       

    - LATPAM SWAKARSA ’07


    - LAT BA GUNA HT  2006


    - LATBA TP KORUP 2000


    -


    - LATBA OLAH TKP 2009





    -


    -


    - LAT  BABINKAMTIBMAS
      TH. 2006

    -


    -


    - LAT BA PENANGKAPAN
      TH. 2005

    -  LAT BA PENANGKAPAN
       TH. 2005

    -  LAT PENANGKAPAN
       TH. 2005
       

    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -


    - TAR GAKKUM HAM
       TH. 2007

    -


    -





    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 115.  M. SOF …
    10

    1    2    3    4    5    6    7    8


    115.


    116.


    117.


    118.





    119.


    120.


    121.


    122.


    123.


    124.


    125.


    126.


    127.
       

    M. SOFYAN TRISAKTI
    Cirebon, 10-04-1981

    ARIFIN
    Cirebon, 13-08-1981

    KHUSNUN SANJAYA
    Pemalang, 04-07-1982

    ANDI SAFRUDIN
    Cirebon, 03-04-1985


    SAT SAMAPTA

    RIDO PURNOMO
    Yogyakarta, 01-09-1959

    BANAJI
    Cirebon, 22-07-1957

    TATANG TARYONO
    Indramayu, 16-06-1956

    SUGANDA
    Cirebon, 01-07-1965

    SALAMUN
    Cirebon, 25-05-1966

    SUKOCO
    Ngawi, 07-07-1961

    SUBAGJA SANTOSA
    Cirebon, 02-06-1969

    AGUS SURYADI,SH.
    Palembang, 22-12-1969

    IWAN SUDARYAT
    Sumedang, 14 - 07-1970
       

    BRIPTU
    81041245

    BRIPTU
    81081039

    BRIPTU
    82070699

    BRIPTU
    85040818




    AIPTU
    59090882

    AIPTU
    57071002

    AIPTU
    59060700

    AIPTU
    65070239

    AIPTU
    66050141

    AIPTU
    61070634

    AIPDA
    69060045

    AIPDA
    69120091

    BRIPKA
    70070432
       

    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA


    BA SAT NARKOBA





    PANIT PATROLI


    BATI SAT SAMAPTA


    BATI SAT SAMAPTA


    BATI SAT SAMAPTA


    BATI SAT SAMAPTA


    BATI SAT SAMAPTA


    BATI SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA
       

    -


    -


    -


    -





    - DASBA SERSE TH 1984
    - LAN SERSEUM TH 1991

    - BATUR PERMILDAS  1984


    - DASBA SERSE TH. 1986


    - DASBA BIMMAS  TH. 1988


    - DASBA SABHARA  1987
    - DASBA SERSE TH. 1996

    - DAS LANTAS TH. 1985
    - INST. BELADIRI TH. 1998

    - DASBA GAKKUM LANTAS
      TH 1995

    - DASBA SERSE TH. 2000


    - DASBA LANTAS TH. 2000

       

    -  LAT BA PATROLI
       TH. 2006

    -  LAT BA BORGOL
      TH. 2006

    -  LAT BA BORGOL
       TH. 2006

    -    LAT RIM ADUAN     MASYARAKAT TH 2007




    -


    -


    -


    -


    -


    -



    -


    -


    -
       

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -



    -   

    / 128.  ADE …
    11

    1    2    3    4    5    6    7    8

    128.


    129.


    130.


    131.


    132.


    133.


    134.


    135.


    136.


    137.


    138.


    139.


    140.


    141.


       
    ADE ROHMANA
    Cirebon, 15-04-1975

    HERI DARMANTO
    Lahat, 29-12-1971

    LASTORO
    Tegal, 29-12-1976

    IMAM MAMUDI
    Cirebon, 17-05-1969

    MUNAWAN
    Kuningan, 06-02-1980

    UNTUNG SUGIARTO
    Karanganyar,  06-04-1978

    ANA SUGIANA
    Cirebon, 19-02-1979

    YUDIANTO
    Indramayu, 15-12-1982

    ERIC AGUS SETIADI
    Cirebon, 31-08-1985

    RAHMAT SUCIPTO
    Cirebon, 02-04-1984

    S L A M E T
    Cirebon, 01-07-1984

    ASEP SOMANTRI
    Majalengka, 18-04-1979

    HUSNA FIRMANSYAH
    Cirebon, 11-08-1983

    DIDING SAPUTRA
    Cirebon, 27-03-1983

       
    BRIPKA
    75040685

    BRIPKA
    71120336

    BRIPKA
    76120337

    BRIPKA
    69050135

    BRIGADIR
    80020519

    BRIGADIR
    78040685

    BRIPTU
    79021098

    BRIPTU
    82120883
     
    BRIPTU
    85080169
     
    BRIPTU
    84040945

    BRIPTU
    84070364

     BRIPTU
    79041158

    BRIPTU
    83081109

    BRIPTU
    83031409
       
    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA

       
    - DASBA IPP TH. 1999


    - DASBA IPP TH. 2000


    - DASBA BRIMOB
    - DIKJUR RECON ANGK. III

    - DIK PUSKODALOPS  1999


    -


    -


    -


    -


    - DASBA INTEL TH. 2007


    -


    -


    -


    -


    -
       
    -


    -


    -


    - LAT BA GAL TH. 2005


    - LAT BA TIPIRING 2008


    - LAT BA RESERSE 2005


    - LAT BA TIPIRING 2005


    - LAT TEHNIK INTEL 2007


    -


    - LATBA TUGAS JAGA
      TH. 2007

    - LATBA DAI KAMTIBMAS
      TH. 2007

    - LATBA TIPIRING
       TH. 2008

    - LATBA DAI KAMTIBMAS
      TH. 2007

    - LATBA GAS JAGA 2005
       
    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 143.  DUDI …
    12

    1    2    3    4    5    6    7    8

    142.


    143.


    144


    145.


    146.


    147.


    148.


    149.


    150.


    151.


    152.
       
    DUDI HENDRIANA H, A.Md
    Indramayu, 03-09-1982

    HERU HARJONO,
    Sleman, 16-07-1981

    TOTO SUGIARTO
    Cirebon, 05-11-1985

    DEDEN JULAEMAN
    Cirebon, 29-03-1985

    DANI RAMDHANI
    Cimahi, 25-07-1987

    GANI IBRAHIM
    Bandung, 13-08-1987

    ENDI AGUSTIA
    Ciamis, 22-08-1987

    ANGGA KUSUMAH
    Cirebon, 01-12-1987

    SURYA RUSMANA
    Sukabumi, 29-10-1985

    DENI PERMANA
    Bandung, 28-09-1984

    DEDE SUKANDAR
    Sumedang, 04-05-1986
       
    BRIPTU
    82091273

    BRIPTU
    81070484

    BRIPTU
    85110436

    BRIPTU
    85031774

    BRIPTU
    87070244

    BRIPTU
    87080097

    BRIPTU
    87080176

    BRIPTU
    87120003

    BRIPTU
    85101462

    BRIPTU
    84091738

    BRIPTU
    86050830
       
    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA


    BA SAT SAMAPTA
       
    -


    -


    -


    -


    - DASBA INTELKAM 2007


    - DASBA INTELKAM 2007


    -


    -


    -


    -


    -

       
    - LAT FUNG BIMMAS 2008


    - LAT NEGOSIATOR 2007


    - LAT BA TP TKP 2007


    - LAT PENANGANAN
      LAKA LANTAS TH. 2009

    -


    -


    - LATFUNG INTEL  2007


    - LAT BA PENANGANAN
      TERORIS TH. 2007

    - LATBA PATROLI 2009


    - LATFUNG INTEL  2007
     

    - LAT SAT SAMAPTA 2009   

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / DEN PAM ...








    13

    1    2    3    4    5    6    7    8




    153.


    154.


    155.


    156.


    157.


    158.


    159.


    160.


    161.


    162.


    163.


    164.


    165.




       
    DEN PAM OBVIT


    H. YANA MULYANA
    Sumedang, 27-09-1964

    SYAMSUL BAHRI
    Baturaja, 08-11-1961

    SUHARNO YOSEF R
    Klaten, 01-05-1955

    R O H M A T
    Cirebon, 17-11-1970

    MOKHAMAD NURSILO
    Cirebon, 11-08-1977

    C A R S A
    Indramayu, 14-12-1968

    SUDANA
    Cirebon, 28-02-1978

    AKMADI, SH.
    Cirebon, 28-011978

    GUNAWAN
    Cirebon, 10-04-1977

    H A R N O
    Blora, 20-05-1079

    KOPE NASUTION PUTRA
    Motewe, 23-06-1977

    EKO SUHERWINDO
    Cirebon, 23-12-1978

    SLAMET ARIYANTO
    Kuala Kapuas,21-01-1979
       



    AKP
    64090351

    AIPTU
    61110381

    AIPTU
    55050483

    BRIPKA
    70110122

    BRIPKA
    77080100

    BRIPKA
    68120203

    BRIGADIR
    78020203

    BRIGADIR
    78010433

    BRIGADIR
    77040667

    BRIGADIR
    79051082

    BRIGADIR
    77061094

    BRIGADIR
    78120607

    BRIGADIR
    7911221
       



    KADEN PAM OBVIT


    PANIT I DEN PAM OBVIT


    KANIT II
    DEN PAM OBVIT

    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


     BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT
       



    - DIK INTELSTRAT 1992
    - DIK POA TH. 1997

    - DASBA LANTAS TH. 1984


    - DAS BRIMOB TH. 1979


    -


    - DASBA INTELKAM TH. 1998


    - DASTA BRIMOB  TH. 1997


    - DASBA TIPIRING TH. 2004


    - DASBA LANTAS TH. 2005


    -


    -


    -


    -


    -
       



    -


    -


    -


    - LAT BA TIPIRING 2004


    -


    -


    -


    -


    - LATBA TIPIRING 2005


    - LAT GANTI GAS JAGA
      TH 2005

    - LAT BA YAN MAS 2005


    - LAT BA YAN MAS 2005


    - LAT BAWAL  BARANG
      BERHARGA TH 2005   



    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 167. ROS …
    14

    1    2    3    4    5    6    7    8


    166.


    167.


    168.


    169.


    170.


    171.


    172.






    173.


    174.


    175.


       

    ROSDIANA
    Indramayu, 08-01-1980

    DIDIT YUILIADI
    Kuningan, 01-04-1980

    AKHMAD SEKHU
    Cirebon, 15-03-1983

    JUNEDI
    Cirebon, 13-07-1982

    DIKI ANDRIYANTO
    Cirebon, 22-03-1985

    PURWOKO
    Madiun, 08-11-1982

    R A H M A T
    Majalengka, 27-04-1981


    SAT PAM PARIWISATA


    ELIN KARLINAH
    Kuningan, 18-02-1965

    SINAR MASTUTI
    Buton, 13-12-1966

    DWI SETYO YULI ASTUTI
    Tuban, 07-07-1980
       

    BRIGADIR
    80010596

    BRIGADIR
    80070720

    BRIPTU
    83030580

    BRIPTU
    82070796

    BRIPTU
    85030904

    BRIPTU
    82110823

    BRIPTU
    81041347





    AKP
    65020028

    AIPTU
    66120085

    BRIGADIR
    80070906   

    BA DEN PAM OBVIT


    BAMIN OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT


    BA DEN PAM OBVIT






    PJS KASAT
    PAM PARIWISATA

    BATI SAT PAM PARIWISATA


    BA SAT PAM PARIWISATA

       

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -






    - DIKPA PERS 2003
     

    - DASBA BIMMAS TH 1987


    -
       

    - LAT TELEKOM TH 2005


    - LAT TELEKOM TH 2005


    - LAT BAWAL BARANG
      BERHARGA TH 2005

    - LAT WAL TAHANAN
      TH 2005

    - LAT PAM GIAT MAS
      TH 2007

    - LAT BABIN POLSUS 
       TH. 2009

    - LAT BA PATROLI 2005






    -


    -


    - LAT RPK TH, 2004
       

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -






    -


    -


    -
       

    / SAT LANTAS…






    15

    1    2    3    4    5    6    7    8




    176.


    177.


    178.


    179.


    180.


    181.


    182.


    183.


    184.


    185.


    186.


    187.


    188.


       
    SAT. LANTAS


    II RUSDIANDI, S. Pd
    Tasikmalaya, 07-08-1962

    SITI ALISAH, SH.
    Cirebon, 26-05-1966

    MAMAN b. JIJI, SH.
    Sukabumi, 08-02-1962

    NENENG SRU RAHAYU, SE.
    Indramayu, 10-06-1976

    DJUNAEDI b. ARIS
    Purworejo, 21-11-1961

    IMAM TAIFIQUL MAJID
    Lamongan, 03-12-1963

    D A R J I
    Tasikmalaya, 10-09-1964

    SUPARDI A.R.
    Bantul, 11-02-1955

    HIDAYAT SUMPENA
    Bandung, 17-12-1954

    KUSTAMAN
    Kuningan, 09-03-1957

    USMAN DWI HARYANTO
    Cirebon, 27-01-1961

    GABRIL SEREN
    Kupang, 05-03-1962

    WAHYUDI
    Boyolali,  08-09-1962
       



    AKP
    62080995

    IPTU
    66050498

    IPTU
    62020775

    IPTU
    76061089

    AIPTU
    61110429

    AIPTU
    63120353

    AIPTU
    64090567

    AIPTU
    55020337

    AIPTU
    54120546

    AIPTU
    57030452

    AIPTU
    61010819

    AIPTU
    62030549

    AIPTU
    62090686
       



    KASAT LANTAS


    KAURMIN OPSA
    SAT LANTAS

    KANIT LAKA
    SAT LANTAS

    KANIT REGIDENT
    SAT LANTAS

    BAUR STNK
    SAT LANTAS

    BAUR BPKB
    SAT LANTAS

    BAUR SIM
    SAT LANTAS

    BATI PUTOR TNKB
    SAT LANTAS

    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS

       



    - PA REGIDENT TH 2000


    -


    - DIK PA REGIDEN TH. 2005

    - DIKSUS BHS INGGRIS 2004
    - PA DIKMAS LANTAS 2008

    - DASBA LANTAS TH. 1984


    -DASBA BIMMAS TH. 1983
    - DASBA LANTAS TH. 1984

    - LANBA IDIK LAKA TH. 1984
    - DASBA LANTAS TH. 1989

    - DASBA LANTAS TH. 1986


    -



    - DASBA SABHARA 1986]


    - DASBA LANTAS TH. 1986


    - DASBA LANTAS TH. 84/85


    - DASBA BIMMAS TH. 1988
       






    - LAT INSTRUKTUR VCD
      TH. 2007.

    -
















    - LATBA TKP LANTAS
      TH. 2005


    -


    -


    -


    -

       



    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


       

    / 190. DIDIK …
    16

    1    2    3    4    5    6    7    8


    189.


    190.


    191.


    192.


    193.


    194.


    195.


    196.


    197.


    198.


    199.


    200.


    201.


    202.


       

    DIDIK RAHMADI
    Yogyakarta, 09-11-1962

    ASEP SUTRISNA
    Riau, 02-07-1962

    SYARIFUDIN
    Indramayu, 14-06-1962

    S. TARIGAN
    Medan, 01-05-1963

    RIISWOYO
    Surabaya, 20-10-1963

    MASENDI
    Cirebon, 03-10-1963

    YULIAMAN SINAGA
    Pemjantang siantar, 24-07-1963

    I MADE SUGHITA
    Bali, 08-05-1963

    ERNAWATI
    Serang, 02-02-1963

    PIPIN SUPRIATI
    Purwokerto, 07-12-1964

    MUHAMMAD YANI
    Sleman, 12-05-1964

    YAYAT SUPARYAT
    Sumedang, 08-04-1967

    YUWONO WIHAMDARI
    Cirebon, 10-09-1967

    SUPRIHADI
    Cirebon, 10-11-1968
       

    AIPTU
    62110489

    AIPTU
    62070897

    AIPTU
    62060883

    AIPTU
    63050619

    AIPTU
    63100381

    AIPTU
    63100381

    AIPTU
    63070223

    AIPTU
    63050668

    AIPTU
    63020625

    AIPTU
    64120498

    AIPTU
    64050574

    AIPTU
    67040639

    AIPTU
    67090203

    AIPDA
    68110155
       

    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS
       

    - LANBA LANTAS TH. 1995


    - DASBA SERSE TH. 1987


    - DASBA SERSE TH. 1984


    - DASBA LANTAS TH. 1986


    - DASBA LANTAS TH 1985


    - DASBA SABHARA TH. 1986


    - DASBA BIMMAS TH. 1984


    - DASBA LANTAS TJ. 1986


    - JURBA GOL II PERS 1998


    - DASBA BIMMAS TH. 1984


    - DASBA BIMMAS TH. 1987
    - DASBA LANTAS TH. 2000

    - DASBA LANTAS TH. 1994


    - DASBA LANTAS TH. 1986


    -

       

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    - LATBA TP TKP LANTAS
      TH. 2005   

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   
    / 204.  MAJONO …
    17

    1    2    3    4    5    6    7    8


    203.


    204.


    205.


    206.


    207.


    208.


    209.


    210.


    211.


    212.


    213.


    214.


    215.




       

    MAJONO
    Cirebon, 08-10-1966

    MAULANA YUSUF
    Cirebon, 10-03-1967

    SUHARYANTO
    Pati, 15-10-1966

    ROSIDI, SH.
    Kuningan, 30-04-1971

    NURYANTI RAHAYU
    Karang anyar, 28-09-1970

    BURHANUDIN
    Cirebon, 12-11- 1971

    MARSUDIONO
    Magelang, 15-07-1965

    EDI SUPENO, SH.
    Pekalongan, 31-12-1970

    ASEP AHMAD SODIKUN
    Tasikmalaya, 31-12-1965

    M. TAUFIK
    Cirebon, 08-03-1971

    HERRY HERYAWAN
    Bandung, 05-02-1970

    SUKARYANA
    Bandung, 15-07-1971

    TARYONO
    Indramayu, 07-07-1972
       

    AIPDA
    66100155

    AIPDA
    67100447

    AIPDA
    66100573

    AIPDA
    71040060

    AIPDA
    69090176

    AIPDA
    70090067

    AIPDA
    71110010

    AIPDA
    65070656

    AIPDA
    70120125

    AIPDA
    65120892

    AIPDA
    71030076

    AIPDA
    70020014

    BRIPKA
    71070246

    BRIPKA
    72070238
       

    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS


    BATI SAT LANTAS
       

    - DASBA LANTAS TH. 2001


    -


    -


    - DASBA LANTAS TH. 2000


    -


    - JURBA LANTAS TH. 1993
    - LANBA REGIDENT TH. 1995

    -


    -


    -


    -


    - DIKLAT BELA DIRI POLRI TH 
      2004

    -


    - DASBA KOMLEK TH. 2001
    - LANBA KOMLEK TH. 2002

    - DASBA LANTAS TH. 2000
    - LAN BA IDIK LAKA TH 2003
       

    -


    - LATBA LAKA LANTAS
      TH. 2007

    - LAT PAM WAL V VIP
      TH. 2005

    -


    -


    -


    - LATBA PAM WAL V VIP
      TH. 2005

    - LATBA ARUS LALIN 
      TH. 2005

    - LATBA ARUS LAIN
      TH. 2005

    - LAT RANMOR R2 R4
      TH. 2007

    -


    - LATBA TP TKP LANTAS
      TH. 2005

    - LAT GAKKUM LANTAS
      TH. 2005

    -
       

    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   
    / 218.   MEMET …
    18

    1    2    3    4    5    6    7    8

    216.


    217.


    218.


    219.


    220.


    221.


    222.


    223.


    224.


    225.


    226.


    227.


    228.


    229.




       
    MEMET SUDAYAT
    Majalengka, 19-03-1973

    ARIS BUDI RAHARJO, SH.
    Tegal, 06-09-1975

    TEGUH IMAM SANTOSO
    Cirebon, 07-08-1972

    JOKO WINARTO
    Magelang, 24-04-1974

    D  A  M  A
    Indramayu, 14-10-1972

    AGUS HARYANTO
    Madiun, 04-08-1973

    NGATENA
    Klaten, 20-02-1970

    PUNGKASAN PRIYONO
    Surabaya, 23-10-1973

    DEDI HARYANTO
    Bandung, 02-12-1972

    NGATIDJA, SH, MH.
    Bantul, 12-08-1973

    M. SOFYAN
    Cirebon, 12-01-1976

    RAHMAT
    Sumedang, 22-03-1975

    HARYANTO, SH.
    Brebes, 27-12-1973

    NURYOTO
    Batang, 14-03-1975
       
    BRIPKA
    73030158

    BRIPKA
    75090076

    BRIPKA
    72080446

    BRIPKA
    74040335

    BRIPKA
    72100528

    BRIPKA
    73080298

    BRIPKA
    70020183

    BRIPKA
    73100370

    BRIPKA
    72120518

    BRIPKA
    73080443

    BRIPKA
    76010133

    BRIPKA
    75030388

    BRIPKA
    73120799

    BRIPKA
    74030310
       
    BATI SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS

       
    -


    - DASBA LANTAS TH. 2000
    - LANBA PJR TH. 2002

    - DASBA IPP TH. 2000


    -


    - DASBA LANTAS TH. 2004


    -


    - DASBA LANTAS TH. 2000


    - LAT INSTR. TNGKT POLRI
       2004

    -


    - DASBA LANTAS TH. 2004


    -


    - DASBA LANTAS TH. 2002


    - DASBA LANTAS TH. 2000


    -
       
    - LAT DOKRANMOR 2005


    -


    -


    - LAT PATROLI LANTAS
      TH. 2005

    -


    -


    - LATBA PATROLI LINGK
      MAS TH. 2006

    - LATBA ARUS LALIN
     TH. 2005

    - LAT BA WAL UMUM
      TH. 2005

    -


    - LATBA PATROLI LINGK
      MAS TH, 2005

    -


    -


    - LATBA PATROLI LINGK
      MAS TH, 2005
       
    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 232.  YUS …
    19

    1    2    3    4    5    6    7    8

    230.


    231.


    232.


    233.


    234.


    235.


    236.


    237.


    238.


    239.


    240.


    241.


    242.


    243.



       
    YUSI WIDIA PRIHATNARIN
    Cirebon, 19-06-1976

    NUROHIM
    Kuningan, 28-04-1976

    HERI HARYANTO
    Cirebon, 29-09-1975

    YAYAT WIHAYAT
    Sumedang, 05-06-1976

    IIN SOBARI
    Bandung, 27-03-1977

    TOTO SUCIPTO
    Kuningan, 12-03-1978

    KARTONO
    Indramayu, 17-07-1977

    DIMYATI
    Cirebon, 02-09-1977

    SARTONO
    Cirebon, 05-05-1979

    NANO ADIYANTO, SH.
    Cirebon, 16-04-1980

    J O N I,  SH.
    Indramayu, 04-02-1979

    HELMY ADAM
    Cirebon, 01-04-1979

    NAZMATUN
    Cirebon, 05-05-1982

    PANJI SATYA NUGRAHA
    Sumedang, 21-04-1980
       
    BRIPKA
    76060335

    BRIPKA
    76040404

    BRIPKA
    75090510

    BRIPKA
    76060068

    BRIPKA
    77030167

    BRIPKA
    78030158

    BRIPKA
    77070436

    BRIGADIR
    7709728

    BRIGADIR
    79050909

     RIGADIR
    80040219
     BRIGADIR
    79020322
     BRIGADIR
    79040973

    BRIGADIR
    82050336

    BRIGADIR
    80041145   
    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS


    BA SAT LANTAS

       
    - DIK KIBI HANKAM TH. 1998
    - DIK KIBI DEPHAN TH. 2000

    - DASBA IPP TH. 1999


    -


    - DASBA LANTAS TH. 2004


    - DASBA IPP TH. 1998


    - DASBA BRIMOB TH. 1999/2000


    - DIK DIKYASA LANTAS TH. 2009


    -


    -


    -


    -


    -


    - DIK BHS INGGRIS SPRI TH. 2005

    -
       
    -


    -


    - LATBA PATROLI LINGK
      MAS TH, 2005

    -


    -


    -


    -


    -


    - LATBA PATROLI 2006


    - LATBA WAL UMUM
      TH. 2006

    - LATBA RANMOR R2 R4
     TH. 2007

    - LATBA VCD LANTAS
      TH, 2007

    -


    - LAT BA REGIDENT  
      RANMOR TH. 2009
       
    -


    -


    -


    -


    -


    -


    -


    - TAR POLMAS 2009


    -


    -


    -


    -


    -


    -   

    / 246. EDHI …

    20

    1    2    3    4    5    6    7    8

    244.


    245.




    246.


    247.






    248.


    249.


    250.




       
    EDHI DWIYONO
    Cirebon, 09-04-1981

    MUHAMMAD MAKIH
    Cirebon, 15-09-1985



    PANJI KURNIAWAN
    Cirebon, 12-01-1986

    BUDI NUGR

  • Data Temu Barang berbahaya 2011 Sat Reskrim Polres Kota Cirebon (Jumat, 11 Maret 2011 @ 15:03:24)

        KEPOLISIAN  NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA



    DATA  KASUS CURANMOR
    DI WILAYAH HUKUM POLRES CIREBON KOTA
    DALAM BULAN JANUARI 2011

    NO    HARI / TGL.
    KEJADIAN    NO. LP.    JENIS   KENDARAAN    NAMA PELAPOR/
    KORBAN    TINDAKAN KEPOLISIAN    NO.PEMBLOKIRAN
    DAN YANG
    MENANDATANGANI    KET
                MERK    NOKA    NOSIN               
    1    2    3    4    5    6    7    8    9    11

    1.




       
    Hari     : Minggu
    Tgl     : 02-01-2011
    jam     : 20.30 wib
    TKP    : Depan warnet  Vipnet Kp. Majasem Rt. 2 / 8 Kel. Karyamulya kec. Kesambi Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu   
    LP / 06 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 02-01-2011   
    Yamaha Mio No.Pol. : E-6666-ZB, Merah marun, tahun 2007



       
    MH35TL0047K663331

       
    5TL664373




       
    LUTFI FAUZAN, Pelajar, L, 17 th, Jl. Kr. Sulaeman No. 13 Blok Gembulu Desa Megu Kec. Weru Kab. Cirebon   
    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Tangkap Tsk HENDRIK dan BB
       
    B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    CC
    2    Hari     : Senin
    Tgl     : 03-01-2011
    jam     : 10.30 wib
    TKP    :    Depan Gerbang Perumahan GSP Jl. Perjuangan Kota Cirebon
    Modus : Kunci palsu    LP / 10 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 03-01-2011     Honda Supra x125, 2008, No.Pol. : E-4590-YR, Merah Silver    MHIJB01188K024126    JB01E1023906    RANA HERDIANA, Mahasiswa, L, 27 th, Dusun puhun Rt. 14 / 03 Desa Bayuning ke. Kadugede kab. kuningan    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
        B/       / I / 2011 / Reskrim,                               tgl        JANUARI 2011

       
    3    Hari     : Jumat
    Tgl     : 07-01- 2011
    jam     : 01.30 wib
    TKP    : Jl. Brigjen Darsono Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 29 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 07-01-2011    Viva, No.Pol. : E-5645-KI    MJ6VBE6425J0001717    VS150FM6-502877    DANI, L, 21 TH, Jl. Kesambi Dalam Kp. Cantilan Pulasaren Kota Cirebon    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Tangkap Tsk a.n. EDWIN ANDRIAN  dan Sita BB

        B/        / I / 2011 / Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

        CC
    1
    2    3    4    5    6    7    8    9    11
    4    Hari     : Jumat
    Tgl     : 07-01-2011
    jam     : 19.30 wib
    TKP : Warung Pecel lele depan Pom Bensin Drajat Jl. Rajawali Kota Cirebon
    Modus : kunci palsu    LP / 35 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 07-01-2011    Yamaha Mio, 2007, perak No.Pol. : E-4801-AW    MH35TL0047K672623    5TL672646    MAHARANI ANTARTIKA, Swasta, P, 35 th, Jl. Ketilang Raya No. 151 Rt. 03 / 14 Kel. Larangan Kec. Harjamukti Kota Cirebon    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
        B  /         / I / 2011 /  Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    5    Hari     : Jumat
    Tgl     : 07-01-2011
    jam     : 04.00 wib
    TKP :  Jl. Warasari No. 46 Rt. 4 / 7 Kesambi  Kota Cirebon
    Modus ; Kunci Palsu    LP / 34 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 07-01-2011    Yamaha Jupiter Z No.Pol. : E-2024-AZ, 2008, Merah    MH33OC0018J058773    30C058762    ADITYA YOGI M, Swasta, L, 31 th, Jl. Pandesan Gg. Kebon Panggung No. 61 Rt. 04 / 06 Kel. Pekalongan Kec. Pekalipan Kota Cirebon     -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    6    Hari     : Sabtu
    Tgl     : 08-01-2011
    jam     : 04.15 wib
    TKP : Rumah Pelapor Jl. Gn. Galungung III D 32 / 124 Rt. 06 / 16 Kel. Kecapi Kota Cirebon
    Modus Kunci Palsu    LP / 36 B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 08-01-2011    Toyota Avanza, No.Pol. : E-1873-AY, tahun 2009, Hitam
    (R4)    MHFMICA4J9K019368    DBD2953    M. SIRAD SIDIK, L, 57 TH, Jl. Gn. Galunggung III D 32 / 124 Rt. 06 / 16 Kel. Kecapi Kota Cirebon
        -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    7    Hari     : Senin
    Tgl     : 17-01-2011
    jam     : 16.30.00 wib
    TKP :  Halaman Parkir kantor Diknas Jl. Brigjen Darsono Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 83 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 18-01-2011    Yamaha Mio, Hitam, No.Pol. : E-2117-ZD    -    -    DEDE APDIANA, Pns, L, 28 th, Sendang sari  Rt. 02 / 01 Desa Sindang Sari kec. Luragung kab. Kuningan    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       





    8    Hari     : Rabu
    Tgl     : 19-01-2011
    jam     : 04.30 wib
    TKP :  Jl. Perjuangan (warnet Imet) Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 90 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 19-01-2011    Honda Beat, tahun 2010, Merah No.Pol. : E-4928-WI    -    -    DIDIN AWALUDIN, L, 21 TH, Blok ahad Rt. 01 / 01 Kel. Maja Kab. Majalengka    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
    -        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    9    Hari     : Rabu   
    Tgl     : 05-01-2011
    jam     : 04.30 wib
    TKP :  Jl. Sekar Kemuning Gg. Pandan No. 62 Rt. 02 / 03  Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 42 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 10-01-2011    Yamaha Jupiter MX No.Pol. : E-2643-YH    -    -    NANA SUPRIANA, L, 23, Ds. Cikalahang Rt. 35 / 17 Ds. Kec. Banjar Kota    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
    -        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    10    Hari     : Selasa
    Tgl     : 25-01-2011
    jam     : 18.30 wib
    TKP :  Jl. Kapt. Samadikun No. 72 Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 119 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 25-01-2011    Honda NF, 2005, Silver, No.Pol. : E-5026-KF    -    -    DUCE SURAHMAN, Swasta, L, 23, Jl. Kapten Samadikun Kota Cirebon    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
    -        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       
    11    Hari     : Selasa
    Tgl     : 25-01-2011
    jam     : 19.15 wib
    TKP :  Pinggir Jalan Depan Ruko No. 73 Jl. Perjuangan Kota Cirebon
    Modus : Kunci Palsu    LP / 123 / B / I / 2011 / JBR / CRB KOTA,
    Tgl 26-01-2011    Yamaha Mio No.Pol. : E-3734-AW, warna merah marun, 2007,     MH35TL0047K646119    5TL646672    YAYAN RAMLAN, L, 41 th, Puri Taman Blok E No. 89 Rt. 07 / 06 Kel. Karyamulya Kesambi Kota Cirebon    -    Terima LP.
    -    Datangi TKP.
    -    Riksa saksi
    -    Cari Tsk dan BB
    -        B/     /I/2011/Reskrim,                               tgl       JANUARI 2011

       

    Cirebon,  01 Februari  2011
      KEPALA SATUAN RESERSE KRIMINAL
     


    AGAH SONJAYA, S.H,M.H

    AJUN KOMISARIS POLISI NRP 73060632


  • Data Lakip Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:55:24)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA











    ( L A K I P )



































    KEPUTUSAN KAPOLRES CIREBON KOTA
    NOMOR : KEP/  04  /I/ 2011, TANGGAL  25  JANUARI 2011
     
    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA 
      
                                              
    LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

    ( LAKIP )

    POLRES CIREBON KOTA
    TAHUN 2010


    BAB  I

    PENDAHULUAN


    A.    Latar Belakang.

    1.    Laporan Akuntabilitas Kinerja  Instansi  Pemerintah (LAKIP) Polres Cirebon Kota Tahun 2010 merupakan evaluasi atas pelaksanaan program, kegiatan dan anggaran yang dikelola oleh Polres Cirebon Kota pada Tahun 2010;

    2.    LAKIP berfungsi sebagai barometer indikator keberhasilan apakah dalam pelaksanaan kegiatan sudah selaras, sesuai dengan Rencana Kerja Polres Cirebon Kota TA 2010, disamping sebagai pertanggungjawaban kepada Pimpinan;

    3.    indikator keberhasilan tersebut merupakan Pengukuran Kinerja dan Pengukuran Pencapaian Sasaran dari setiap program dan kegiatan serta kebijakan yang diselaraskan dengan sumber daya yang ada baik personil, materiil, fasilitas dan anggaran.


    B.    Tugas dan Fungsi.
       
    1.    Tugas Pokok Polri,

    Sesuai pasal 13 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tugas Pokok Polri adalah sebagai berikut :

    a.    memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
    b.    menegakkan hukum;
    c.    memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.


    2.    Tugas dan Fungsi Polres Cirebon Kota,
       
    a.    berdasarkan RKA-KL / DIPA TA 2010 tugas Pokok Polres Cirebon Kota adalah melaksanakan program sesuai dengan dukungan DIPA TA. 2010, antara lain :

    1)    melaksanakan Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik;


    /    2)    melaksanakan …..



    2)    melaksanakan Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepolisian;
    3)    melaksanakan Program Pengembangan Strategi Keamanan dan Ketertiban;
    4)    melaksanakan Program Pemberdayaan Potensi Keamanan;
    5)    melaksanakan Program Pemeliharaan Kamtibmas;
    6)    melaksanakan Program Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana;



    b.    Berdasarkan Keputusan Kapolri No.Pol.: KEP/37/X/2008 tanggal 27 Oktober 2008, yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Kapolres Cirebon Kota No.Pol.: Skep/15/XII/2008 tanggal 15 Desember 2008, tentang Penjabaran Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri Menuju Polri Yang Mandiri, Profesional dan Dipercaya Masyarakat, Polres Cirebon Kota melaksanakan Program tersebut yaitu :

    1)    Program Penanggulangan 4 jenis kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi sasaran Prioritas; (Akuntabilitas eksternal)
    2)    Program Pengamanan Pemilu. (Akuntabilitas Eksternal)
    3)    Program Kerjasama Inter Departemen untuk penyelesaian kasus Instansi Pemerintah; (Akuntabilitas eksternal)
    4)    Program Kerjasama Inter Departemen hubungan dengan TNI; (Akuntabilitas eksternal)
    5)    Program kerjasama inter departemen untuk penyelarasan regulasi. (Akuntabilitas Ekternal)
    6)    Program pemekaran Wilayah; (Akuntabilitas Internal)
    7)    Program Restrukturisasi Organisasi Polri; (Akuntabilitas Internal)
    8)    Program Tata Kelola Logistik; (Akuntabilitas Internal)
    9)    Program Tata Kelola Asset; (Akuntabilitas Internal)
    10)    Program Tata Kelola Anggaran; (Akuntabilitas Internal)
    11)    Program sistem manajemen mutu dan kinerja; (Akuntabilitas Internal)
    12)    Program Fakta Integritas untuk reward and punishment; (Akuntabilitas Internal)
    13)    Program Standar budaya melayani; (Akuntabilitas Internal)
    14)    Program pengembangan Polmas; (Akuntabilitas Internal)
    15)    Program system pengaduan masyarakat melalui SMS; (Akuntabilitas Internal)


    c.    Berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Cirebon Kota No.Pol.: SKEP/10/V/2009 tanggal 29 Mei 2009, tentang Pelaksanaan Quick Wins, Polres Cirebon Kota melaksanakan Program tersebut yaitu :

    1)    Quick Respons; yaitu kegiatan dalam bentuk kecepatan merespon setiap laporan dan pengaduan masyarakat, dengan penanganan segera;
    2)    Transparansi Penyidikan; yaitu kegiatan penanganan di Satuan Reskrim (penyidikan) dan Satuan Lantas ( penyidikan laka lantas) dengan mengedepankan SP2HP;
    3)    Transparansi SSB ( SIM, STNK, BPKB );  yaitu kegiatan transparansi dalam memberikan pelayanan proses pengurusan SIM, STNK dan BPKB;
    4)    Transparansi Rekruitmen Polri; yaitu memberikan pelayanan yang baik dalam proses penerimaan Polri.
     
       /      c.    Struktur.....   
    C.    Struktur organisasi,

    Struktur  Organisasi Polres  Kota  Cirebon sesuai dengan Keputusan Kapolri Nomor : Kep/366/VI/2010 tanggal 14 Juni 2010 tentang Perubahan atas Keputusan Kapolri No. Pol.: Kep/07/I/2005, tanggal 31 Januari 2005, tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan-satuan Organisasi Pada Tingkat Polres adalah sebagai berikut :

    1.    Unsur Pimpinan;
    a)    Kapolres Cirebon Kota,
    b)    Wakapolres Cirebon Kota.

    2.    Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan;
    a)    Bagian Operasional (Bag Ops),
    b)    Bagian Perencanaan (Bag Ren),
    c)    Bagian Sumber Daya (Bag Sumda),
    d)    Seksi Pengawasan (Siwas)
    e)    Seksi Pertanggungjawaban Profesi dan Pengamanan Internal (Sipropram),
    f)    Seksi Keuangan (Sikeu),
    g)    Seksi Umum (Sium).

    3.    Unsur Pelaksana Tugas Pokok ;
    a)    Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT),
    b)    Satuan Intelejen Keamanan (Sat Intelkam),
    c)    Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim),
    d)    Satuan Narkoba (Sat Narkoba),
    e)    Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas),
    f)    Satuan Sabhara ( Sat Sabhara ),
    g)    Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas),
    h)    Satuan Pengamanan Obyek Vital (Sat Pam Obvit),
    i)    Satuan Polisi Perairan (Sat Polair),
    j)    Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti).

    4.    Unsur Pendukung;
    a)    Seksi Teknologi Informatika Kepolisian (Sitipol)

    5.    Unsur Pelaksana Tugas Kewilayahan;

    a)    Polsek Cirebon Kota Utara Barat,
    b)    Polsek Cirebon Kota Selatan Timur,
    c)    KPC.















    /    STRUKTUR.....
     
                           STRUKTUR ORGANISASI POLRES CIREBON KOTA
    ( TIPE POLRES )




































    /    D.    Sistem.....
     

    D.    Sistem Penyajian,

    1.    Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) ini disusun dengan tata urut sebagai berikut :

    a)    BAB     I    PENDAHULUAN

    A.    Latar Belakang
    B.    Tugas dan Fungsi
    C.    Struktur Organisasi
    D.    Sisitem Penyajian

    b)    BAB     II    KEBIJAKAN POLRI

    A.    Umum
    B.    Arah Kebijakan Polri
    C.    Program dan Kegiatan
               
    c)    BAB    III    RENCANA STRATEGI DAN PENETAPAN KINERJA

    A.    Rencana Strategi
    B.    Penetapan  Kinerja

    d)    BAB     IV    AKUNTABILITAS KINERJA

    A.    Pengukuran Capaian Kinerja
    B.    Capaian Indikator Kinerja
    C.    Analisa Pencapaian Indikator Kinerja
    D.    Akuntabilitas Keuangan

    e)    BAB     V    PENUTUP
               
    * LAMPIRAN - LAMPIRAN :

    - Lampiran 1 : Pengukuran Kinerja Kegiatan (PKK)
    - Lampiran 2 : Pengukuran Pencapaian Sasaran (PPS)


    2.    penekanan dari sistem penyajian ini adalah kepada Pengukuran Kinerja, Pencapaian Sasaran dan Akuntabilitas Keuangan;

    3.    sitem penyajian menggunakan sistem pelaporan dilingkungan Polri, yang merupakan bentuk pertanggungjawaban kegiatan maupun anggaran;

    4.    penghimpunan data-data sebagai bahan laporan dalam penyajian ini dihimpun dari Sub-sub Satker jajaran Polres Cirebon Kota;

    5.    pada akhir penyajian ini disajikan analisa perbandingan dengan tahun sebelumnya (TAB-1) secara rinci berikut prosentasenya.







    /    BAB     II.....

    BAB   II

    KEBIJAKAN POLRI


    A.    Umum.

    1.    Program Utama; dalam rangka memelihara dan meningkatkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang mampu melindungi seluruh warga masyarakat  dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, meningkatkan kualitas hidup yang bebas dari bahaya, ancaman dan gangguan yang dapat menimbulkan cidera, kerugian serta korban akibat gangguan keamanan, maka kebijakan di tahun 2010 adalah membangun Polri sebagai inti keamanan, didukung komponen masyarakat dan membudayakan tata hukum dalam rangka menegakkan supremasi hukum  dengan pentahapan kebijakan di tahun 2010 sebagai berikut :

    a.    menata kelembagaan, eselonisasi jabatan fungsional serta tunjangan dan penyesuaian gaji untuk memotivasi SDM Polri, termasuk penataan pasca Likuidasi Polwil;

    b.    mengoptimalkan dukungan anggaran dengan titik berat pada operasional pelayanan Polri kepada masyarakat dan memangkas birokrasi dukungan bagi personel  Polri;

    c.    memperbaharui Tipologi Polres sesuai karakteristik dan kemajuan wilayah seiring proses otonomi daerah;

    d.    penyiapan SLO/LO Polri di beberapa Negara secara timbal balik (reciprocal) dalam rangka perlindungan warga Negara dan eksistensi Negara berdaulat;

    e.    memperkuat dan meningkatkan kemampuan intelijen keamanan Polri dalam menggunakan sumber-sumber primer dan jaringan informasi untuk pencegahan gangguan keamanan;

    f.    menambah personel dan meningkatkan kemampuan penyelidikan dan penyidikan. Mencukupi kekuatan Reserse Kriminal maupun Reserse Narkoba guna meningkatkan pendidikan dan latihan pengembangan kemampuan dalam mengungkap kasus-kasus kejahatan kejahatan konvensional, transnasional, kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan yang berimplikasikan kontijensi;

    g.    mengembangkan falsafah dan strategi perpolisian masyarakat (Polmas) secara bertahap dan berlanjut pada rencana aksi yang konkret dalam rangka upaya mewujudkan masyarakat yang patuh hukum;

    h.    meningkatkan pelaksanaan pengawasan intern dan ekstern dengan menindak lanjuti temuan permasalahan terutama yang menyangkut KKN serta menjamin akses public, transparansi dan akuntabilitas;

    i.    membangun fungsi informasi dan komunikasi di jajaran Polri, yang akan membangun E-Police  secara nasional dan terintegrasi (data Ware house) dan peningkatan SDM penyidik Polri terkait masalah Cyber Crime;

    /    j.       membangun.....

    j.    membangun sarana dan prasarana penyelidikan dan penyidikan terutama pada pengembangan dan pemberdayaan rumah tahanan Polri (Rutan) dan rumah barang bukti dan rampasan (Rubasan) yang berstandar tuntutan HAM;

    k.    mengembangkan sinergi dan kerja sama dalam negeri dan luar negeri dengan memberdayakan Sis Spindep;

    l.    mengembangkan kekuatan pengamanan selat malaka, perbatasan  laut dan pengamanan serentak mengantisifasi ancaman Sporadis, tanpa memberi peluang pada anarkhisme;

    m.    penanganan daerah konflik, penanggulangan kejahatan konvensional, transnasional, kejahatan terhadap kekayaan Negara termasuk korupsi dan kejahatan yang berimplikasi kontijensi dengan manajemen yang menjamin akses publik;

    n.    melanjutkan pencapaian sasaran kebijakan strategis percepatan seperti periode tahun sebelumnya.   


    2.    Akselerasi Transformasi Polri,

    a.    berdasarkan Grand Strategi Polri 2005-2025, Visi dan Misi Polri, Renja Polri TA 2010, Naskah Akselerasi Transformasi Polri dan Renja Polda Jabar TA 2009 serta Penjabaran Program Akselerasi Transformasi Polri Polda Jabar,  adalah rujukan dan acuan dalam penyusunan naskah, sehingga dalam penjabaran Akselerasi untuk Polres Cirebon Kota juga merujuk kepada Renstra Polres Cirebon Kota 2010-2014 yang telah disusun, Renja Polres Cirebon Kota TA 2010;

    b.    tindak lanjut untuk mencapai sasaran Akselerasi Transformasi Polri di Polres Cirebon Kota mengacu kepada penjabaran Kapolri yang terdiri dari 27 Program Kerja Akselerasi, dimana ke-27 Program Kerja Akselerasi ini merupakan program prioritas untuk mengatasi sejumlah permasalahan eksternal dan internal Polri saat ini, maupun di masa depan, sebagai bentuk akuntabilitas eksternal dan internal Polri;

    c.    adapun realisasi dari ke-27 Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri (Tingkat Mabes) dan Tingkat Polda Jabar, maka untuk Tingkat Polres Cirebon Kota sebagai berikut :

    1)    Implementasi Penjabaran Program ATP,

    a)    Rapat-rapat koordinasi tingkat Polda Jabar dan Polres Cirebon Kota, diantaranya dibentuk TIM Pokja Penyusunan Naskah Penjabaran Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri Menuju Polri Yang Mandiri, Profesional dan Dipercaya Masyarakat di Polres Cirebon Kota.

    (1)    mendalami Program Akselerasi;
    (2)    membuat Rencana Kerja Tindak Lanjut Penjabaran untuk tingkat Polres Cirebon Kota dan Polsekta/KPC;
    (3)    melakukan kajian tentang keterkaitan dengan Program Utama Polri;

    /    (4)   penyusunan.....

    (4)    penyusunan Draft Naskah Penjabaran Program Akselerasi Transformasi Polri di Polres Cirebon Kota.

    b)    melakukan sosialisasi dan melaksanakan Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri di jajaran Polres Cirebon Kota sampai pada tingkat Polsekta/KPC;

    c)    melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri di jajaran Polres Cirebon Kota sampai pada tingkat Polsekta/KPC;

    d)    melaksanakan Analisa dan Evaluasi pelaksanaan Penjabaran Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri Menuju Polri Yang Mandiri, Profesional dan Di Percaya Masyarakat di Polres Cirebon Kota;

    e)    menyampaikan hasil Anev kepada Pimpinan dan Satuan Atas, serta kepada seluruh anggota di jajaran Polres Cirebon Kota sampai ke tingkat Polsekta/KPC;

    f)    adapun rincian kegiatan dalam rangka penjabaran Program Kerja Akselerasi Transparansi Polri untuk Polres Cirebon Kota, secara rinci sebagaimana dalam tabel kegiatan :


    2)    Keterkaitan dengan Program Utama.   

    6  PROGRAM UTAMA POLRI    PROGRAM AKSELERASI TRANSFORMASI
    POLRES CIREBON KOTA
    NO    URAIAN    NO    URAIAN
    1.    Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik.    1.    Tata Kelola Logistik (16)
            2.    Tata Kelola Asset (17)
            3.    Tata Kelola Anggaran (18)
    2.    Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepolisian.    1.    Tata Kelola Logistik (16)
            2.    Tata Kelola Asset (17)
            3.    Tata Kelola Anggaran (18)
    3.    Program Pengembangan Strategi Keamanan dan Ketertiban.    1.    Penanggulangan 4 kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasa ran Prioritas. (1)
            2.    Restrukturisasi Polri. (13)
            3.    Manajemen Mutu dan Manajemen Kinerja (20)
            4.    Pakta Integritas (23)
            5.    Budaya Melayani. (24)
    4.    Program Pemberdayaan Potensi Keamanan.    1.    Kerjasama Inter Departemen untuk membangun hubungan yang harmonis dengan TNI. (5)
            2.    Pengembangan Program Polmas. (26)

    5.   
    Program Pemeliharaan Kamtibmas.   
    1.   
    Penanggulangan 4 kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasaran Prioritas. (1)
            2.    Pengembangan Sistem Pengaduan Elektronik (SMS dan Email) (27)
    6.    Program Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana.    1.    Penanggulangan 4 kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasaran Prioritas. (1)
            2.    Kerjasama Inter Departemen untuk Penyelesaian Kasus Kejahatan. (4)


    3)    Pelaksanaan Kegiatan.

    6 PROGRAM UTAMA    POLRI PROGRAM AKSELERASI    KEGIATAN PENJABARAN PROGRAM AKSELERASI
    NO    URAIAN    NO    URAIAN    NO    URAIAN

    1.
       
    Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik.

       
    1.


    2.   
    Tata Kelola Logistik (16)

    Tata Kelola Asset (17)   
    1.



    2.


    3.



    4.


    5.



    6.




    7.   
    Mengusulkan Personil untuk pelatihan bidang Pengelolaan Logistik.

    Membuat pertelaan anggota Subbag Log.

    Menginventarisir dan menyusun panduan Tata Kelola Logistik dan Asset.

    Menerbitkan Skep penunjukan operator SABMN.

    Mensosialisasikan Kepres 80/2003 tentang Pengadaan barang dan Jasa.

    Membuat MOU dengan pihak ketiga dalam hal pengadaan barang dan jasa ( SPBU, jasa katering, ATK ).

    Mengadakan koordinasi dengan Pemerintah daerah khususnya dengan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang )
                       



    /    2.    Program.....


    NO    URAIAN    NO    URAIAN    NO    URAIAN
    2.    Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepolisian    3.    Tata Kelola Anggaran (18)    a.


    b.





    c.



    d.


    .    Mengikuti pelatihan Petugas fungsi perencanaan dan keuangan di Polda Jabar.
    Membentuk Tim Pokja Penetapan Kinerja dan Pelaksana Anggara dan pendalaman pedoman Tata Kelola anggaran, sehingga tersedia dan dijadikan pedoman tugas pengelolaan anggaran.
    Meminta pejabat Bid. KU Polda Jabar untuk mengarahkan tata cara kelola anggaran dalam sosialisasi ditingkat Polres.
    Mengelola anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, disertai tata penyusunan perwabku yang benar oleh unit-unit kerja.
    3.
    Program Pengembangan Strategi Keamanan dan Ketertiban.    4.    Penanggulangan 4 kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasaran Prioritas. (1)    a.
    b.
    c.

    d.


    e.


    f.    Melakukan Deteksi Dini.
    Membentuk Jaringan informasi.
    Melakukan Pendataan dan Was Orang Asing.
    Melakukan penertiban dan pengawasan Senpi dan Bahan Peledak serta obat terlarang.
    Melakukan pendataan dan pengawasan pelaku tindak pidana.
    Melaksanakan kegiatan Pengamanan dan penggalangan.

            5    Restrukturisasi Organisasi.    a.


    b.    Membuat POKJA untuk pelaksanaan penerapan perubahan Struktur Organisasi.
    Melaporkan ke Kapolda Jabar.

            6    Manajemen Mutu dan Manajemen Kinerja (20)    a.


    b.    Membuat POKJA Penyusunan Standar Mutu Kinerja dan Standar Mutu Pelayanan Polres.
    Mensosialisasikan kepada seluruh jajaran.

            7    Pakta Integritas (23)    a.

    b.

    c.    Membuat Pernyataan untuk tidak melakukan pelanggaran.
    Pernyataan dimaksud dibuat dihadapan Pejabat Kapolres.
    Menempelkan di meja masing-masing dan dipatuhi oleh seluruh anggota.


    /    8.    Budaya.....


    NO    URAIAN    NO    URAIAN    NO    URAIAN
            8    Budaya Melayani. (24)    a.

    b.

    c.

    d.


    e.

    f.


    g.

    h.


    i.
        Melakukan pembinaan Mental Rohani.
    Mensosialisasikan Polisi sebagai Pelayan Masyarakat.
    Membuat Konsignes untuk yang bertugas dibidang Pelayanan.
    Memasang konsignes dan pertelaahan tugas di meja masing-masing petugas.
    Membuat laporan Akreditasi secara berkala.
    Melaksanakan pengawsan oleh Si Propram maupun Waskat oleh Atasan.
    Mengadakan penilaian yang berprestasi.
    Mengusulkan kepada Pimpinan untuk diberi penghargaan melalui Wanjak ataupun promosi.
    Membuka Public Adress / aduan masyarakat.
    4.

        Program Pemberdayaan Potensi Keamanan    10.    Kerjasama Inter Departemen untuk membangun hubungan yang harmonis dengan TNI. (5)    a.


    b.
        Melakukan rapat-rapat koordinasi dalam rangka Pam Natal dan Tahun Baru 2011.
    Melibatkan pada operasi kemasyarakatan (Operasi Sunyaragi, Pam Operasi Ketupat 2010)
            11.    Pengembangan Program Polmas. (26)    a.

    b.


    c.
    d.

    e.


    f.
    g.     Melakukan Bimbingan dan Penyuluhan kepada Masyarakat.
    Melakukan tatap muka dengan Tomas, Toga, LSM, Cendekiawan, Pam Swakarsa.
    Melakukan Pembinaan hukum.
    Menggiatkan Polisi RW dan peranan Babinkamtibmas.
    Melaksanakan kegiatan Kemitraan Polisi dengan komponen masyarakat.
    Melakukan pembinaan hukum.
    Membuat MOU dengan Pihak Perbankan.
    5.    Program Pemeliharaan Kamtibmas.    -.    Penanggulangan 4 kejahatan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasaran Prioritas. (1)    a.

    b.


    c.    Menggelar Operasi Pekat & Preman.
    Melakukan Patroli rutin termasuk diwilayah pelabuhan oleh KPPP Cirebon dan Patroli Lalu lintas.
    Melaksanakan Pengamanan Obvit dan pengamanan kegiatan masyarakat.


    /    12.    Pengembangan.....


    NO    URAIAN    NO    URAIAN    NO    URAIAN
            12.    Pengembangan Sistem Pengaduan Elektronik (SMS dan Email) (27)    a.



    b.



    c.    Mensosialisasikan secara maksimal media informasi alternatif yang disediakan Polda Jabar yaitu 9123.
    Mengadakan kerjasama dengan Telkomsel, Pimpinan Harian Umum, Pihak Radio untuk acara informasi seputra Kamtibmas.
    Mengoptimalkan Call Center :
    -    SPK (Via Telephone, SMS, Website)
    6.    Program Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana.    -.    Penanggulangan 4 kejaha-tan yang marak dan kejahatan yang menjadi Sasaran Prioritas. (1)    a.


        Melakukan Penyelidikan dan Penyidikan Melakukan kerjasama, pembinaan dan pengawasan teknis penyidikan.

            13.    Kerjasama Inter Departe-men untuk Penyelesaian Kasus Kejahatan Diberba-gai Instansi Pemerintah. (3)
        a.


    b.    Mengadakan Koordinasi dan pengawasan Penyidikan yang dilakukan oleh PPNS.
    Memberikan bantuan tehnis penyidikan kedokteran forensik, Laboratorium forensik dan psikologi terminal.

            14.    Kerjasama Inter Departe-men untuk Penyelarasan Regulasi yang tumpang tindih. (5)    a.    Menjalin kerjasama dan koordinasi dengan Pemda, DPRD guna antisipasi akibat / dampak adanya Regulasi Pusat.

    4)    Analisa dan evaluasi,

    a)    semua rangkaian kegiatan dalam rangka Penjabaran Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri Menuju Polri Yang Mandiri, Profesional dan Dipercaya Masyarakat di Polres Cirebon Kota sudah diupayakan semaksimal mungkin dengan mengikuti Panduan, Petunjuk dan Arahan dari Tim Polda Jabar;

    b)    pelaksanaan oleh seluruh jajaran Anggota Polri, PNS dilingkungan Mapolres sampai pada tingkat Mapolsekta/KPC Cirebon, secara efektif dan berkesinambungan disertai Supervisi dan pengawasan;

    c)    hasil Analisa dan evaluasi yang telah dicapai secara umum sudah maksimal mencapai 100 %, serta sudah dapat direalisasikan secara maksimal dan selanjutnya sudah kami terapkan dalam pelaksanaan tugas khususnya dalam bidang Reformasi Birokrasi Polri;

    d)    adapun untuk Program Restrukturisasi Polri sebagai sasaran Prioritas 3 telah dijabarkan dengan pelaksanaan validasi tingkat Polres Cirebon Kota;


    /    3.    Quick.....


    3.    Quick Wins.

    a.    Implementasi Penjabaran Program,

    1)    rapat-rapat koordinasi tingkat Polda Jabar dan Polres Cirebon Kota, diantaranya menganalisa Naskah Buku Pedoman Pelaksanaan Quick Wins di Lingkungan Polres Cirebon Kota :

    a)    evaluasi Program Quick Wins;
    b)    membuat analisa dan evaluasi Penjabaran untuk tingkat Polres Cirebon Kota dan Polsekta/KPC;
    c)    melakukan kajian tentang keterkaitan dengan Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri dan Program Kerja Utama;
    d)    Revisi Draft Naskah Buku Pedoman dan Buku Saku Quick Wins di Polres Cirebon Kota.

    2)    melaksanakan Program Quick Wins di jajaran Polres Cirebon Kota sampai pada tingkat Polsekta/KPC dengan berbagai Inovasi-novasi;

    3)    melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan Program Quick Wins di jajaran Polres Cirebon Kota sampai pada tingkat Polsekta/KPC;

    4)    melaksanakan Analisa dan Evaluasi pelaksanaan Penjabaran Program Quick Wins  di Polres Cirebon Kota setia bulan;

    5)    menyampaikan hasil Anev kepada Pimpinan dan Satuan Atas, serta kepada seluruh anggota di jajaran Polres Cirebon Kota sampai ke tingkat Polsekta/KPC;

    6)    melakukan Inovasi-inovasi kegiatan yang dapat mendukung dan menunjang keberhasilan Program-program Polri baik kebijakan Mabes maupun kebijakan Polda.


    b.    Penjabaran Quick Wins,

    1)    Quick Respons,

    a)    mesiagakan Sat Sabhara (Unit Patroli dan Patroli Quick Respon) dan mengaktifkan pelaksanaan patroli rutin guna memberikan pelayanan bidang tugas umum kepolisian;

    b)    memberdayakan SPKT dalam mengembangkan sarana komunikasi untuk mempermudah masyarakat berkomunikasi dengan Polres Cirebon Kota, seperti telepon, website dan sms 9123;

    c)    mengaktifkan jalur komunikasi antara masyarakat dengan Kapolres, Kabag, Kasatfung dengan melalui HP / Website;

    d)    menyiapkan pusat informasi dan kesiapan operatornya;

    e)    memberikan pelatihan bagi petugas patroli atau operator komlek.




    /    2)    Transparansi.....


    2)    Transparansi Penyidikan,

    a)    memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan ( SP2HP ) kepada pelapor secara konsisten dan berkala;

    b)    memberikan kemudahan jalur komunikasi antara penyidik dengan pelapor / saksi;

    c)    memasukan SP2HP ke website;

    d)    memberdayakan pengawas penyidik oleh pimpinan dan Provos;

    e)    memberikan sanksi tegas dan transparan kepada penyidik yang menyimpang.


    3)    Transparansi SSB (SIM, STNK, BPKB),

    a)    memberikan pelayanan dalam proses pelayanan SIM, antara lain :

    (1)    pelayanan secara maksimal kepada pendaftaran pemohon yaitu dengan menyampaikan penjelasan tata cara berikut ketentuan biayanya;
    (2)    melaksanakan pengujian teori maupun praktek dan menyampaikan hasil ujian pemohon dengan diberikan penjelasan letak kegagalannya;
    (3)    bagi yang lulus ujian teori maupun praktek dilanjutkan dengan proses produksi SIM (Sidik jari, Foto SIM, dan cetak SIM);
    (4)    melibatkan Si Propram untuk pengawasan.

    b)    memberikan pelayanan dalam dalam proses pembuatan STNK, antara lain :

    (1)    pelayanan secara maksimal pada pendaftaran pemohon yaitu dengan menyampaikan penjelasan tata cara berikut penjelasannya;
    (2)    melaksanakan registrasi ( cek fisik, penelitian keabsahan dokumen, entri data sampai dengan penyerahan produk) secara transparan, dapat dipertanggungjawabkan, tidak pilih kasih dan tidak KKN serta tidak melakukan pungli;
    (3)    melibatkan Si Propram untuk pengawasan.

    c)    memberikan pelayanan dalam proses pembuatan BPKB, antara lain :

    (1)    pelayanan secara maksimal pada pendaftaran pemohon yaitu dengan menyampaikan penjelasan tata cara berikut penjelasannya;
    (2)    melaksanakan registrasi (penelitian keabsahan dokumen, entri data sampai dengan penyerahan produk) secara transparan, dapat dipertanggungjawabkan, tidak pilih kasih da tidak KKN serta melakukan pungli;
    (3)    melibatkan Si Propram untuk pengawasan.


    /    4)    Transparansi.....

    4)    Transparansi Rekrutmen Pori,

    a)    mensosialisasikan kepada masyarakat di berbagai media  masa maupun secara langsung bahwa telah dibuka penerimaan Polri ( Brigadir Polri/Akpol/PPSS ) termasuk mencantumkan tulisan tidak dipungut biaya;

    b)    memberikan pelayanan yang baik dalam proses penerimaan pendaftaran, yang diteruskan ke Panitia Polda Jabar;

    c)    melibatkan pihak terkait (Diknas, Disdukcapil, Depag) dalam hal pemeriksaan keabsahan dokumen administrasi;

    d)    mengikutsertakan pihak lain ( Pers, LSM dan Orang tua/wali calon ) dalam setiap tahapan test guna ikut mengawasi;

    e)    memberikan himbauan dan penekanan untuk Orang tua/wali calon agar tidak memberi imbalan dalam bentuk apapun kepada panitia;

    f)    tidak melayani titipan / melalui calo.




































    /    c.    Hasil ....
     

    c.    Hasil Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Quick Wins,

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA - QUICK WINS    PASCA - QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN

    A.   
    Quick Respons   
    1.    Patroli Sat. Sabhara
       
    a.    Aspek sarana dan prasarana
    -    Jumlah R2 = 4
    -    Jumlah R4 = 4
    -    Jumlah R6 = 2

    b.    Aspek Alkom
    -    Jumlah alkom dan jaringan komunikasi tergelar 30 unit HT.
    -    Jaringan komunikasi antara mobil patroli dengan Mako menggunakan HT.

    c.    Aspek Manjemen
    -    Patroli menggunakan sistem dan metode / pola Patroli pada umumnya.




       

    Jumlah R2 bertambah 6 unit
    Jumlah R4 bertambah 2 unit
    Jumlah R6 bertambah 1 unit


    Penambahan 15 unit HT tracking


    Inovasi dengan e-mail serta optimalisasi telepon call center 112.



    -    Diterbitkan buku panduan Patroli.
    -    Diterbitkan buku pedoman dan buku saku Quick Wins.
    -    Diterapkannya metode patroli Blok yaitu dengan diplot di tiap-tiap kecamatan, adanya titik singgah, titik temu dan check point.
    -  Diluncurkannya Patroli Simpatik.   

    100 %




    125 %


    90 %




    100 %











    /        - APP.....


    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
               
    -    APP dan pengawasan oleh Pawas / SPKT.





    d.    Aspek personil
    -    Masih melaksanakan rutinitas Patroli Samapta Fungsi Sabhara.


    -    Belum adanya Peltihan secara khusus dan tehnis.

       
    -    APP disamping oleh pawas dan SPKT lebih sering dilakukan oleh Kasat dan Kapolsek.
    -    Wasdal dikendalikan langsung oleh Kasat/Kapolsek dan dapat diawasi juga oleh Ka/Waka, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek.


    -    Mengedepankan Patroli dengan mengembangkan Quick Wins, patroli mengemban fungsi SPKT dan Kepolisian lainnya.

    -    Adanya pelatihan secara sesifik khususnya yang brkenaan dengan pengawakan kendaraan patroli yang dilengkapi dengan GPS dan komputer (Walaunpun sampai saat ini belum lengkap sepenuhnya).
    -    Adanya perubahan sikap bahwa Patroli membawa wajah Polri yang langsung berhadapan dengan masyarakat.
       
    100 %







    90 %




    90 %




    90 %




    /    e.    Aspek.....

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT
    CAPAIAN
               
    e.    Aspek Data
    -    Jumlah Crime Total cukup tinggi.







    -    Jumlah Laka Lantas .
    Secara umum tidak ada
    peningkatan.

       

    -    Jumlah Crime Total dapat ditekan.
    -    Dengan kehadiran Patroli selama 24 jam pada Block yang telah ditentukan memang belum dapat menekan berkurangnya jumlah Tindak Pidana, tercatat.
    ( Pada Tahun 2009, CT = 635 kasus dan pada Tahun 2010, CT = 779 kasus atau naik 26,45  %.

    -  Angka kecelakaan antara Tahun 2009 berjumlah 77 kasus, dan tahun 2010 sebanyak 52 kasus sehingga mengalami penurunan sebesar 32,47 %.

       

    80 %








    90 %


           
    2. Respons Cepat di SPKT (Dalam meneri ma Laporan & Pengaduan)   
    a. Aspek sarana dan prasara-na,
    -    Belum tersedianya Call Center, masih pesawat telephone yang biasa.
       
    - Penambahan Call Centre dengan sarana media :
       * Telephone (0231) 205179, SMS 9123 dan Website (www.polrestacirebon.com)
       

    90 %





    /          b.    Aspek…..


    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
                b.  Aspek Data,
    -    Jumlah masyarakat yang melapor via telephone dan yang datang sendiri ke SPKT / Mako Polres tercatat .

    c. Aspek Manajemen,
    - Laporan yang   diterima SPTK diteruskan ke Piket Fungsi.
       ( Waktu + 30 menit )




    -    Penyebaran informasi yang bersifat umum melalui Radio.
    ( Kerjasama dalam Program Inovasi Polres Cirebon Kota Bubur Kamtibmas, Nuansa FM)


    d. Aspek Personel,
    - Sentra Pelayanan hanya Diawaki oleh Petugas SPKT ( 9 orang )   
    -    Jumlah Laporan yang diterima SPKT tercatat dan ditindak lanjuti dengan segera, sebanyak .




    -    Informasi dan laporan yang  diterima SPKT langsung diteruskan kepada seluruh jajaran terutama Anggota Patroli di Lapangan lebih utama lagi kepada yang terdekat dengan lokasi yang dilaporkan.
    ( Waktu + 10 menit informasi sudah keseluruh jajaran)

    -    Setiap hari (Pagi) menginfor-masikan ke Radio untuk disiarkan kepada khayalak yang sifatnya umum.

    -    Setiap ada kejadian dalam Breaking News disiarkan laporan kejadian sehingga dapat diketahui masyarakat, dengan harapan ada informasi untuk pengungkapan selanjutnya.


    -  Disamping Petugas    SPKT ditambah Petugas Polwan (Call Centre 2 orang) dan Petugas Operator Komputer 1 orang.   
    90 %






    90 %







    100 %



    100 %





    90 %
                  
                 /    3.    Membuka……

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN   
    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
           
    3. Membuka Jalur Komuni-kasi Masyara kat dengan Pejabat Polres Cirebon Kota (KA s/d Para Kanit)   
    a.  Aspek Data,
    -    Jumlah laporan pengaduan dan informasi masyarakat hanya melalui telephone dan yang datang sendiri ke SPKT / Mako Polres tercatat .

    b.  Aspek Manajemen,
    - Tindak lanjut kehadiran Polisi sangat lambat untuk merespon informasi / pengaduan masyarakat.
       

    -    Jumlah Laporan yang diterima dapat langsung kepada KA dan atau Pejabat Polresta lainnya .




    -  Informasi dan laporan yang diterima Pejabat Polresta diteruskan kepada seluruh jajaran terutama Anggota Patroli di Lapangan dan SPKT.
       

    90 %






    90 %






    B   
    Transparansi Penyidikan.   
    1. Penyidikan Reskrim.

       
    a. SP2HP,
    - Belum dilaksanakan sepe nuh nya hanya dalam hal-hal tertentu.

    b. Jalur  komunikasi antara Penyidik dengan Pelapor / saksi dibatasi.

    c. Belum terbangunnya Web-site sebagai alat kontrol masyarakat (Pelapor/Saksi).   

    -   Menjadi keharusan untuk mem berikan SP2HP pada setiap kasus yang ditangani.

    -  Harus  memberikan kemudahan jalur komunikasi menggunakan HP atau sarana lainnya.

    -  Sudah membangun Website terutama berkenaan dengan SP2HP oleh Sat Reskrim.
       

    100 &



    100 %



    90 %

           /       2.    Penyidikan......

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
            2. Penyidikan Sat Narkoba.

        a. SP2HP,
    - Belum dilaksanakan sepe nuhnya hanya dalam hal-hal tertentu.

    b. Jalur  komunikasi antara Penyidik dengan Pelapor / saksi dibatasi.

    c. Belum terbangunnya Website sebagai alat kontrol masyarakat (Pelapor/Saksi).   
    - Menjadi keharusan untuk membe rikan SP2HP pada setiap kasus yang ditangani.


    - Harus memberikan kemudahan jalur komunikasi menggunakan HP atau sarana lainnya.

    - Sudah  membangun Website teruta- ma berkenaan dengan SP2HP oleh Sat Reskrim.   
    100 &



    100 %



    90 %
            3. Penyidikan Sat Lantas (Laka Lantas).

        a. SP2HP,
    - Belum dilaksanakan sepenuhnya hanya dalam hal-hal tertentu.

    b. Jalur  komunikasi antara Penyidik dengan Pelapor / saksi dibatasi.

    c. Memberikan empati kepada Korban.   
    - Menjadi keharusan untuk membe-rikan SP2HP pada setiap kasus yang ditangani (3 hari).

    - Harus memberikan kemudahan jalur komunikasi menggunakan HP atau sarana lainnya.

    - Setiap saat memberikan Empati kepada Korban.   
    100 &



    100 %



    100 %
    C.    Transparansi SSB.    1. Pelayanan SIM.

        a. Aspek Manajemen,
    - Sudah menyiapkan Tata Cara prosedur pembuatan SIM baik di meja Petugas nya maupun yang dipasang di papan pengumuman.   
    - Lebih kepada penekanan penjelasan termasuk dengan memasang Publik Adress, ditambah dengan Daur/Alur Mekanisme Pembuatan SIM, dan ditayangkan Video Prosedur.   
    90 &





    /       -    Menerapkan ....

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
                - Menerapkan budaya antri.



    - Loket Pembayaran SIM terlalu jauh dari Polres Cirebon Kota yaitu di Kantor BRI.

    - Hasil Ujian langsung dinyatakan Lulus/tidak lulus.


    b. Aspek Personil,
    - Setiap loket-loket yang disiapkan sudah terisi petugas.


    - Waskat oleh Kaur/Kasat.



    c. Aspek Sarana dan Prasa
    ra-na,
    - Sudah ada tempat ujian baik Teori maupun Praktek termasuk tempat tunggu, hanya belum memadai.

    - Kendaraan Ujian Praktek masih menggunakan ken-daraan BB.    - Disamping budaya antri juga diberikan nomor urut antrian sesuai berkas yang telah dimasukan kepada Petugas.

    - Menjalin kerjasama dan BRI membangun Loket / Counternya di Mako Polres Cirebon Kota di ruang Satpas SIM.

    - Lulus / tidak lulusnya pemohon diberikan penjelasan yang jelas tentang letak kelulusan / ketidak luluasn / gagal.

    - Lebih diutamakan Petugas yang telah diberikan penekanan dan penilaian yaitu memiliki jiwa budaya melayani, ramah dan sigap.

    - Waskat kepada Petugas dengan melibatkan P3D secara penuh pda setiap harinya.

    - Ruangan tunggu & Ujian SIM sudah dilengkapi AC dan kursi/meja yang cukup.




    - Sudah dipenuhi kendaraan untuk Ujian Praktek jenis Minibus Daihatsu Grandmax.    100 &



    90 %



    100 %



    90 %




    90 %



    90 %






    90 %

    /            2.    Pelayanan.....

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
           
    2. Pelayanan STNK.

       
    a. Aspek Manajemen,
    - Sudah menyiapkan Tata Cara prosedur Pengurusan STNK baik di meja Petugasnya maupun yang dipasang di papan pengumuman.

    - Menerapkan budaya antri.



    b.  Aspek Personil,
    - Setiap loket-loket yang disiapkan sudah terisi petugas.





    - Waskat oleh Kaur/Kasat.



    c.  Aspek  Sarana dan Prasara na,
    - Sudah ada tempat tunggu, dan lapangan untuk Chek Fisik kendaraan, hanya belum memadai.   

    - Lebih kepada penekanan penjelasan termasuk dengan memasang Publik Adress, ditambah dengan Daur/Alur Mekanisme Pengurusan STNK, dan ditayangkan Video Prosedur, dan ditayangkan Video Prosedur.

    - Disamping budaya antri juga diberikan Nomor urut antrian sesuai berkas yang telah dimasukan kepada Petugas, FIFO (Hirst In First Out).

    - Lebih diutamakan Petugas yang telah diberikan penekanan dan penilaian yaitu memiliki jiwa budaya melayani, ramah dan sigap. Dan telah membuat Pakta Integritas. (Sampai Desember 2010 tidak ada permasalahan dan complain mengenai pelayanan Petugas).

    -  Waskat kepada Petugas dengan melibatkan Si Propram secara penuh pada setiap harinya.

    - Ruangan tunggu sudah dilengkapi AC dan kursi/meja yang cukup.


       

    90 &





    100 %




    90 %






    90 %




    90 %


    /           3.    Pelayanan.....

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
           
    3. Pelayanan BPKB.

       
    a. Aspek Manajemen,
    - Sudah menyiapkan Tata Cara prosedur Pengurusan BPKB baik di meja Petugasnya maupun yang dipasang di papan pengumuman.

    b.  Aspek Personil,
    - Setiap loket-loket yang disiapkan sudah terisi petugas.





    - Waskat oleh Kaur/Kasat.


    c.  Aspek Sarana dan Prasara- na,
    - Sudah ada tempat tunggu, dan ruang pelayanan, hanya belum memadai.
       

    - Lebih kepada penekanan penjelasan termasuk dengan memasang Publik Adress, ditambah dengan Daur/Alur Mekanisme Pengurusan BPKB.




    - Lebih diutamakan Petugas yang telah diberikan penekanan dan penilaian yaitu memiliki jiwa budaya melayani, ramah dan sigap. Dan telah membuat Pakta Integritas. (Sampai Desember 2010 tidak ada permasalahan dan complain mengenai pelayanan Petugas).

    - Waskat kepada Petugas dengan melibatkan P3D secara penuh pda setiap harinya.



    - Ruangan tunggu / pelayanan sudah dilengkapi AC dan kursi/meja yang cukup.


       

    90 &







    90 %







    90 %




    90 %






    /           D.    Transparansi.....


    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
    D.    Transparansi Rekruitment Polri (Penerimaan Polri)    1. Sosialisasi.

        a. Aspek Media,
    - Sudah menggunakan media Surat Kabar, TV Lokal, Radio.



    - Mengoptimalkan peranan Babinkamtibmas.

    b.  Aspek Tempat,
    - Setiap Mako Polisi di pasang Spanduk tentang Penerimaan Polri.

    - Diperempatan / pertigaan  tertentu dipasang Spanduk.

    c.  Aspek Koordinasi,
    - Belum mengadakan koor-dinasi lintas Sektoral.


    - Pemberdayaan seluruh Per-sonel.   
    -   Menggunakan media yang sama, tetapi diperluas mas siar/edarnya.
    - Melalui kantor-kantor keluarahan, Sekolah-sekolah.

    -   Mengoptimalkan Babinkamtibmas meng-intensifkan peranan Polisi RW.


    - Spanduk lebih jelas dan dibubuhi tulisan TIDAK DIPUNGUT BIAYA.


    - Disetiap Perempatan dan Pusat Keramaian dipasang spanduk.


    - Diadakan koordinasi lintas sektoral termasuk seluruha elemen masyarakat dan wartawan.

    - Seluruh personel diwajibkan menye barluaskan dan melaporkan hasilnya.   
    100 &

    90 %


    100 %



    100 %



    90 %



    90 %



    90 %

            2. Proses Pen-daftaran dan Seleksi.
        a. Aspek Sarana dan Prasara-na,
        - Membuat papan data yang berisikan Persyaratan, Tahapan Test, Tehnik setiap Test, Jadwal Pelaksanaan Test, dan tehnik lain yang harus disiapkan Pendaftar.   
    -  Membuat papan data yang berisikan Persyaratan, Tahapan Test, Tehnik setiap Test, Jadwal Pelaksanaan Test, dan tehnik lain yang harus disiapkan Pendaftar, ditambah tulisan TIDAK DIPUNGUT BIAYA.
       
    90 %

    /       -  Menyiapkan .....

    NO    PENJABARAN QUICK WINS    KEGIATAN    PRA QUICK WINS    PASCA QUICK WINS    TINGKAT CAPAIAN
           
       
        - Menyiapkan alat ukur Tinggi dan Berat Badan.

    - Menyiapkan tempat pendaftaran.

    b.  Aspek Personel.
    -  Dibentuk   Panitia  Pembantu Penerimaan Polri (Pabanrim).

    - Pengawasan oleh Pimpinan dan Internal P3D.

    - Melibatkan personil dari DISDIK. (Keabsahan Ijasah)


    c. Aspek Manajemen,
    - Tehnis pelaksanaan Ujian/ Test terbuka, hanya menge-tahui Lulus dan Tidaknya.   
    -  Alat ukur Tinggi dan Berat Badan ditera ulang.


    - Menyiapkan tempat pendaftaran melalui beberapa loket-loket.


    - Penekanan kepada panitia untuk tidak melakukan penyimpangan dan pungutan dalam bentuk apapun.

    -  Pengawasan oleh pihak external (Masyarakat, LSM, Media/Wartawan)

    - Melibatkan Personil dari DISDIK, DISDUKCAPIL, DEPAG dalam hal riksa keabsahan dokumen administrasi.


    - Pelaksanaan Test/Ujian dan pemeriksaaan lainnya secara terbuka, diberitahukan kepada yang bersangkutan tentang kekurangannya dan lulus tidaknya.

    -  Hasil Test/Ujian diberitahukan dan diparaf oleh yang bersangkutan, termasuk disaksikan oleh Orang tua/wali serta pihak lain.
       







    90 %











    90 %


    /            B.    ARAH .....
     

    B.    ARAH KEBIJAKAN POLRI,

    1.    Arah Kebijakan Polri secara umum,

    a.    terkendalinya angka pelanggaran hukum dan crime indeks, serta meningkatkan penyelesaian kasus kriminalitas untuk menciptakan rasa aman masyarakat;

    b.    terungkapnya jaringan kejahatan internasional terutama narkotika, perdagangan manusia dan pencucian uang serta terorisme;

    c.    terlindunginya keamanan informasi rahasia lembaga/fasilitas vital Negara sesudah diterapkannya AFTA dan zona perdagangan bebas;

    d.    menurunkan jumlah pecandu narkoba dan mengungkap kasus serta memberantas jaringan utama penyuplai dan perkusor;

    e.    terkendalinya gangguan keamanan dan pelanggaran hukum diperairan Indonesia dan pelayaran internasional dalam hal perdagangan dan distribusi;

    f.    terungkapnya jaringan utama pencurian sumber daya alam, serta membaiknya penegakan hukum dalam pengelolaan sumber daya alam (illegal logging, over cutting, illegal trading, illegal mining, illegal fishing dan kejahatan lingkungan hidup);

    g.    meningkatnya kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap hukum;

    h.    meningkatnya kinerja Polri tercermin dengan menurunya angka kriminalitas, pelanggaran hukum dan penyelesaian kasus, serta banyaknya partisipasi masyarakat terhadap tugas-tugas Polisi di lapangan;

    i.    terwujudnya peningkatan kekuatan dan kemampuan Polri yang signifikan. 


    2.    Arah Kebijakan Polres Cirebon Kota,
     
    a.    Arah kebijakan Polres Cirebon Kota adalah mendukung dan mensukseskan arah kebijakan Polri sebagaimana pada uraian tersebut di atas untuk tingkat Kewilayahan Polres Cirebon Kota, dengan sasaran :

    -    Cirebon Kota yang aman, tentram dan damai;

    -    anggota Polres Cirebon Kota dapat melaksanakan tugas dilapangan secara Professional dan Proporsional  dan bebas dari KKN;

    -    masyarakat Cirebon Kota yang heterogen dapat hidup rukun, silih asih dan silih asuh dalam mengembangkan Cirebon Kota yang berintan sekaligus juga Kota Wali dengan situasi kondusif serta kamtibmas yang mantap;
     
    -    bersama-sama segenap warga masyarakat Cirebon Kota untuk tetap mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.



    /    b.    Pelaksanaan.....

    b.    Pelaksanaan kegiatan sebagai arah kebijakan yang dilakukan oleh Polres Cirebon Kota baik internal maupun external dapat digambarkan sebagai berikut :

    1)    Internal  (Pembinaan Personil dan Matfasjas),

    a)    melaksanakan Binrohtal setiap hari Kamis dan Pengajian Yaasiinan malam Jum’at;

    b)    melaksanakan olah raga bersama pada setiap hari Jum’at;

    c)    pemberian penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan memberikan sanksi kepada anggota yang lalai dalam tugas; (Reward and Punishment)

    d)    melaksanakan pemeliharaan mako dan tata ruang kantor.


    2)    External (  pemberian pelayanan kepada masyarakat ),

    a)    peningkatan secara optimal Pelayanan Prima di Yanmas, Yan SIM, STNK, BPKB, SKCK, Perijinan;

    b)    pembinaan dan pemantapan Peleton Dalmas guna antisipasi dan penanganan setiap ada unjukrasa;

    c)    pembinaan Polisi RW disejumlah RW pada tiap Kelurahan di Cirebon Kota untuk mem-back-up dan membantu anggota Babinkamtibmas guna meningkatkan empelemtasi Community Policing/ POLMAS serta menjalin Kemitraan;

    d)    pelaksanaan gatur lalin pada lokasi sekolah, perkantoran pada jam masuk / pulang sekolah dan kantor;

    e)    guna terjalinnya kerjasama yang harmonis dengan Insntansi samping juga mengupayakan jalinan silaturahmi yang erat terhadap para Alim Ulama dan tokoh Agama  melalui kegiatan Jumling (Jum’at Keliling) dan anjang sana kepada para tokoh Agama dan para Alim Ulama tersebut.


    c.    Kebijakan sebagai inovasi pendukung,

    1)    Polisi RW; adalah pengembangan penjabaran Polmas dan membeckup dua kegiatan di atas. Keberadaan Polisi RW adalah paruh waktu dengan tugas utama yang bersangkutan. Sejumlah 247 orang ditugaskan ke RW-RW di Cirebon Kota;

    2)    Patroli Simpatik; adalah kegiatan Patroli biasa pada umumnya, hanya yang unik adalah selelau mengedepankan simpatik dan sebagai simbol keberadaan Patroli Simpatik ini pada setiap kendaraan Patroli dilantunkan instrumental musik lagu khas Cirebon ”Warung Pojok”.



    /    C.    Program.....

    C.    Program dan Kegiatan.

    1.    Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik,

    Kegiatan;

    a.    Pengelolaan Gaji, Honorarium dan Tunjangan;

    b.    Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran;

    -    perawatan Gedung Kantor;
    -    perawatan kendaraan khusus;
    -    perbaikan peralatan kantor;
    -    pengadaan peralatan / perlengkapan kantor (ATK, Barang Cetak, Alat RT);
    -    perawatan kendaraan bermotor R4/6/10;
    -    perawatan kendaraan bermotor R2;
    -    langganan daya dan jasa;
    -    operasional perkantoran dan pimpinan;

    c.    pelayanan publik atau birokrasi;

    - pembinaan administrasi dan pengelolaan keuangan.

    d.     Pembinaan/penyusunan program, rencana kerja dan anggaran,
       
    - Pembayaran honor operator SIMAK BMN.


    2.    Program Pengembangan Sarana dan Prasarana,
       
    Kegiatan;

    a.    Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran;   
    - Perbaikan peralatan fungsional;
    1)    Perawatan Senjata api dan amunisi;
    2)    Har komputer;
    3)    Har alsus;
    4)    Har komlek/HT;

    b.    Pembangunan Materiil dan Fasilitas Polri;   
    - Pengadaan mebelair Satpa SIM;
    1)    Pengadaan Perlengkapan sarana gedung/ruang Yan SIM;
    2)    Pengadaan Mebelair;

       
    3.    Program Pengembangan Strategi Keamanan dan Ketertiban,
       
    Kegiatan;

    a.    Pelayanan Publik atau Birokrasi;
    1)    deteksi Kegiatan masyarakat;
    2)    membentuk dan Pembinaan Jaringan Informasi;
    3)    mendata dan pengawasan orang asing;
    4)    mendata dan pengawasan senpi, handak dan obat terlarang;
    5)    mendata dan pengawasan pelaku tindak pidana.


    /    4.    Program.....

    4.    Program Pemberdayaan Potensi Keamanan,

    Kegiatan;

    a.    Pelayanan Publik atau Birokrasi;

    1)     Pemberdayaan Kemitraan dengan lembaga pendidikan, masyarakat, tokoh masyarakat, instansi, swasta, jasa pengaman, tokoh agama, dan LSM.

    2)  Menyelenggarakan bimbingan, pengayoman dan Linmas,(Penyuluhan)






    5.    Program Pemeliharaan Kamtibmas,

    Kegiatan;

    a.    Menyelenggarakan operasional dan pemeliharaan perkantoran;
    - Poliklinik/Obat-obatan (Termasuk Honorarium Dokter dan Perawat);
    - Bekal kesehatan;

    b.    Pelayanan Publik atau Birokrasi;

    1)    penyusunan Naskah Buku lainnya; (Naskah HTCK)

    2)    rapat-rapat koordinasi / kerja / dinas / pimpinan kelompok kerja / konsultasi;

    3) &n

  • Data HTCK Tahti Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:47:31)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA
    Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124



    HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA
    DI LINGKUNGAN POLRES DAN POLSEK


    BAB I
    PENDAHULUAN


    1.    Umum
    2.    Dasar
    3.    Maksud dan Tujuan
    4.    Ruang Lingkup
    5.    Tata Urut
    6.    Pengertian

    BAB II
    TUGAS POKOK, FUNGSI DAN KEGIATAN

    7.    Tugas Pokok dan Fungsi , serta kegiatan Seksi
    a.    Bidang Pengawasan
    1)    Tugas : Menyelenggarakan, memonitoring dan pengawasan umum baik secara rutin maupun insidentil dalam melaksanakan kebijakan pimpinan oleh semua unit kerja khususnya dalam proses perencanaan, pelaksanaan pencapaian rencana kerja, termasuk bidang materil, fasilitas dan jasa serta mamberikan saran tindak terhadap penyimpangan yang ditemukan.

    2)    Fungsi
    a)    Pelaksanaan monitoring secara rutin maupun insidentil;
    b)    Pelaksanaan pencapaian rencana kerja;
    c)    Pemberian saran terhadap penyimpangan yang ditemukan;
    d)    Penyusunan administrasi umum.

    3)    Kegiatan
    a)    Melaksanakan supervisi
    b)    Melaksanakan verifikasi
    c)    Menelaah laporan kegiatan fungsi
    d)    Melaksanakan pengkajian masalah yang dilaporkan

    b.    Bidang Propam
    1)    Tugas :
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    c.    Bidang Keungan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    d.    Bidang Umum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    4)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    e.    Bidang Tehnik informatika
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    ......


    8.    Tugas pokok dan fungsi serta kegiatan Bagian
    a.    Bidang operasi
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .......
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Binops
    (1)    ......
    (2)    ......
    b)    Subbag Dalops
    (1)    ......
    (2)    ......
    c)    Subag Humas
    (1)    .....
    (2)    .....


    b.    Bidang Perencanaan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ........
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Progar
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Subbag Dalgar
    (1)    .....
    (2)    .....

    c.    Bidang sumber daya
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Pers
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Subbag Sarpras
    (1)    .....
    (2)    ......
    c)    Subbag Hukum
    (1)    ......
    (2)    ......
    d.    Bidang Sentra pelayanan Kepolisian Terpadu
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ........
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    ..........
    b)    ...........


    9.    Tugas pokok dan fungsi serta kegiatan Satuan
    a.    Bidang Intelejen
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .......
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    ....
    (2)    ....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit I
    (1)    .....
    (2)    ....
    d)    Unit II
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit III
    (1)    .....
    (2)    .....
    f)    Unit IV
    (1)    .....
    (2)    .....
    g)    Unit V
    (1)    .....
    (2)    .....
    h)    Unit VI
    (1)    .....
    (2)    .....

    b.    Bidang penyelidikan dan penyidikan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Urusan Identifikasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    d)    Unit I
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit II
    (1)    ....
    (2)    ....
    f)    Unit III
    (1)    .....
    (2)    .....
    g)    Unit IV
    (1)    .....
    (2)    ......


    c.    Bidang penyelidikan dan penyidikan Narkoba
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    c)    Unit I
    (1)    ....
    (2)    .....
    d)    Unit II
    (1)    .....
    (2)    .....

    d.    Bidang Pembinaan Masyarakat
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Binpolmas
    (1)    .....
    (2)    ......
    d)    Unit Bintibmas
    (1)    ......
    (2)    ......
    e)    Unit Binkamsa
    (1)    ......
    (2)    .....


    e.    Bidang Sabhara
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    ......
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Turjawali
    (1)    ......
    (2)    ......
    d)    Unit Pam Obvit
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit Dalmas
    (1)    .....
    (2)    .....

    f.    Bidang Lalu Lintas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Dikyasa
    (1)    ......
    (2)    ......
    d)    Unit Turjawali
    (1)    ......
    (2)    ......
    e)    Unit Regident
    (1)    .....
    (2)    .....
    f)    Unit Laka
    (1)    ......
    (2)    ......

    g.    Bidang Polair
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Patroli
    (1)    .....
    (2)    .....
    (3)    .....
    d)    Unit Penegakan hukum
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit Kapal
    (1)    ......
    (2)    ......

    h.    Bidang Tahanan dan Barang Bukti
    1)    Tugas
        Menyelenggarakan pelayanan perawatan dan kesehatan tahanan termasuk pembinaan jasmani dan rohani serta menerima penyimpanan barang bukti yang didukung dengan penyelenggaraan administrasi umum yang terkait sesuai bidang tugasnya.

    2)    Fungsi
    a)    Fungsi Sat Tahti sebagai unsur pelaksana tugas pokok Polres yang berada dibawah Kapolres.
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    Menyelenggarakan administrasi umum staf Tahti baik surat masuk maupun surat keluar yang terkait dengan bidang tugasnya.
    b)    Unit Perawatan Tahanan
    (1)    Melaksanakan pelayanan perawatan dan kesehatan tahanan termasuk pembinaan jasmani dan rohani serta menyelenggarakan administrasi yang terkait denganbidang tugasnya.
    c)    Unit Barang Bukti
    (1)    Melaksanakan penyimpanan dan pemeliharaan barang bukti yang didukung dengan penyelenggaraan administrasi umum yang terkait dengan biudang tugasnya.

    10.    Tugas Pokok dan fungsi serta kegiatan Polsek
    a.    Bidang Provos
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    b.    Bidang Umum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    c.    Bidang Hukum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    d.    Bidang Humas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    e.    Bidang Sentral pelayanan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    f.    Bidang Intelejen
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    g.    Bidang penyelidikan dan penyidikan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    h.    Bidang Binmas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    i.    Bidang Sabhara
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    j.    Bidang Lantas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    k.    Bidang Polair
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......


    l.    Bidang Polsubsektor
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......



    BAB III
    POKOK-POKOK HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA

    11.    Kegiatan Pengawasan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan Kasie Pengawasan dengan Kapolres
    a)    Menerima perintah
    b)    Menerima arahan, kebijakan, strategi bidang pegawasan umum untuk disusun dan dituangkan dalam program kerja seksi pengawasan;
    c)    Menerima  petunjuk, arahan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan kasie pengawasan;
    d)    Melaporkan produk-produk yang dihasilkan oleh kasie pengawasan.

    2)    Hubungan Kapolres dengan Kasie Pengawasan
    a)    Memberikan perintah kepada kasie pengawasan tentang kinerja sie was;
    b)    Memberikan arahan kepada kasie was tentang pengawasan

    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan Kasie Pengawasan dengan Kabag/Kasat dan Kasie
    a)    Melakukan koordinasi

    2)    Hubungan Kabag/Kasat/Kasie dengan Kasie Pengawasan
    a)    Melakukan koordinasi

    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    a)   
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral

    12.    Kegiatan Profesi dan Pengamanan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    13.    Kegiatan Keuangan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    14.    Kegiatan Umum
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    15.    Kegiatan Operasi
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan


    16.    Kegiatan Perencanaan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    17.    Kegiatan Sumber daya
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    18.    Kegiatan Sentra pelayanan Kepolisian
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    19.    Kegiatan Intelejen
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    20.    Kegiatan penyelidikan dan penyidikan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    21.    Kegiatan penyelidikan dan Penyidikan Narkoba
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    22.    Kegiatan Pembinaan masyarakat
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    23.    Kegiatan Lalulintas
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    24.    Kegiatan Polair
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    25.    Kegiatan tahanan dan Barang Bukti
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Melaksanakan tugas pokok Sat Tahti danbertanggung  jawab kepada Kapolres
    2)    Melaksanakan perintah/ tugas sehari-hari dibawah kendali Waka Polres
    3)    Melaporkan hasil pelaksanaan kepada Kapolres / Waka Polres
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Melaksanakan koordinasi dengan Sat Reskrim, Narkoba, dan Lantas terkait tugas Pokok Sat Tahti
    2)    Menyelenggarakan Pelayanan perawatan dan kesehatan tahanan dari fungsi Reskrim, Narkoba,dan Lantas berdasarkan SPP yang sudah ditanda tangan Kapolres.
    3)    Melaksanakan penyimpanan dan pemeliharaan barang bukti dari satuan fungsi Reskrim, Narkoba, maupun Lantas dan menyelenggarakan administrasi umum yang terkait dengan bidang tugasnya.
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Melaksanakan Kooordinasi dengan Rutan Kelas I terkait tugas pokok Sat Tahti.
    2)    Menyelenggarakan penitipan pelayanan perawatan dan kesehatan tahanan dari satuan fungsi Reskrim, Narkoba, maupun Lantas kepada Rutan Kelas I.

    26.    Kegiatan Tehnik informatika
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    27.    Kegiatan Polsek
    a.    Bidang Provos
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    b.    Bidang Umum
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    c.    Bidang Hukum
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    d.    Bidang Humas
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    e.    Bidang Sentra Pelayanan Kepolisian
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan


    f.    Bidang Intelejen
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    g.    Bidang Penyelidikan dan penyidikan
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    h.    Bidang pembinaan masyarakat
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    i.    Bidang Sabhara
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    j.    Bidang Lalulintas
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    k.    Bidang Polair
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan



    BAB IV
    PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

    BAB V
    PENUTUP

    Ditetapkan di :
    Pada tanggal :
    KEPALA KEPOLISIAN RESOR ........


  • Data HTCK Sumda Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:45:13)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                 DAERAH JAWA BARAT
                        RESOR CIREBON KOTA



    HUBUNGAN TATA CARA KERJA (HTCK)
    DI LINGKUNGAN BAG SUMDA POLRES CIREBON KOTA
    BAB    I
    U M U M
    1.    Dasar.
    a.    Undang-undang No.2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
    b.    Keputusan Kapolri No. Pol. :  Kep/7/I/2005  tanggal 31 Januari 2005 tentang Perubahan atas keputusan Kapolres No. Pol. : Kep/54/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang OTK Satuan-satuan organisasi pada tingkat Polda dan Polres.
    c.    Surat Kapolda Jabar No. Pol. : B / 6218 / IV / 2008 / Ro Renbang tanggal 16 April 2008, tentang penyusunan HTCK dan pertelaan tugas.
    d.    Surat Keputusan Kapolres Kota Cirebon No. Pol.: SKEP/12/VI/2009 tanggal 12 Juni 2009, tentang Rencana Kerja Polres Cirebon Kota TA 2010.

    2.    Maksud dan Tujuan.
    a.    Disusunnya HTCK ini sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepada Polres Cirebon Kota dan Polsek Kota jajarannya.
    b.    Adapun tujuan dalam penyusunan ini adalah untuk memudahkan pelaksanaan hubungan kerja dan koordinasi serta untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas maupun dalam koordinasi.

    3.    Ruang  Lingkup.    
    HTCK ini dibatasi hanya dalam lingkup wilayah hukum Polres Kota Cirebon, fungsi-fungsi dan Polsekta jajaran, serta secara umum dilingkungan Polri.
    4.    Sistematika.
        Hubungan Tata Cara Kerja disusun dengan Sitematika sebagai berikut :
    a.    BAB    I    UMUM
    b.    BAB    II    PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB (TUPOKSI)
    c.    BAB    III    MEKANISME HTCK
    d.    BAB     IV    PROSEDUR PENYELESAIAN MASALAH PERSONEL
    e.    BAB     V    PENUTUP




    BAB II
    TUGAS POKOK, FUNGSI DAN KEGIATAN


    I.    Bidang sumber daya :

    1.    Tugas  :  

    Menyelenggarakan pembinaan dan administrasi personel, pelatihan fungsi dan pelayanan kesehatan, pembinaan dan administrasi logistik serta pelayanan bantuan dan penerapan hukum.


    2.    Fungsi :

    Penyelenggaraan pembinaan personil
    Penyelenggaraan administrasi personil
    Penyelenggaraan pelatihan fungsi
    Penyelenggaraan pelayanan kesehatan
    Penyelenggaraan administrasi logistik
    Penyelenggaraan pelayanan bantuan dan penerapan hukum


    3.    Kegiatan

    a.      Subbag Pers :

    1)    Menyusun Rengiat Subbag Pers
    2)    Menyelenggarakan latihan fungsi
    3)    Menyusun Renmut personil
    4)    Menyusun UKP dan UKG
    5)    Mengusulkan tanda penghargaan personil
    6)    Melaks DPK (Dewan Pertimbangan Karier) jab berpangkat IPTU kebawah
    7)    Membantu penyelenggaraan seleksi penerimaan calon anggota Polri
    8)    Melayani pembuatan KTA, KPI, ijin cuti, perjalanan dinas, pembuatan sprint anggota.
    9)    Melaksanakan sidang NTCR
    10)    Mengusulkan pengakhiran dinas
    11)    Melaksanakan Binrohtal
    12)    Melaksanakan pelayanan kesehatan personil dan keluarganya
    13)    Melaksanakan pemakaman anggota yang meninggal dunia
    14)    Melayani usulan catur sakti
    15)    Mengusulkan penggantian biaya pengobatan anggota Polri dan PNS yang sakit ( restitusi )
    16)    Mengusulkan personil Polri / PNS untuk mengikuti Dikjur dan Dikbang, Latkatpuan.
    17)    Melaksanakan kesamaptaan jasmani.
    18)    Melaks Adm pelaporan
    19)    Melaks tugas Kepolisian lainnya.

    b.      Subbag Sarpras

    1)    Menyusun Rengiat Subbag Sarpras
    2)    Mengusulkan pelaksanaan psikotest pemegang senpi
    3)    Melayani pembuatan kartu senpi
    4)    Mengusulkan kebutuhan Matfasjas
    5)    Menyelenggarakan pendistribusian BBM
    6)    Menyelenggarakan pendistribusian Kaporlap
    7)    Menyelenggarakan pendataan SIMAK BMN
    8)    Melaks koord dg insts terkait dlm rangka proses lelang pengadaan barang/jasa
    9)    Melaks har matfasjas

    c.     Subbag Hukum

    1)    Memberikan bantuan hukum dan nasihat hukum kepada anggota Polri dan PNS.
    2)    Menyelenggarakan penyuluhan hukum.
    3)    Menyampaikan usulan saran pendapat hukum ke Bidkum Polda.
    4)    Memberikan masukan dan koord dg pengemban fungsi hukum dg Insts lain.


    II.    Kegiatan Bagian Sumber Daya :

    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan Kapolres dengan Bag Sumda
    a)    Memberikan arahan dan perintah yang berkaitan dengan tugas-tugas Kepolisian.
    b)    Memberikan arah kebijakan dibidang Sumda
    c)    Menerima laporan hasil pelaksanaan tugas bidang Bag Sumda.

    2)    Hubungan Bag Sumda dengan Kapolres
    a)    Menerima petunjuk, arahan dan perintah dari Kapolres dibidang Kepolisian khususnya bidang Sumda.
    b)    Mewakili Kapolres untuk mengikuti kegiatan dalam hal Kapolres berhalangan hadir.
    c)    Memberikan saran pendapat dibidang Sumda.
    d)    Melaporkan hasil pelaksanaan tugas bidang Sumda

    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan Bag Sumda dengan Bag Ops
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan bagops
    b)    Melaksanakan Koordinasi dibidang Operasional penyiapan personel untuk kegiatan Operasi
    c)    Menerima usulan untuk UKP, UKG, Mutasi Jabatan dilingkungan Bag Ops Polres.
    d)    Berkoordinasi untuk mendapatkan masukan mengenai perumusan / pengembangan, petunjuk pelaksanaan / petunjuk administrasi dibidang tugasnya
     
    2)    Hubungan Bag Sumda dengan Bag Ren
    a)    Melaksanakan Koordinasi dalam rangka Perencanaan tugas administrasi dan anggaran Bag Sumda.
    b)    Melaksanakan Koordinasi dibidang Operasional penyiapan personel untuk kegiatan Operasi
    c)    Menerima usulan untuk UKP, UKG, Mutasi Jabatan dilingkungan Bag Ops Polres.

    3)    Hubungan Bag Sumda dengan Siwas
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Siwas
    b)    Berkoordinasi dalam pelaksanaan pengawasan program yang dilaksanakan oleh bag sumda

    4)    Hubungan Bag Sumda dengan Sipropam
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sipropam
    b)    Berkoordinasi hasil putusan sidang disiplin dalam rangka pemulihan anggota

    5)    Hubungan Bag Sumda dengan Sikeu
    c)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sikeu
    d)    Berkoordinasi dalam penyusunan program dan anggaran Sumda dalam rangka pembuatan administrasi pertanggungjawaban keuangan.

    6)    Hubungan Bag Sumda dengan Sium
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sium
    b)    Berkoordinasi dalam rangka kearsipan, kesekretariatan dan administrasi umum lainnya
    c)    Berkoordinasi dalam rangka pelayanan Markas dilingkungan Polres.

    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan Bag Sumda dengan SPKT
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan SPKT
    b)    Berkoordinasi dalam penyelenggaraan administrasi penjagaan.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG,

    2)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Intelkam
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Intelkam
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Intelkam.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Intelkam untuk mengikuti pendidikan kejuruan

    3)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Reskrim
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Reskrim
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Reskrim.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Reskrim untuk mengikuti pendidikan kejuruan

    4)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Narkoba
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Narkoba
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Narkoba.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya..
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Narkoba untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    5)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Binmas
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Binmas
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Binmas.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Binmas untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    6)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Sabhara
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Sabhara
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Sabhara.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Sabhara untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    7)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Lantas
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Lantas
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Lantas.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Lantas untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    8)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Pam Obvit
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Pam Obvit
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Pam Obvit.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Pam Obvit untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    9)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Polair
    a)     Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Polair
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Polair.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Polair untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    10)    Hubungan Bag Sumda dengan Sat Tahti
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sat Tahti
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sat Tahti.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sat Tahti untuk mengikuti pendidikan kejuruan.
    e)    Berkoordinasi dalam pelayanan kesehatan personel tahti dan tahanan.
    f)    Berkoordinasi dalam hal pinjam pakai barang bukti kendaraan

    11)    Hubungan Bag Sumda dengan Sitipol
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Sitipol
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil pada fungsi Sitipol.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Sitipol untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    12)    Hubungan Bag Sumda dengan Polsek
    a)    Berkoordinasi yang ada kaitannya dengan bidang Sumda dan Polsek
    b)    Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil Polsek.
    c)    Menerima usulan UKP, UKG, dan kebutuhan administrasi lainnya.
    d)    Berkoordinasi dalam rangka penunjukan personel Polsek untuk mengikuti pendidikan kejuruan.

    13)    Hubungan Bag Sumda dengan Ro SDM Polda
    a)    Usulan dan Berkoordinasi yang ada kaitannya Usulan UKP, UKG, Pensiun  Personel Polres.
    b)    Usulan dan Berkoordinasi dalam upaya pengembangan kekuatan dan kemampuan personil Polres.
    c)    Berkoordinasi dalam pengusulan Pendidikan Kejutuan untuk anggota Polres.

    14)    Hubungan Bag Sumda dengan Ro Sarpras Polda
    a)    Usulan dan Berkoordinasi mengenai, BMP, Kaporlap, Pembangunan Sarpras dan Matlog.
    b)    Usulan dan Berkoordinasi mengenai sertifikasi tanah milik Polri.
    c)    Hubungan Bag Sumda dengan Binkum Polda
    d)    Usulan dan berkoordinasi tentang saran dan pendapat hukum bagi anggota Polri dan PNS
    e)    Usulan dan berkoordinasi dalam bantuan penyuluhan hukum.
    f)    Hubungan Bag Sumda dengan Dokkes Polda
    g)    Usulan dan berkoordinasi dalam rangka memberikan rujukan bagi anggota yang sakit menahun.
    h)    Usulan dan berkoordinasi tentang pengadaan Obat-obatan.
    i)    Usulan dan koordinasi tentang pemeriksaan kesehatan berkala


    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan Bag Sumda dengan Dinas Pendidikan
    a)    Berkoordinasi dalam rangka pemeriksaaan keabsahan / legalitas ijazah dalam penerimaan calon anggota Polri dan PNS.
    b)    Berkoordinasi mengenai sosialisasi penerimaan calon anggota Polri dan PNs.

    2)     Hubungan Bag Sumda dengan Dinas kependudukan dan Catatan Sipil
    a)    Berkoordinasi dalam rangka pemeriksaaan keabsahan / legalitas Akte Kenal Lahir dalam penerimaan calon anggota Polri dan PNS.
    b)    Berkoordinasi mengenai Keabsahan Domisili/ KTP dalam penerimaan calon anggota Polri dan PNS.
    c)    Berkoordinasi mengenai anggota Polri yang melaksanakan Perceraian.

    3)    Hubungan Bag Sumda dengan Depag
    a)    Berkoordinasi dalam rangka pemeriksaaan keabsahan / legalitas Ijazah MA dalam penerimaan calon anggota Polri dan PNS.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka kesediaan menjadi tenaga binrohtal

    4)    Hubungan Bag Sumda dengan KUA
    a)    Berkoordinasi dalam rangka Persyaratan Nikah bagi anggota Polri dan PNS.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka Penyerahan Ijin Nikah dari kesatuan.

    5)    Hubungan Bag Sumda dengan Pengadilan Agama
    a)    Berkoordinasi dalam rangka Persyaratan Cerai bagi anggota Polri dan PNS.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka Penyerahan Ijin Cerai dari kesatuan.

    6)    Hubungan Bag Sumda dengan Badan Pertanahan Nasional ( BPN )
    a)    Berkoordinasi dalam rangka Pembuatan Sertifikat tanah milik Polri.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka Penentuan Harga sertifikasi Tanah milik Polri.

  • Data HTCK Siwas Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:42:53)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                      RESOR  CIREBON KOTA
            

    HUBUNGAN TATA CARA KERJA
    SIPROPAM POLRES CIREBON KOTA


     Bidang Propam

    1)    Tugas

    Membina dan melaksanakan pengamananan internal, penegakan disiplin, ketertiban dan pertanggunngjawaban profesi di lingkungan Polres, termasuk pelayanan pengaduan masyarakat mengenai dugaan adanya penyimpangan tindakanan anggota atau PNS Polri serta rehabilitasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan


        2)    Fungsi

    a)    Perumusan kebijakan Kapolres dalam bidang Pembinaan Pengamanan internal, pembinaan disiplin dan pertanggung jawaban profesi dilinkungan Polres.
    b)    Pembinaan dan penegakan disiplin dan atau Kode Etik Profesi Polri.
    c)    Pembinaan Profesi yang meliputi penilaian akreditasi Profesi dan pembinaan atau penegakan etika Profesi, serta pengauditan  terhadap proses investigasi kasus baik external maupun internal.
    d)    Pelayanan penerimaan Laporan atau pengaduan warga masyarakat mengenai sikap dan tindakan anggota atau PNS Polri yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan atau kode etik Profesi Polri,
    e)    Pengendalian dan pemantauan terhadap penanganan laporan dan pengaduan warga masyarakat oleh satuan satuan dalam limgkungan Polres dan pelaksanaan rehabilitasi  terhadap anggota
    dan PNS Polri sesuai dengan ketentuan perundang undangan.
    f)    Perencanaan dan pengadministrasian umum, penata usahaan urusan dalam, urusan personil dan materiil logistik,serta pelayananan dilingkungan Sipropam.
    g)    Pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Si Propam.

    3)         Kegiatan
     
    1)   Kasipropam Polres Cirebon Kota melalui Bamin mengkoordinasikan  Baur Paminal, Baur Provos    dalam rangka penyelenggaraan proses perencanaan operasi dibidang  fungsi Propam meliputi Pengamanan Internal dan Provos   termasuk dalam rangka   Operasi-operasi khusus di satuan fungsional, dengan memperhatikan    petunjuk dari pembinaan fungsi.

    2)   Baur Paminal membantu Kasipropam melaksanakan kegiatan perencanaan operasi dalam rangka Pengamanan Personel, Materiil, Informasi/Baket dan Pengamanan Kegiatan.

    3)   Berdasarkan   Program   Kerja   Polres      Cirebon    Kota    Baur      Paminal menyelenggarakan perencanaan operasi dalam rangka pencarian  dan pengumpulan bahan keterangan ( Baket ) bagi kepentingan penyidik dilingkungan Polres Cirebon Kota hasilnya dikoordinasikan dengan para Kabag / Kasatfung / Provos    Polsek Kota Jajaran melalui Kasipropam, Penyelidikan dalam rangka  Pulbaket  dilaksanakan melalui  unit-unit Operasi   Intel Paminal.  

    4)    Baur Provos    membantu      Kasipropam     dalam   menyelenggarakan   dan membina fungsi Provos  yang meliputi pembinaan disiplin, penegakan hukum dan penyelesaian perkara dan pelanggaran disiplin.

    5)    Bamin   Membantu Kasipropam dalam rangka menyelenggarakan dan melaksanakan urusan ketatausaahaan urusan dalam.   

    6)  Berdasarkan petunjuk-petunjuk dan pengarahan Pimpinan, Bamin  menyelenggarakan urusan dalam kaitannya yang meliputi kebersihan, keindahan, pemeliharaan disiplin dan tata tertib serta kesadarahan hukum.           

           
          Hubungan Tata Cara Kerja Antar Fungsi.  
                
                         Dalam pelaksanaan tugas dilapangan   Sipropam Polres Cirebon Kota  
                         berorientasi kepada :

    1.    Hubungan Vertikal.

    a.    Kapolres Cirebon Kota .

    1)        Melaksanakan         perintah,        petunjuk   /      arahan     dan bertanggung jawab kepada Kapolres Cirebon Kota.    
    2)     Memberikan    saran   /    pendapat    kepada     Kapolres    Cirebon Kota baik diminta atau tidak diminta dalam hal pemberian ganjaran dan hukuman terhadap anggota yang  bermasalah.
    3)     Menindak  lanjuti  laporan  / pengaduan  dan  temuan   dari masyarakat / pihak lain tentang pengamanan Internal sesuai disposisi Kapolres Cirebon Kota.
             
                               b.      Waka    Polres Cirebon Kota.

                                        1)     Dalam  melaksanakan  tugas  Kasipropam  bertanggung  jawab kepada Kapolres Cirebon Kota  dibawah kendali Waka Polres  Cirebon Kota.

                                         2)   Sebagai salah satu unsur Wanjak  UKP, Mutasi disatuan fungsi  jajaran     Polres   Cirebon Kota,   sidang anggota  bermasalah   ( SAB ).

                                         3)  Dalam hal  sidang anggota yang bermasalah Kasipropam menyarankan jenis-jenis berat hukuman kepada anggota yang bermasalah.


          2.       Hubungan Horizontal

    a.     Dengan Kabag Sumda
     
     1)    Salah     satu    Unsur    pendukung     penyelenggaraan kesejahteraan Personel, diantaranya dengan penerbitan   SKHD sebagai syarat kenaikan pangkat            
     
                                       2)      Memproses   setiap     anggota   yang   bermasalah, baik melalui penyelidikan dan pengamanan oleh Ur  Paminal maupun penyidikan oleh Ur Provos  sampai tuntas.

    b.    Dengan Kasat Intelkam.

    1)   Melanjutkan   penanganan   permasalahan  yang menyangkut anggota ( Pam Internal ) yang sebelumnya ditangani oleh Intelkam.

    2)    Menyikapi  setiap   laporan      informasi   yang  berasal dari Intelkam yang berkaitan dengan tugas sipropam.    

    c.    Dengan Kasat Reskrim.

    1)     Back Up pelaksanaan operasional Sat Reskrim khususnya dalam pelaksanaan Razia ( Opsih ).  

    2)    Koordinasi dalam hal penanganan perkara pidana yang melibatkan   oknum anggota Polri.

    3)   Menyelidiki   dan menyidik oknum    anggota Polri yang diduga menyalahgunakan wewenang   selama   melaksanakan tugas.

    d.    Dengan Kasat Narkoba.

    1)      Back   Up     Operasional   Sat   Narkoba   Khususnya   dalam pelaksanaan razia di tempat-tempat    keramaian umum. ( Diskotique )
    2)    Mengkoordinasikan    oknum anggota Polri yang diduga menyalahgunakan wewenang   selama melaksanakan tugas pemeriksaan kasus Narkoba.
    3)        Mengkoordinasikan    perkara yang bermasalah  terutama yang menyalah gunakan Narkoba menurut penilaian dengan melalui Sidang anggota bermasalah ( SAB ) yang selanjutnya harus disidik oleh  Sat Narkoba untuk selanjutnya disidangkan melalui peradilan umum.
     
    e.    Dengan Kasat Lantas.

    1)     Koordinasi    tentang   identifikasi    Ranmor    yang dicurigai terkait dengan pelanggaran dan atau tindak pidana yang dilakukan oleh anggota Polri / PNS Polri.
                 
           2)       Back Up Operasional Sat Lantas khususnya dalam pelaksanaan Gakum Lantas di Jalan Raya.

           3)       Menyelidiki   dan  menyidik oknum    anggota Polri yang diduga  menyalahgunakan wewenang   selama   melaksanakan tugas.

    f.    Dengan Kabag Ops.

    1)       Back Up Setiap kegiatan rutin Kepolisian atau operasi Kepolisian  Pola Khusus yang digelar oleh Kabag Ops sepanjang tahun. 

           2)      Menindak lanjuti setiap laporan  /pengaduan   melalui Kabag Ops yang menyangkut pelanggaran disiplin dan atau  penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh anggota jajaran Polres Cirebon Kota.
     
    g.    Kasat Obvit  / Kasat Samapta.

    1)        Mengawal  /  mengamankan setiap keberangkatan dan kembali anggota yang ditugaskan ke daerah operasi maupun tugas-tugas lain.

    2)        Melaksanakan   pengawasan,  pengamanan dan  perlindungan personel yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan Operasional Kepolisian.   

                      3.       Hubungan Diagonal.
     
                                a.    Dengan Satwil ( Polwil dan Polres, Dit Polair, Den C Brimob ).
                                b.    Meneruskan Telegram  yang  bersifat   perintah   ataupun      
     petunjuk dan arahan.
     
                     Hubungan Antar Instansi.    
     
    a.    Dalam pelaksanaan  tugasnya sehari-hari maupun dalam operasi
    Sipropam bekerja sama   dengan Polisi Militer / Provost TNI, POMAL, POMAU  terutama dalam urusan  perselisihan antar Kesatuan TNI- POLRI, pelanggaran atau pidana yang dilakukan oleh Oknum TNI.
    b.     Dalam  hal  pengamanan  terutama  yang  berkaitan  dengan 
    pengamanan VIP, Sipropam bekerjasama    dengan aparat / pejabat /instansi    lain yang diperkirakan akan terlibat dalam kegiatan Pam VIP tersebut.
                          c.     Membantu   menghadirkan    anggota   Polri   yang   menjadi   saksi 
                                         ataupun tersangka di peradilan umum di Pengadilan.

                                                                                     Cirebon,  Oktober   2010                                                                                 
          KASI PROPAM



                                                                                                             
           BUDI HARTONO                                                                                                                            IPDA    NRP     69010332
     










    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                      RESOR  KOTA CIREBON
            

    JOB DISCRIPTION


    KANIT P 3 D :

    1.    Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kabagmin khususnya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya.


    2.    Berdasarkan Program kerja Polri menetapkan rencana dan program kegiatan Unit P 3 D serta mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaannya guna tercapainya sasaran secara berhasil.


    3.    Membina  disiplin,  tata  tertib  dan  kesadaran    hukum di lingkungan Unit
               P 3 D
     

    4.    Memellihara dan meningkatkan kemampuan personil dan materiil guna mempertinggi kemampuan operasional organisasi.


    5.    Mengadakan  koordinasi  pengawasan serta memberikan pengarahan   terhadap penyelenggara fungsi tehnis Provos dan Paminal  di lingkungan Polri sesuai dengan kedudukannya serta batas  wewenang dan tanggung jawabnya.


    6.    Memberikan saran dan pendapat kepada Pimpinan dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari bertanggung jawab   kepada Kapolres Kota Cirebon di bawah  kendali  Waka Polres Kota  Cirebon. 





















































    RAHASIA

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                       RESORT KOTA CIREBON                    Copy ke :……………….
         Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124                 D a r  i  :………………          


    LAPORAN- PENUGASAN
    No. Pol. : R /        / Lapgas / IX / 2003 / SIPROPAM

    Tentang :
    Adanya      surat     pengaduan     dari     masyarakat     An.   CAHYONO   Alamat                                 Perumnas     Cirebon  yang    melaporkan   bahwa   TOPIK NURJAMAN Anggota                                     Reskrim Polsekta Cirebon Selatan  Timur   Polresta  Cirebon   sebagai      pemakai,          pengedar     dan      pemasok     narkoba     di     kalangan     anak    -  anak      muda.


    I.    PENDAHULUAN.
        A.    Dasar :

            1.    Surat Perintah Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon No. Pol. : Sprint /  174  / IX /
                2003 / SIPROPAM tanggal 5 September 2003.
            2.    Informasi   dari   anggota   Subnit   Paminal   Polda   Jabar   tentang surat
                pengaduan  masyarakat  An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon yang
                melaporkan  BRIPDA TOPIK NURJAMAN anggota Reskrim Polsekta
                Seltim Polresta Cirebon tanggal 5 September 2003.

        B.    Personil :
            1.    BRIPKA WAWAN SETIAWAN NRP 63010720
            2.    BRIPKA ANGRIANA SOMANTRI NRP 64080496
            3.    BRIPKA SUKIRNO NRP 68030206
       
        C.    Waktu :
            Tanggal 6 – 8 September 2003

        D.    Daerah Sasaran :
            Wilayah Hukum Polresta Cirebon.

    II.    TUGAS POKOK

        Melaksanakan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan tentang adanya surat pengaduan masyarakat An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon yang melaporkan bahwa TOPIK NURJAMAN yang bertugas di Reskrim Polsekta Seltim sebagai pemakai, pengedar bahkan pemasok Narkoba di kalangan anak-anak muda.

    III.    RENCANA PELAKSANAAN

        A.    Menerima Perintah dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        B.     Menerima Arahan / APP dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        C.    Menyiapkan sarana dan prasarana yang di butuhkan.
    RAHASIA



    RAHASIA

    IV.    PELAKSANAAN

        A.    Pada   hari   Jumat   tanggal   5 September 2003 sekitar pukul 15.30 WIB anggota
            Subnit Paminal mendapat pengarahan dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        B.    Pada   hari   Sabtu   tanggal   6   September   2003 jam 08.00 WIB anggota Subnit
            Paminal  melakukan Lidik dan Pulbaket di sekitar Perumnas Kota Cirebon.

    V.    HASIL YANG DICAPAI

        A.    Sehubungan dengan adanya surat pengaduan masyarakat An. CAHYONO alamat
        Perumnas Cirebon  tertanggal 20 Agustus 2003 yang di tujukan kepada Kapolda Jabar IRJENPOL DADANG GARNIDA di Bandung dengan tembusan di antaranya Kapolresta Cirebon, tetapi surat tembusannya tidak ada di Polresta Cirebon melaporkan yang intinya bahwa :

            1.    TOPIK NURJAMAN    yang   bertugas   di Reskrim   Polsekta    Cirebon
                Selatan Timur sebagai pemakai,   pengedar   bahkan pemasok Narkoba di
                kalangan anak-anak muda.
            2.    TOPIK NRJAMAN  memiliki   Rapot  yang sangat jelek sebagai anggota
                Polisi yakni pernah di tahan 2 ( Dua ) kali.
            3.    Sebagai  Tim   Pemeriksa   TOPIK  NURJAMAN   selalu  memeras   dan
                membawa barang bukti ke rumah yang nantinya barang bukti itu dijual.

        B.    Hasil Penyelidikan dan Pengumpulan Bahan Keterangan adalah sebagai berikut :

            1.    Pengirim surat  An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon setelah dicari
                di   sekitar    Perumnas    Burung   dan    Gunung   Kota  Cirebon tidak di
                ketemukan nama    CAHYONO    tersebut karena dalam surat pengaduan
                mencatumkan alamat yang kurang jelas dan lengkap. Surat   tersebut bisa
                di katakan surat Anonim.

            2.    TOPIK NURJAMAN pangkat BRIPDA NRP 78100557,   Seba angkatan
                angkatan   1999 /  2000    di   SPN   Cisarua   Bandung,  setelah lulus dari
                pendidikan  Tahun  2000    langsung   di tempatkan   di bagian  Dalmas  /
                Perintis kurang lebih 1 ( satu )   Tahun pertengahan tahun 2001 di mutasi
                ke   Polsekta  Selatan  Timur bagian Sabhara sampai dengan akhir  tahun
                2001 awal tahun 2002   sampai dengan   sekarang di tempatkan di bagian
                Reskrim  sampai dengan sekarang.
                Dalam melaksanakan dinas di  Polsekta Seltim cukup  baik dan rajin  dan
                berdedikasi   cukup tinggi,    hubungan   dengan teman   sekantor  terjalin
                dengan   harmonis   dan   tidak  pernah ada kles, begitu pula hubungan di
                masyarakat   terjalin   dengan   baik   itu   dapat  di buktikan dengan tidak
                adanya complain atau pengaduan dari masyarakat mengenai tingkah laku
                BRIPDA   TOPIK   NURJAMAN    dalam   kedinasan   maupun    dalam
                pergaulan di masyarakat.


    RAHASIA




    RAHASIA
               


    Mengenai tuduhan pada surat Anonim  yang di tujukan kepada  BRIPDA
                TOPIK NURJAMANsebagai salah satu pemakai, pengedar dan pemasok
                Narkoba   tidak   cukup   bukti ,    karena  dalam  kehidupan    sehari-hari 
                BRIPDA  TOPIK NURJAMAN   biasa-biasa  saja tidak pernah kelihatan
                dan   tidak pernah ada  saksi yang mengetahui   bahwa   BRIPDA TOPIK
                NURJAMAN   suka   mengkomsumsi  narkoba apalagi sebagai pengedar
                maupun pemasok narkoba.
     
    3.    Dalam  surat   pengaduan   di sebutkan    BRIPDA  TOPIK NURJAMAN
                memiliki   Rapot   yang   sangat  jelek  sebagai anggota Polisi dan pernah
                di tahan 2 ( Dua ) kali.
                BRIPDA TOPIK NURJAMN   memang   pernah  di tahan  1 ( Satu ) kali
                di Rutan   Polresta Cirebon,   dalam kasus   penyalahgunaan   wewenag  /
                pungli   terhadap   pengendara   sepeda motor  di mintai uang sebesar Rp.
                17.000,   yang   di lakukan   pada hari Jumat   tanggal 13 Desember 2002
                pukul 11.00 WIB di perempatan Kanggraksan Kota Cirebon,   tertangkap
                tangan oleh   IPDA   TRI dari Puspaminal Dit Propam Polri dalam Opsih
                Ketupat Lilin Lodaya 2002 di jajaran Polda Jabar. Dengan kasus tersebut
                BRIPDA TOPIK NURJAMAN   berdasarkan surat keputusan Kapolresta
                Cirebon   No. Pol. : Skep / 03 / II / 2003 / Prov  tanggal 14 Pebruari 2003
        Mendapat hukuman  berupa penahanan  selama 20 ( Dua puluh ) hari  mulai  tanggal     14 Pebruari s/d 3 Maret 2003 di Rutan Polresta Cirebon.

                             4.    Sebagai pemeriksa di Reskrim  Polsekta Seltim BRIPDA TOPIK NURJAMAN di sebutkan pula ybs selalu memeras, membawa barang bukti ke rumah dan menjualnya ke orang lain.
        Hal itu sebagai tuduhan yang tidak cukup bukti kebenarannya karena BRIPDA TOPIK NURJAMAN sebagai penyidik pembantu di Unit Reskrim Polsekta Seltim melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, tidak pernah ada pengaduan/ complain dari kasus yang di tanganinya, melakukan pemerasan maupun penyalahgunaan wewenang lainnya yang di lakuakan BRIPDA TOPIK NURJAMAN.
        Disebutkan pula ybs selalu membawa barang bukti ke rumah dan menjualnya ke orang lain. Hal itu tidak cukup bukti pula di lakukan oleh BRIPDA TOPIK NURJAMAN karena tidak di temukan adanya orang lain / masyarakat yang membeli barang bukti berupa Ranmor maupun barang-barang lainnya dari BRIPDA TOPIK NURJAMAN karena semua barang bukti di kumpulkan dan tercatat di Polsekta Seltim.







    RAHASIA


           
    RAHASIA


               5.    BRIPDA TOPIK NURJAMAN bertempat tinggal di Jl. Cangkring 1` Gg. Cengkir Kel./Kec. Kejaksan Kota Cirebon, sejak bulan sekitar Juni 2001 sampai dengan sekarang, tinggal di Gg. Cengkir mengontrak sebuah rumah dengan seorang temannya yang sudah beristri yaitu saudara IFANSYAH umur 43 Tahun pekerjaan Wartawan Tempo perwakilan Cirebon, Istrinya bernama Sdri. NURUL umur 30 Tahun pekerjaan Wartawati Tempo Cirebon. BRIPDA TOPIK NURJAMAN tinggal serumah dan kamarnya bersebelahan dengan saudara IFANSYAH serta istrinya, awal bulan juli 2003 BRIPDA TOPIK NURJAMAN Nikah dengan Sdri. YULI umur 22 Tahun tidak bekerja yang berdomisili di Kadugede Kab Kuningan. Sekitar pertengahan Juli 2003 Istrinya di bawa pindah ke Gg. Cengkir Kota Cirebon serumah dengan saudara IFANSYAH dan istrinya, awal bulan Juli 2003 BRIPDA TOPIK NURJAMAN pinjam uang sebesar Rp. 18.000.000 ke Bank BRI Cirebon hal itu di perkuat oleh keterangan BRIGADIR SURYADI Jubar Polresta Cirebon bahwa betul BRIPDA TOPIK NURJAMAN melalui Jubar Polresta Cirebon telah pinjam uang sebesar Rp. 18.000.000 ke Bank BRI Cirebon.
    Uang sebesar Rp. 18.000.000 tersebut oleh BRIPDA TOPIK NURJAMAN di belikan alat-alat rumah tangga di antaranya seperti meja, kursi,  lemari dsb lalu di tempatkan di rumah kontrakkan tersebut serta membeli 1 ( Satu ) Unit sepeda motor Honda Supra untuk keperluan Dinas ke kantor sehari-hari. Setelah BRIPDA TOPIK  NURJAMAN dan istrinya mempunyai alat-alat rumah tangga dan satu unit sepeda motor  tanpa alasan yang jelas istri Sdra. IFANSYAH yang bernama Sdri.NURUL bertengkar mulut dengan Sdri. YULI istrinya BRIPDA TOPIK NURJAMAN dan sampai dengan sekarang masih belum tegur sapa / akur meskipun serumah.
    Mengenai surat Anonim yang melaporkan BRIPDA TOPIK NURJAMAN tidak tertutup kemungkinan yang membuat surat tersebut adalah Sdra. IFANSYAH dan istrinya karena merasa cemburu sosial melihat keadaan BRIPDA TOPIK NURJAMAN dan istrinya sekarang, sedangkan keadaan kelengkapan alat-alat rumah tangga Sdra. IFANSYAH dan istrinya lebih sederhana di bandingkan dengan kepunyaan BRIPDA TOPIK NURJAMAN.

    VI.    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

         A.    Yang Menghambat :
        Untuk mengetahui kejelasan siapa yang membuat surat Anonim tersebut, di lapangan di rasakan mendapat kesulitan sehubungan obyek penyelidikan berbentuk surat Anonim.



    RAHASIA




    RAHASIA

        B.    Yang Menguntungkan :
            1.    Pemberian APP Kanit SIPROPAM cukup jelas.
            2.    Dedikasi anggota cukup baik.
            3.    Cuaca di lokasi cukup cerah.

    VII.    KESIMPULAN

    A.    Dari hasil penyelidikan tersebut di atas dapat di simpulkan bahwa surat Anonim yang di kirim oleh  An. CAHYONO yang mengadukan bahwa BRIPDA TOPIK NURJAMAN sebagai pemakai, pengedar, pemasok narkoba dan suka memeras serta membawa barang bukti lalu di jual ke orang lain adalah tidak benar dan tidak cukup bukti.
    B.    Munculnya surat Anonim tersebut di duga dari Sdra. IFANSYAH dan istrinya karena merasa cemburu sosial kepada BRIPDA TOPIK NURJAMAN.

    VIII.    PENUTUP       

    Demikian Laporan Penugasan ini di buat sebagai bahan masukan kepada Pimpinan untuk menentukan lanhkah lebih lanjut.



                                    Cirebon,  09  September  2003
                                BA SUBNIT PAMINAL





                                WAWAN SETIAWAN
                                BRIPKA NRP 63010720










                                                   




    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                       RESORT KOTA CIREBON
         Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124                                         Cirebon,         Maret     2004                         

    No.Pol        :  R  /        / III /  2004  /  Paminal
    Klasifikasi    :  Rahasia
    Lampiran    :   Satu Bendel
    Perihal        :  Laporan hasil Penelusuran Mental
                                 Kepribadian para  calon  Anggota Polri.                                                         
               Gel satu  Th. Ajaran 2004.                Kepada
                                   
    Yth.     KEPALA KEPOLISIAN                 WILAYAH CIREBON           
                                                di

                                        Cirebon
                                       


                        1.      Rujukan  Surat Telegram dari Kapolwil Cirebon No.Pol :  STR /276/II/ 2004 , tanggal  11 Pebruari 2004 tentang penelusuran mental kepribadian para calon Anggota Polri Gel   I   TA  Th   2004 .

                        2.    Sehubungan hal  tersebut diatas, Unit Paminal Polresta Cirebon telah melakukan penelusuran mental kepribadian para calon Anggota Polri Gel I   TA 2004, yang mendaptarkan diri pada sub Panda Polwil Cirebon yang berdomisili di Wil Hukum Polresta Cirebon.
                   
                        3.        Bahwa para calon Anggota Polri yang mendaptarkan diri pada sub panda Polwil Cirebon Gel I  Th  Ajaran 2004, yang berdomisili di wilayah hukum Polresta Cirebon,berjumlah lima calon Anggota Polri ( daptar nama – nama calon Anggota Polri dan hasil penelusuran terlampir.)

                        4.        Demikian untuk menjadi periksa.
               


                                                                    KEPALA KEPOLISIAN RESORT KOTA CIREBON
                                                                                                    
     


                                                                                                   Drs.  SISWANDI
    Tembusan :                                              AJUN  KOMISARIS BESAR  POLISI NRP 59070990                       
    1. Kapolda Jabar.
    2. Irwasda Jabar.
    3. Karo pers Polda Jabar.
    4. Kabid Propam Polda Jabar.
    5. Kabagbin Polwil Cirebon.

























































































































    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
     DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA







    HUBUNGAN TATA CARA KERJA
    ( HTCK )

    DI LINGKUNGAN

    SEKSI PENGAWASAN
    POLRES CIREBON KOTA





























    Cirebon,             Pebruari    2011

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                 DAERAH JAWA BARAT
                        RESOR CIREBON KOTA



    HUBUNGAN TATA CARA KERJA (HTCK)
    DI LINGKUNGAN SEKSI PENGAWASAN POLRES CIREBON KOTA

    BAB    I
    U M U M
    1.    Dasar.

    a.    Undang-undang No.2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
    b.    Keputusan Kapolri No. Pol. :  Kep/7/I/2005  tanggal 31 Januari 2005 tentang Perubahan atas keputusan Kapolres No. Pol. : Kep/54/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang OTK Satuan-satuan organisasi pada tingkat Polda dan Polres.
    c.    Surat Kapolda Jabar No. Pol. : B / 6218 / IV / 2008 / Ro Renbang tanggal 16 April 2008, tentang penyusunan HTCK dan pertelaan tugas.
    d.    Surat Keputusan Kapolres Kota Cirebon No. Pol.: SKEP/12/VI/2009 tanggal 12 Juni 2009, tentang Rencana Kerja Polres Cirebon Kota TA 2010.


    2.    Maksud dan Tujuan.

    a.    Disusunnya HTCK ini sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepada Polres Cirebon Kota dan Polsek Kota jajarannya.
    b.    Adapun tujuan dalam penyusunan ini adalah untuk memudahkan pelaksanaan hubungan kerja dan koordinasi serta untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas maupun dalam koordinasi.


    3.    Ruang  Lingkup.    

    HTCK ini dibatasi hanya dalam lingkup wilayah hukum Polres Kota Cirebon, fungsi-fungsi dan Polsekta jajaran, serta secara umum dilingkungan Polri.


    4.    Sistematika.

    Hubungan Tata Cara Kerja disusun dengan Sitematika sebagai berikut :
    a.    BAB    I    UMUM
    b.    BAB    II    PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB (TUPOKSI)
    c.    BAB     III    POKOK-POKOK HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA
    d.    BAB    IV    PENUTUP


    BAB II
    TUGAS, FUNGSI DAN KEGIATAN SI WAS

    5.    Tugas Pokok dan Fungsi Serta Kegiatan Seksi

    a.    Seksi Pengawasan ( Si Was )

    1)    Tugas

    Melaksanakan monitoring dan pengawasan umum baik secara rutin maupun insidentil terhadap pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional yang dilakukan oleh semua unit kerja, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian kinerja serta memberikan saran tindak terhadap penyimpangan yang ditemukan.

    2)    Fungsi

    a)    pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil terhadap pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional yang dilakukan oleh semua unit kerja.
    b)    pengawasan dan monitoring proses perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian kinerja.
    c)    pengawasan dan monitoring terhadap sumber daya yang meliputi bidang personel, materiil, fasilitas, dan jasa.
    d)    pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan atas penyimpangan dan pelanggaran yang ditemukan.

    3)    Dalam melaksanakan tugas Siwas dibantu oleh :

    a)    subseksi Bidang Operasional (Subsibidopsnal), yang bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil di bidang operasional oleh semua unit kerja, mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian kinerja.
    b)    subseksi Bidang Pembinaan (Subsibidbin), yang bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil di bidang pembinaan meliputi personel, materiil, fasilitas, dan jasa.

    4)    Kegiatan

    a)    melaksanakan supervisi ke semua unit kerja secara berkala.
    b)    melaksanakan verifikasi mutasi pejabat dilingkungan Polres dan Polsek.
    c)    menelaah laporan kegiatan fungsi.
    d)    melaksanakan pengkajian masalah yang dilaporkan.
    e)    melaksanakan koordinasi dengan fungsi terkait.
    f)    membuat laporan bulanan.
    g)    membuat laporan kegiatan yang dilaksanakan.




    BAB III
    POKOK-POKOK HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA

    6.    Kepala Seksi Pengawasan ( Kasi Was )

    a.    Hubungan Vertikal

    1)    Hubungan Kasiwas dengan Kapolres

    a)    hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis memberikan laporan.
    b)    memberikan saran atau bahan masukan kepada pimpinan tentang kinerja.
    c)    memberikan laporan hasil kegiatan yang dilaksanakan.
    d)    melaporkan produk-produk yang dihasilkan dalam pencapaian kinerja.
    e)    memberikan laporan pelaksanaan tugas Kasiwas.

    2)    Hubungan Kapolres dengan Kasiwas

    a)    hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis perintah.
    b)    memberikan arah Kebijakan Strategis, bidang Pengawasan umum untuk disusun dan dituangkan dalam Program Kerja Seksi Pengawasan.
    c)    memberikan petunjuk, arahan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan Kasiwas.
    d)    menerima produk-produk yang dihasilkan Seksi Pengawasan.
    e)    menerima Laporan pelaksanaan tugas Kasiwas.

    3)    Hubungan Kasiwas dengan Waka Polres

    a)    hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis menerima perintah/laporan.
    b)    memberikan saran tindak kepada pimpinan terhadap penyimpangan yang ditemukan.
    c)    menerima arahan/perintah serta bimbingan dalam pelaksanaa tugas pengawasan umum.

    4)    Hubungan Waka Polres dengan Kasiwas

    a)    hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis perintah /laporan.
    b)    memberikan arah Kebijakan Strategis Polres Cirebon Kota, bidang Pengawasan umum untuk disusun dan dituangkan dalam Program Kerja Seksi Pengawasan Polres Cirebon Kota.
    c)    memberikan petunjuk, arahan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan Kasiwas Polres Cirebon Kota.
    d)    menerima produk-produk yang dihasilkan Seksi Pengawasan.
    e)    menerima Laporan pelaksanaan tugas Kasiwas Polres Cirebon Kota.


    b.    Hubungan Horizontal

    1)    Hubungan Kasiwas dengan Kabag Ops

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    melaksanakan Kerjasama dalam penyusunan rencana Operasional Kepolisian
    c)    melaksanakan kerjasama dalam pengawasan pelaksanaan tugas Operasional Kepolisian.


    2)    Hubungan Kasiwas dengan Kabag Sumda

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    menerima Usulan dalam UKP, UKG, penempatan personel/jabatan dilingkungan fungsi Pengawasan Polres Cirebon Kota.

    3)    Hubungan Kasiwas dengan Kabag Ren

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    melaksanakan Kerjasama dalam rangka penyusunan rencana kegiatan fungsi di lingkungan.

    4)    Hubungan Kasiwas dengan Kasi Propam

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam hal yang menyangkut pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Polri personel  termasuk pelaksanaan sidang pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Polri, penegakan disiplin dan tata tertib di lingkungan.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Sipropam  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.
    d)    berkoordinasi dalam hal pengajuan dan penerbitan rekomendasi  bagi personel Siwas maupun  yang telah melaksanakan putusan Ankum.

    5)    Hubungan Kasiwas dengan Kasi Keu

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi
    b)    berkoordinasi dalam pengawasan pengelolaan keuangan  termasuk penyerapan dan pendistribusian anggaran sesuai DIPA, RKA-KL dan POK.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Sikeu  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.
    d)    berkoordinasi dalam hal penyerapan dukungan anggaran Siwas termasuk dalam pembuatan pertanggungjawaban keuangan Siwas.
     
    6)    Hubungan Kasiwas dengan Kasium

    a)    hubungan bersifat horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam penyelenggaraan administrasi umum Siwas  termasuk ketatausahaan, kesekretariaatan dan pengarsipan serta administrasi lainnya.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Sium yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    c.    Hubungan Diagonal

    1)    Hubungan Kasiwas dengan KA SPKT

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam setiap perkembangan situasi gangguan kamtibmas di wilayah  dan Polsek-polsek.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja SPKT  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.


    2)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Intelkam

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugas Satintelkam  yang meliputi pembinaan fungsi intelijen bidang keamanan termasuk perkiraan intelijen, persandian, deteksi giat masyarakat, pemberian pelayanan dalam bentuk surat izin/keterangan, pengawasan orang asing, senjata api illegal, bahan peledak dan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satintelkam  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    3)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Reskrim

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugas Satreskrim  yang meliputi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang terjadi di wilayah, penyelesaian perkara dan bantuan teknis penyidikan tindak pidana termasuk bantuan teknis identifikasi dan laboratorium forensik lapangan.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satreskrim  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    4)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Narkoba

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugas Satnarkoba  yang meliputi kejadian tindak pidana narkoba termasuk yang dilakukan oleh personel , penyelesaian perkara dan kegiatan pengembangan, penyuluhan dan rehabilitasi pengguna narkoba di wilayah.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satnarkoba  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    5)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Binmas

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkordinasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugas Satbinmas Polres yang meliputi kegiatan pembinaan Perpolisian-masyarakat, pembinaan ketertiban masyarakat, pembinaan keamanan swakarsa termasuk pembinaan dan penyuluhan kepolisian khusus.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satbinmas  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    6)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Sabhara

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam hal- hal yang berhubungan dengan tugas Satsabhara  yang meliputi patroli quick respon, pengamanan objek vital, pelayanan kesehatan hewan dan penanganan tindak pidana ringan serta pengamanan, penyelamatan, pencarian dan evakuasi korban bencana alam.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satsabhara  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.


    7)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Lantas

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam hal-hal yang berhubungan tugas Satlantas  yang meliputi kegiatan patroli lalu lintas, penerbitan SIM, STNK dan BPKB termasuk administrasi tilang, kecelakaan lalu lintas dan pendidikan masyarakat di bidang lalu lintas serta rekayasa lalu lintas.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Satlantas  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    8)    Hubungan Kasiwas dengan Kasat Tahti

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam hal-hal yang berhubungan tugas Sattahti  yang meliputi perawatan tahanan termasuk jumlah dan kondisi ruang tahanan serta fasilitas ruang tahanan termasuk dalam menerima, menyimpan dan memelihara barang bukti.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Sattahti  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    9)    Hubungan Kasiwas dengan Kasi Tipol

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    berkoordinasi dalam hal-hal yang berhubungan tugas Sitipol  yang meliputi perawatan dan perbaikan alat komunikasi, pengumpulan, pengolahan dan penyajian data termasuk informasi kriminal dan pelayanan teknologi komunikasi serta teknologi informasi.
    c)    berkoordinasi dalam monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja Sitipol  yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.

    10)    Hubungan Kasiwas dengan Polsek jajaran

    a)    hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    memberikan bimbingan teknis dibidang pengawasan umum dan monitoring atas perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja dan rencana kegiatan masing-masing Polsek jajaran.
    c)    mengawasi manajemen pelaksanaan operasi Kepolisian dan kegiatan Kepolisian.
    d)    melaksanakan monitoring dan pengawasan umum terhadap bidang perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja dan rencana kegiatan Polsek yang meliputi personel, materiil dan fasilitas di bidang operasional dan pembinaan.
    e)    melaksanakan supervisi ke Polsek-polsek dan merekap hasil temuannya.
    f)    meminta laporan akuntabilitas kinerja bulanan Polsek.
    g)    meneruskan kebijakan, petunjuk dan arahan pimpinan terutama dalam hal pengawasan umum ke Polsek-polsek.


    BAB IV
    PENUTUP


    7.    Demikian naskah sementara Hubungan Tata Cara Kerja pada Seksi Pengawasan (Siwas) Polres Cirebon Kota ini dibuat untuk dapat dijadikan pedoman sehingga akan tercapai suatu sinergitas baik secara vertikal, horizonta, diagonal maupun sektoral.
       

    Cirebon,       Pebruari  2011
    KEPALA SEKSI PENGAWASAN




    RIDO PURNOMO
    IPDA NRP 59090882
























  • Data HTCK Sipropam Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:39:34)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                      RESOR  CIREBON KOTA
            

    HUBUNGAN TATA CARA KERJA
    SIPROPAM POLRES CIREBON KOTA


     Bidang Propam

    1)    Tugas

    Membina dan melaksanakan pengamananan internal, penegakan disiplin, ketertiban dan pertanggunngjawaban profesi di lingkungan Polres, termasuk pelayanan pengaduan masyarakat mengenai dugaan adanya penyimpangan tindakanan anggota atau PNS Polri serta rehabilitasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan


        2)    Fungsi

    a)    Perumusan kebijakan Kapolres dalam bidang Pembinaan Pengamanan internal, pembinaan disiplin dan pertanggung jawaban profesi dilinkungan Polres.
    b)    Pembinaan dan penegakan disiplin dan atau Kode Etik Profesi Polri.
    c)    Pembinaan Profesi yang meliputi penilaian akreditasi Profesi dan pembinaan atau penegakan etika Profesi, serta pengauditan  terhadap proses investigasi kasus baik external maupun internal.
    d)    Pelayanan penerimaan Laporan atau pengaduan warga masyarakat mengenai sikap dan tindakan anggota atau PNS Polri yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan atau kode etik Profesi Polri,
    e)    Pengendalian dan pemantauan terhadap penanganan laporan dan pengaduan warga masyarakat oleh satuan satuan dalam limgkungan Polres dan pelaksanaan rehabilitasi  terhadap anggota
    dan PNS Polri sesuai dengan ketentuan perundang undangan.
    f)    Perencanaan dan pengadministrasian umum, penata usahaan urusan dalam, urusan personil dan materiil logistik,serta pelayananan dilingkungan Sipropam.
    g)    Pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Si Propam.

    3)         Kegiatan
     
    1)   Kasipropam Polres Cirebon Kota melalui Bamin mengkoordinasikan  Baur Paminal, Baur Provos    dalam rangka penyelenggaraan proses perencanaan operasi dibidang  fungsi Propam meliputi Pengamanan Internal dan Provos   termasuk dalam rangka   Operasi-operasi khusus di satuan fungsional, dengan memperhatikan    petunjuk dari pembinaan fungsi.

    2)   Baur Paminal membantu Kasipropam melaksanakan kegiatan perencanaan operasi dalam rangka Pengamanan Personel, Materiil, Informasi/Baket dan Pengamanan Kegiatan.

    3)   Berdasarkan   Program   Kerja   Polres      Cirebon    Kota    Baur      Paminal menyelenggarakan perencanaan operasi dalam rangka pencarian  dan pengumpulan bahan keterangan ( Baket ) bagi kepentingan penyidik dilingkungan Polres Cirebon Kota hasilnya dikoordinasikan dengan para Kabag / Kasatfung / Provos    Polsek Kota Jajaran melalui Kasipropam, Penyelidikan dalam rangka  Pulbaket  dilaksanakan melalui  unit-unit Operasi   Intel Paminal.  

    4)    Baur Provos    membantu      Kasipropam     dalam   menyelenggarakan   dan membina fungsi Provos  yang meliputi pembinaan disiplin, penegakan hukum dan penyelesaian perkara dan pelanggaran disiplin.

    5)    Bamin   Membantu Kasipropam dalam rangka menyelenggarakan dan melaksanakan urusan ketatausaahaan urusan dalam.   

    6)  Berdasarkan petunjuk-petunjuk dan pengarahan Pimpinan, Bamin  menyelenggarakan urusan dalam kaitannya yang meliputi kebersihan, keindahan, pemeliharaan disiplin dan tata tertib serta kesadarahan hukum.           

           
          Hubungan Tata Cara Kerja Antar Fungsi.  
                
                         Dalam pelaksanaan tugas dilapangan   Sipropam Polres Cirebon Kota  
                         berorientasi kepada :

    1.    Hubungan Vertikal.

    a.    Kapolres Cirebon Kota .

    1)        Melaksanakan         perintah,        petunjuk   /      arahan     dan bertanggung jawab kepada Kapolres Cirebon Kota.    
    2)     Memberikan    saran   /    pendapat    kepada     Kapolres    Cirebon Kota baik diminta atau tidak diminta dalam hal pemberian ganjaran dan hukuman terhadap anggota yang  bermasalah.
    3)     Menindak  lanjuti  laporan  / pengaduan  dan  temuan   dari masyarakat / pihak lain tentang pengamanan Internal sesuai disposisi Kapolres Cirebon Kota.
             
                               b.      Waka    Polres Cirebon Kota.

                                        1)     Dalam  melaksanakan  tugas  Kasipropam  bertanggung  jawab kepada Kapolres Cirebon Kota  dibawah kendali Waka Polres  Cirebon Kota.

                                         2)   Sebagai salah satu unsur Wanjak  UKP, Mutasi disatuan fungsi  jajaran     Polres   Cirebon Kota,   sidang anggota  bermasalah   ( SAB ).

                                         3)  Dalam hal  sidang anggota yang bermasalah Kasipropam menyarankan jenis-jenis berat hukuman kepada anggota yang bermasalah.


          2.       Hubungan Horizontal

    a.     Dengan Kabag Sumda
     
     1)    Salah     satu    Unsur    pendukung     penyelenggaraan kesejahteraan Personel, diantaranya dengan penerbitan   SKHD sebagai syarat kenaikan pangkat            
     
                                       2)      Memproses   setiap     anggota   yang   bermasalah, baik melalui penyelidikan dan pengamanan oleh Ur  Paminal maupun penyidikan oleh Ur Provos  sampai tuntas.

    b.    Dengan Kasat Intelkam.

    1)   Melanjutkan   penanganan   permasalahan  yang menyangkut anggota ( Pam Internal ) yang sebelumnya ditangani oleh Intelkam.

    2)    Menyikapi  setiap   laporan      informasi   yang  berasal dari Intelkam yang berkaitan dengan tugas sipropam.    

    c.    Dengan Kasat Reskrim.

    1)     Back Up pelaksanaan operasional Sat Reskrim khususnya dalam pelaksanaan Razia ( Opsih ).  

    2)    Koordinasi dalam hal penanganan perkara pidana yang melibatkan   oknum anggota Polri.

    3)   Menyelidiki   dan menyidik oknum    anggota Polri yang diduga menyalahgunakan wewenang   selama   melaksanakan tugas.

    d.    Dengan Kasat Narkoba.

    1)      Back   Up     Operasional   Sat   Narkoba   Khususnya   dalam pelaksanaan razia di tempat-tempat    keramaian umum. ( Diskotique )
    2)    Mengkoordinasikan    oknum anggota Polri yang diduga menyalahgunakan wewenang   selama melaksanakan tugas pemeriksaan kasus Narkoba.
    3)        Mengkoordinasikan    perkara yang bermasalah  terutama yang menyalah gunakan Narkoba menurut penilaian dengan melalui Sidang anggota bermasalah ( SAB ) yang selanjutnya harus disidik oleh  Sat Narkoba untuk selanjutnya disidangkan melalui peradilan umum.
     
    e.    Dengan Kasat Lantas.

    1)     Koordinasi    tentang   identifikasi    Ranmor    yang dicurigai terkait dengan pelanggaran dan atau tindak pidana yang dilakukan oleh anggota Polri / PNS Polri.
                 
           2)       Back Up Operasional Sat Lantas khususnya dalam pelaksanaan Gakum Lantas di Jalan Raya.

           3)       Menyelidiki   dan  menyidik oknum    anggota Polri yang diduga  menyalahgunakan wewenang   selama   melaksanakan tugas.

    f.    Dengan Kabag Ops.

    1)       Back Up Setiap kegiatan rutin Kepolisian atau operasi Kepolisian  Pola Khusus yang digelar oleh Kabag Ops sepanjang tahun. 

           2)      Menindak lanjuti setiap laporan  /pengaduan   melalui Kabag Ops yang menyangkut pelanggaran disiplin dan atau  penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh anggota jajaran Polres Cirebon Kota.
     
    g.    Kasat Obvit  / Kasat Samapta.

    1)        Mengawal  /  mengamankan setiap keberangkatan dan kembali anggota yang ditugaskan ke daerah operasi maupun tugas-tugas lain.

    2)        Melaksanakan   pengawasan,  pengamanan dan  perlindungan personel yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan Operasional Kepolisian.   

                      3.       Hubungan Diagonal.
     
                                a.    Dengan Satwil ( Polwil dan Polres, Dit Polair, Den C Brimob ).
                                b.    Meneruskan Telegram  yang  bersifat   perintah   ataupun      
     petunjuk dan arahan.
     
                     Hubungan Antar Instansi.    
     
    a.    Dalam pelaksanaan  tugasnya sehari-hari maupun dalam operasi
    Sipropam bekerja sama   dengan Polisi Militer / Provost TNI, POMAL, POMAU  terutama dalam urusan  perselisihan antar Kesatuan TNI- POLRI, pelanggaran atau pidana yang dilakukan oleh Oknum TNI.
    b.     Dalam  hal  pengamanan  terutama  yang  berkaitan  dengan 
    pengamanan VIP, Sipropam bekerjasama    dengan aparat / pejabat /instansi    lain yang diperkirakan akan terlibat dalam kegiatan Pam VIP tersebut.
                          c.     Membantu   menghadirkan    anggota   Polri   yang   menjadi   saksi 
                                         ataupun tersangka di peradilan umum di Pengadilan.

                                                                                     Cirebon,  Oktober   2010                                                                                 
          KASI PROPAM



                                                                                                             
           BUDI HARTONO                                                                                                                            IPDA    NRP     69010332
     










    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                      RESOR  KOTA CIREBON
            

    JOB DISCRIPTION


    KANIT P 3 D :

    1.    Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Kabagmin khususnya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya.


    2.    Berdasarkan Program kerja Polri menetapkan rencana dan program kegiatan Unit P 3 D serta mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaannya guna tercapainya sasaran secara berhasil.


    3.    Membina  disiplin,  tata  tertib  dan  kesadaran    hukum di lingkungan Unit
               P 3 D
     

    4.    Memellihara dan meningkatkan kemampuan personil dan materiil guna mempertinggi kemampuan operasional organisasi.


    5.    Mengadakan  koordinasi  pengawasan serta memberikan pengarahan   terhadap penyelenggara fungsi tehnis Provos dan Paminal  di lingkungan Polri sesuai dengan kedudukannya serta batas  wewenang dan tanggung jawabnya.


    6.    Memberikan saran dan pendapat kepada Pimpinan dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari bertanggung jawab   kepada Kapolres Kota Cirebon di bawah  kendali  Waka Polres Kota  Cirebon. 





















































    RAHASIA

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                       RESORT KOTA CIREBON                    Copy ke :……………….
         Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124                 D a r  i  :………………          


    LAPORAN- PENUGASAN
    No. Pol. : R /        / Lapgas / IX / 2003 / SIPROPAM

    Tentang :
    Adanya      surat     pengaduan     dari     masyarakat     An.   CAHYONO   Alamat                                 Perumnas     Cirebon  yang    melaporkan   bahwa   TOPIK NURJAMAN Anggota                                     Reskrim Polsekta Cirebon Selatan  Timur   Polresta  Cirebon   sebagai      pemakai,          pengedar     dan      pemasok     narkoba     di     kalangan     anak    -  anak      muda.


    I.    PENDAHULUAN.
        A.    Dasar :

            1.    Surat Perintah Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon No. Pol. : Sprint /  174  / IX /
                2003 / SIPROPAM tanggal 5 September 2003.
            2.    Informasi   dari   anggota   Subnit   Paminal   Polda   Jabar   tentang surat
                pengaduan  masyarakat  An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon yang
                melaporkan  BRIPDA TOPIK NURJAMAN anggota Reskrim Polsekta
                Seltim Polresta Cirebon tanggal 5 September 2003.

        B.    Personil :
            1.    BRIPKA WAWAN SETIAWAN NRP 63010720
            2.    BRIPKA ANGRIANA SOMANTRI NRP 64080496
            3.    BRIPKA SUKIRNO NRP 68030206
       
        C.    Waktu :
            Tanggal 6 – 8 September 2003

        D.    Daerah Sasaran :
            Wilayah Hukum Polresta Cirebon.

    II.    TUGAS POKOK

        Melaksanakan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan tentang adanya surat pengaduan masyarakat An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon yang melaporkan bahwa TOPIK NURJAMAN yang bertugas di Reskrim Polsekta Seltim sebagai pemakai, pengedar bahkan pemasok Narkoba di kalangan anak-anak muda.

    III.    RENCANA PELAKSANAAN

        A.    Menerima Perintah dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        B.     Menerima Arahan / APP dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        C.    Menyiapkan sarana dan prasarana yang di butuhkan.
    RAHASIA



    RAHASIA

    IV.    PELAKSANAAN

        A.    Pada   hari   Jumat   tanggal   5 September 2003 sekitar pukul 15.30 WIB anggota
            Subnit Paminal mendapat pengarahan dari Kanit SIPROPAM Polresta Cirebon.
        B.    Pada   hari   Sabtu   tanggal   6   September   2003 jam 08.00 WIB anggota Subnit
            Paminal  melakukan Lidik dan Pulbaket di sekitar Perumnas Kota Cirebon.

    V.    HASIL YANG DICAPAI

        A.    Sehubungan dengan adanya surat pengaduan masyarakat An. CAHYONO alamat
        Perumnas Cirebon  tertanggal 20 Agustus 2003 yang di tujukan kepada Kapolda Jabar IRJENPOL DADANG GARNIDA di Bandung dengan tembusan di antaranya Kapolresta Cirebon, tetapi surat tembusannya tidak ada di Polresta Cirebon melaporkan yang intinya bahwa :

            1.    TOPIK NURJAMAN    yang   bertugas   di Reskrim   Polsekta    Cirebon
                Selatan Timur sebagai pemakai,   pengedar   bahkan pemasok Narkoba di
                kalangan anak-anak muda.
            2.    TOPIK NRJAMAN  memiliki   Rapot  yang sangat jelek sebagai anggota
                Polisi yakni pernah di tahan 2 ( Dua ) kali.
            3.    Sebagai  Tim   Pemeriksa   TOPIK  NURJAMAN   selalu  memeras   dan
                membawa barang bukti ke rumah yang nantinya barang bukti itu dijual.

        B.    Hasil Penyelidikan dan Pengumpulan Bahan Keterangan adalah sebagai berikut :

            1.    Pengirim surat  An. CAHYONO alamat Perumnas Cirebon setelah dicari
                di   sekitar    Perumnas    Burung   dan    Gunung   Kota  Cirebon tidak di
                ketemukan nama    CAHYONO    tersebut karena dalam surat pengaduan
                mencatumkan alamat yang kurang jelas dan lengkap. Surat   tersebut bisa
                di katakan surat Anonim.

            2.    TOPIK NURJAMAN pangkat BRIPDA NRP 78100557,   Seba angkatan
                angkatan   1999 /  2000    di   SPN   Cisarua   Bandung,  setelah lulus dari
                pendidikan  Tahun  2000    langsung   di tempatkan   di bagian  Dalmas  /
                Perintis kurang lebih 1 ( satu )   Tahun pertengahan tahun 2001 di mutasi
                ke   Polsekta  Selatan  Timur bagian Sabhara sampai dengan akhir  tahun
                2001 awal tahun 2002   sampai dengan   sekarang di tempatkan di bagian
                Reskrim  sampai dengan sekarang.
                Dalam melaksanakan dinas di  Polsekta Seltim cukup  baik dan rajin  dan
                berdedikasi   cukup tinggi,    hubungan   dengan teman   sekantor  terjalin
                dengan   harmonis   dan   tidak  pernah ada kles, begitu pula hubungan di
                masyarakat   terjalin   dengan   baik   itu   dapat  di buktikan dengan tidak
                adanya complain atau pengaduan dari masyarakat mengenai tingkah laku
                BRIPDA   TOPIK   NURJAMAN    dalam   kedinasan   maupun    dalam
                pergaulan di masyarakat.


    RAHASIA




    RAHASIA
               


    Mengenai tuduhan pada surat Anonim  yang di tujukan kepada  BRIPDA
                TOPIK NURJAMANsebagai salah satu pemakai, pengedar dan pemasok
                Narkoba   tidak   cukup   bukti ,    karena  dalam  kehidupan    sehari-hari 
                BRIPDA  TOPIK NURJAMAN   biasa-biasa  saja tidak pernah kelihatan
                dan   tidak pernah ada  saksi yang mengetahui   bahwa   BRIPDA TOPIK
                NURJAMAN   suka   mengkomsumsi  narkoba apalagi sebagai pengedar
                maupun pemasok narkoba.
     
    3.    Dalam  surat   pengaduan   di sebutkan    BRIPDA  TOPIK NURJAMAN
                memiliki   Rapot   yang   sangat  jelek  sebagai anggota Polisi dan pernah
                di tahan 2 ( Dua ) kali.
                BRIPDA TOPIK NURJAMN   memang   pernah  di tahan  1 ( Satu ) kali
                di Rutan   Polresta Cirebon,   dalam kasus   penyalahgunaan   wewenag  /
                pungli   terhadap   pengendara   sepeda motor  di mintai uang sebesar Rp.
                17.000,   yang   di lakukan   pada hari Jumat   tanggal 13 Desember 2002
                pukul 11.00 WIB di perempatan Kanggraksan Kota Cirebon,   tertangkap
                tangan oleh   IPDA   TRI dari Puspaminal Dit Propam Polri dalam Opsih
                Ketupat Lilin Lodaya 2002 di jajaran Polda Jabar. Dengan kasus tersebut
                BRIPDA TOPIK NURJAMAN   berdasarkan surat keputusan Kapolresta
                Cirebon   No. Pol. : Skep / 03 / II / 2003 / Prov  tanggal 14 Pebruari 2003
        Mendapat hukuman  berupa penahanan  selama 20 ( Dua puluh ) hari  mulai  tanggal     14 Pebruari s/d 3 Maret 2003 di Rutan Polresta Cirebon.

                             4.    Sebagai pemeriksa di Reskrim  Polsekta Seltim BRIPDA TOPIK NURJAMAN di sebutkan pula ybs selalu memeras, membawa barang bukti ke rumah dan menjualnya ke orang lain.
        Hal itu sebagai tuduhan yang tidak cukup bukti kebenarannya karena BRIPDA TOPIK NURJAMAN sebagai penyidik pembantu di Unit Reskrim Polsekta Seltim melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, tidak pernah ada pengaduan/ complain dari kasus yang di tanganinya, melakukan pemerasan maupun penyalahgunaan wewenang lainnya yang di lakuakan BRIPDA TOPIK NURJAMAN.
        Disebutkan pula ybs selalu membawa barang bukti ke rumah dan menjualnya ke orang lain. Hal itu tidak cukup bukti pula di lakukan oleh BRIPDA TOPIK NURJAMAN karena tidak di temukan adanya orang lain / masyarakat yang membeli barang bukti berupa Ranmor maupun barang-barang lainnya dari BRIPDA TOPIK NURJAMAN karena semua barang bukti di kumpulkan dan tercatat di Polsekta Seltim.







    RAHASIA


           
    RAHASIA


               5.    BRIPDA TOPIK NURJAMAN bertempat tinggal di Jl. Cangkring 1` Gg. Cengkir Kel./Kec. Kejaksan Kota Cirebon, sejak bulan sekitar Juni 2001 sampai dengan sekarang, tinggal di Gg. Cengkir mengontrak sebuah rumah dengan seorang temannya yang sudah beristri yaitu saudara IFANSYAH umur 43 Tahun pekerjaan Wartawan Tempo perwakilan Cirebon, Istrinya bernama Sdri. NURUL umur 30 Tahun pekerjaan Wartawati Tempo Cirebon. BRIPDA TOPIK NURJAMAN tinggal serumah dan kamarnya bersebelahan dengan saudara IFANSYAH serta istrinya, awal bulan juli 2003 BRIPDA TOPIK NURJAMAN Nikah dengan Sdri. YULI umur 22 Tahun tidak bekerja yang berdomisili di Kadugede Kab Kuningan. Sekitar pertengahan Juli 2003 Istrinya di bawa pindah ke Gg. Cengkir Kota Cirebon serumah dengan saudara IFANSYAH dan istrinya, awal bulan Juli 2003 BRIPDA TOPIK NURJAMAN pinjam uang sebesar Rp. 18.000.000 ke Bank BRI Cirebon hal itu di perkuat oleh keterangan BRIGADIR SURYADI Jubar Polresta Cirebon bahwa betul BRIPDA TOPIK NURJAMAN melalui Jubar Polresta Cirebon telah pinjam uang sebesar Rp. 18.000.000 ke Bank BRI Cirebon.
    Uang sebesar Rp. 18.000.000 tersebut oleh BRIPDA TOPIK NURJAMAN di belikan alat-alat rumah tangga di antaranya seperti meja, kursi,  lemari dsb lalu di tempatkan di rumah kontrakkan tersebut serta membeli 1 ( Satu ) Unit sepeda motor Honda Supra untuk keperluan Dinas ke kantor sehari-hari. Setelah BRIPDA TOPIK  NURJAMAN dan istrinya mempunyai alat-alat rumah tangga dan satu unit sepeda motor  tanpa alasan yang jelas istri Sdra. IFANSYAH yang bernama Sdri.NURUL bertengkar mulut dengan Sdri. YULI istrinya BRIPDA TOPIK NURJAMAN dan sampai dengan sekarang masih belum tegur sapa / akur meskipun serumah.
    Mengenai surat Anonim yang melaporkan BRIPDA TOPIK NURJAMAN tidak tertutup kemungkinan yang membuat surat tersebut adalah Sdra. IFANSYAH dan istrinya karena merasa cemburu sosial melihat keadaan BRIPDA TOPIK NURJAMAN dan istrinya sekarang, sedangkan keadaan kelengkapan alat-alat rumah tangga Sdra. IFANSYAH dan istrinya lebih sederhana di bandingkan dengan kepunyaan BRIPDA TOPIK NURJAMAN.

    VI.    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

         A.    Yang Menghambat :
        Untuk mengetahui kejelasan siapa yang membuat surat Anonim tersebut, di lapangan di rasakan mendapat kesulitan sehubungan obyek penyelidikan berbentuk surat Anonim.



    RAHASIA




    RAHASIA

        B.    Yang Menguntungkan :
            1.    Pemberian APP Kanit SIPROPAM cukup jelas.
            2.    Dedikasi anggota cukup baik.
            3.    Cuaca di lokasi cukup cerah.

    VII.    KESIMPULAN

    A.    Dari hasil penyelidikan tersebut di atas dapat di simpulkan bahwa surat Anonim yang di kirim oleh  An. CAHYONO yang mengadukan bahwa BRIPDA TOPIK NURJAMAN sebagai pemakai, pengedar, pemasok narkoba dan suka memeras serta membawa barang bukti lalu di jual ke orang lain adalah tidak benar dan tidak cukup bukti.
    B.    Munculnya surat Anonim tersebut di duga dari Sdra. IFANSYAH dan istrinya karena merasa cemburu sosial kepada BRIPDA TOPIK NURJAMAN.

    VIII.    PENUTUP       

    Demikian Laporan Penugasan ini di buat sebagai bahan masukan kepada Pimpinan untuk menentukan lanhkah lebih lanjut.



                                    Cirebon,  09  September  2003
                                BA SUBNIT PAMINAL





                                WAWAN SETIAWAN
                                BRIPKA NRP 63010720










                                                   




    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                        DAERAH JAWA BARAT
                       RESORT KOTA CIREBON
         Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124                                         Cirebon,         Maret     2004                         

    No.Pol        :  R  /        / III /  2004  /  Paminal
    Klasifikasi    :  Rahasia
    Lampiran    :   Satu Bendel
    Perihal        :  Laporan hasil Penelusuran Mental
                                 Kepribadian para  calon  Anggota Polri.                                                         
               Gel satu  Th. Ajaran 2004.                Kepada
                                   
    Yth.     KEPALA KEPOLISIAN                 WILAYAH CIREBON           
                                                di

                                        Cirebon
                                       


                        1.      Rujukan  Surat Telegram dari Kapolwil Cirebon No.Pol :  STR /276/II/ 2004 , tanggal  11 Pebruari 2004 tentang penelusuran mental kepribadian para calon Anggota Polri Gel   I   TA  Th   2004 .

                        2.    Sehubungan hal  tersebut diatas, Unit Paminal Polresta Cirebon telah melakukan penelusuran mental kepribadian para calon Anggota Polri Gel I   TA 2004, yang mendaptarkan diri pada sub Panda Polwil Cirebon yang berdomisili di Wil Hukum Polresta Cirebon.
                   
                        3.        Bahwa para calon Anggota Polri yang mendaptarkan diri pada sub panda Polwil Cirebon Gel I  Th  Ajaran 2004, yang berdomisili di wilayah hukum Polresta Cirebon,berjumlah lima calon Anggota Polri ( daptar nama – nama calon Anggota Polri dan hasil penelusuran terlampir.)

                        4.        Demikian untuk menjadi periksa.
               


                                                                    KEPALA KEPOLISIAN RESORT KOTA CIREBON
                                                                                                    
     


                                                                                                   Drs.  SISWANDI
    Tembusan :                                              AJUN  KOMISARIS BESAR  POLISI NRP 59070990                       
    1. Kapolda Jabar.
    2. Irwasda Jabar.
    3. Karo pers Polda Jabar.
    4. Kabid Propam Polda Jabar.
    5. Kabagbin Polwil Cirebon.

















































































































































  • Data HTCK Sat Lantas Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:35:24)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    DAERAH JAWA BARAT
    RESOR CIREBON KOTA
     





    HUBUNGAN TATA CARA KERJA (HTCK)
    SATUAN LALU LINTAS POLRES CIREBON KOTA


    I.    TUGAS, FUNGSI DAN KEGIATAN

    1.    Tugas
    Menyelenggarakan dan Membina fungsi lalu lintas Kepolisian, yang meliputi Penjagaan, Pengaturan, Pengawalan dan Patroli, Pendidikan Masyarakat dan rekayasa Lalulintas, Registrasi dan Identifikasi pengemudi / Kendaraan Bermotor, Penyidikan Kecelakaan Lalu lintas dan Penegakan Hukum dibidang Lalu Lintas guna memlihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalu lintas.

    2.    Fungsi
    a.    Penyelenggaraan dan Pembinaan fungsi Lalu lintas Kepolisian.
    b.    Penyelenggraan Turjawali Lantas.
    c.    Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa lalu lintas.
    d.    Penyelenggaraan Registrasi dan identipikasi Pengemudi / kendaraan bermotor.
    e.    Penyidikan Laka Lantas dan penegakan Hukum dibidang lalu lintas.
    f.    Pemeliharaan Kamseltibcarlantas

    3.    Kegiatan
    a.    Kaur Bin Ops Lantas
    1)    Melaksanakan Pembinaan manajemen Opsnal dan Pelatihan.
    2)    Melaksanakan Anev.
    3)    Pengelolaan Teknologi Informasi dan dokumentasi lalu lintas.

    b.    Kaur Mintu
    1)    Membuat Rencana Kegiatan.
    2)    Melaksanakan Manajemen Personil, Sarpras dan Kinerja.
    3)    Melaksanakan Pelayanan Ketatausahaan dan urusan dalam dalam lingkungan Lantas.
    4)    Mengolah dan Menyajikan Data dibidang Lalu Lintas.
    5)    Membuat Laporan Rutin Kegiatan Lalu Lintas.

    c.    Unit Turjawali
    1)    Melaksanakan Penegakan hukum dan tata tertib lalu lintas
    2)    Melaksanakan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Lalu lintas.
    3)    Membina dan menyelenggarakan tata tertib Lalu lintas dan Angkutan Jalan.
    4)    Membina dan Menyelenggarakan Penanganan Pelanggaran Lalu lintas.

    d.    Unit Dikyasa
    1)    Membina dan melaksanakan Kerjasama lintas Sektoral.
    2)    Melaksanakan Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa Lantas.
    3)    Pembinaan Rekayasa dibidang Lalu lintas.
    4)    Melaksanakan Koordinasi Lintas Sektoral dalam Pembinaan dan Rekayasa Sarana Angkutan.

    e.    Unit Reg Ident
    1)    Menyelenggarakan dan Membina Pelaksanaan Reg Ident Kendaraan Bermotor.
    2)    Pembinaan Pelaksanaan Reg Ident SIM, STNK dan BPKB.

    f.    Unit Laka
    1)    Menyelenggarakan Pembinaan dan Penanganan Laka Lantas.
    2)    Melaksanakan TP TKP Laka Lantas.
    3)    Melaksanakan Penyidikan Laka Lantas.
    4)    Mengajukan Berkas Perkara Laka Lantas ke Pengadilan
    5)    Koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).


    II.    POKOK-POKOK HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA

    1.    Hubungan Vertikal
    a.    Kasat Lantas dengan Kapolres.
    1)    Hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis menerima perintah / laporan.
    2)    Menerima arahan kebijakan Strategis, terutama bidang Operasional untuk disusun dan dituangkan dalam program Kerja Sat Lantas.
    3)    Menerima petunjuk, arahanan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan Sat Lantas, memberikan petunjuk tentang perumusan/pengembangan sistem dan metode serta pemantauan dan supervisi staf untuk dijadikan bahan  dalam menentukan Kebijakan lebih lanjut

    b.    Kapolres dengan Kasat Lantas
    1)    Hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis   perintah.
    2)    Memberikan arahan Kebijakan Strategis, terutama bidang Operasional Lalu Lintas untuk disusun dan dituangkan dalam Program Kerja Satuan Lalu Lintas.
    3)    Memberikan petunjuk, arahanan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan Satuan Lalu Lintas.
    4)    Menerima Gelar Perkara yang diselenggarakan Satuan Lalu Lintas terutama perkara menonjol dan mendapatkan perhatian baik dari pemerintah maupun masyarakat.
    5)    Menerima laporan pelaksanaan tugas Satuan Lalu Lintas.

    c.    Kasat Lantas dengan Waka Polres.
    1)    Hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis menerima perintah / laporan.
    2)    Menerima petunjuk, arahanan dan perintah dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian.
    3)    Mengajukan Rencana kegiatan Sat Lantas untuk dirumuskan dan dimasukan dalam rencana kerja Polres.
    4)    Memberikan laporan pelaksanaan tugas Satuan lallu lintas.

    d.     Waka Polres dengan Kasat Lantas.
    1)    Hubungan bersifat vertikal dan bentuk hubungan adalah garis perintah.
    2)    Melaksanakan pengawasan dan pembinaan Personel terhadap Sat Lantas dalam pelaksanaan tugasnya baik bidang administrasi maupun operasional lalu lintas.
    3)    Memberikan petunjuk, arahanan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan Satuan Lalu Lintas.
    4)    Menerima Gelar Perkara yang diselenggarakan Satuan Lalu Lintas  terutama perkara menonjol dan mendapatkan perhatian baik dari pemerintah maupun masyarakat dan dilaporkan kepada Kapolres.
    5)    Menerima laporan pelaksanaan tugas Satuan Lalu Lintas  dan dilaporkan hasilnya kepada Kapolres.

    2.    Hubungan Horizontal
    a)    Kasat Lantas dengan Kasat Intelkam.
    1)    Hubungan bersifat horizontal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    2)    Memberikan kirka Intel dalam rangka penyiapan Rencana Operasi Kepolisian.
    3)    Memberikan Kirpat (Perkiraan Cepat) untuk menindak lanjuti dengan tindakan-tindakan cepat dalam dinamika Operasi.
    4)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyiapan Program Kerja dibidang Operasional.
    5)    Melaksanakan kerjasama dalam penyampaian informasi masalah Operasional.

    b)    Kasat Intelkam dengan Kasat Lantas.
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis Koordinasi.
    2)    Memberikan Kirka Intel dalam rangka penyiapan Rencana Operasi Kepolisian.
    3)    Memberikan Kirpat ( Perkiraan Cepat ) untuk menindak lanjuti dengan tindakan-tindakan cepat dalam dinamika operasi.
    4)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyiapan program kerja dibidang Operasional
    5)    Melaksanakan kerjasama dalam penyampaian informasi masalah operasional.

    c)     Kasat Lantas dengan Kasat Reskrim
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Kerjasama dan Koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas Operasional yang berkaitan dengan tugas Reskrim.
    3)    Melaksanakan Kerjasama dalam rangka meminta pemeriksaan Laboratorium Forensik.
    4)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugas Operasi Kepolisian gabungan.
    5)    Kerjasama bidang identifikasi.
    6)    Kerjasama penanggulangan tindak pidana.

    d)    Kasat Reskrim dengan Kasat lantas.
    1)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Kerjasama dan koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas Operasional yang berkaitan dengan tugas Reskrim.
    3)    Melaksanakan Kerjasama dalam rangka meminta pemeriksaan Laboratorium Forensik.
    4)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugas Operasi KePolisian gabungan.
    5)    Kerjasama bidang identifikasi.
    6)    Kerjasama penanggulangan tindak pidana.

    e)    Kasat Lantas dengan Kasat Sabhara.
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Melaksanakan kerjasama dan Koordinasi dalam rangka penyusunan rencana Operasi Kepolisian.
    3)    Melaksanakan kerjasama dalam pengawasan pelaksanaan Operasional.

    f)    Kasat Sabhara dengan Kasat lantas.
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Melaksanakan kegiatan rutin dalam rangka membantu tugas pengaturan lalu lintas.
    3)    Penyiapan Personel untuk kegiatan-kegiatan operasi lantas Polres.

    g)    Kasat Lantas dengan Kasat Binmas.
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Bekerja sama dan Koordinasi dalam menyiapkan tenaga pelatihan.
    3)    Berkoordinasi dalam menyiapkan bantuan personel untuk kegiatan operasional Sat Lantas Polres Sumedang.
    4)    Koordinasi dalam Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dalam rangka memberdayakan upaya pencegahan Masyarakat terhadap Kejahatan.
    5)    Koordinasi dalam rangka menjalin kerjasama dengan Dinas Instansi Pemerintah / lembaga / Organisasi masyarakat.


    h)    Kasat Binmas dengan Kasat Lantas.
    1)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    2)    Menyiapkan Personel Sat Binmas dalam mendukung pelaksanaan tugas Sat Lantas di bidang Operasional maupun pelatihan yang dilaksanakan oleh Sat Lantas.
    3)    Berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas Operasi Kepolisian Gabungan.

    i)    Kasat Lantas dengan Kasat Narkoba.
    a)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Kerjasama dan Koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas Operasional yang berkaitan dengan tugas Sat Narkoba.
    c)    Melaksanakan Kerjasama dan Koordinasi dalam rangka meminta pemeriksaan Laboratorium Forensik.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugas Operasi Kepolisian gabungan.
    e)    Kerjasama bidang identifikasi.
    f)    Kerjasama penanggulangan tindak pidana Narkoba.

    j)    Kasat Narkoba dengan Kasat lantas.
    a)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Kerjasama dan koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas Operasional yang berkaitan dengan tugas Sat narkoba.
    c)    Melaksanakan Kerjasama dalam rangka meminta pemeriksaan Laboratorium Forensik.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugas Operasi Kepolisian gabungan.
    e)    Kerjasama bidang identifikasi.
    f)    Kerjasama penanggulangan tindak pidana Narkoba.

    k)    Kasat Lantas dengan Kasat Tahti.
    a)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Koordinasi dan Kerjasama dalam Pelayanan Perawatan dan Kesehatan Tahanan.
    c)    Kerjasama dalam bidang Pembinaan Jasmana dan Rohani Tahanan.
    d)    Koordinasi dalam Pemeliharaan dan Penyimpanan Barang Bukti.

    l)    Kasat Tahti dengan Kasat lantas.
    a)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Koordinasi dan Kerjasama dalam Pelayanan Perawatan dan Kesehatan Tahanan.
    c)    Kerjasama dalam bidang Pembinaan Jasmana dan Rohani Tahanan.
    d)    Koordinasi dalam Pendataan dan Inventarisasi Barang Bukti.

    m)    Kasat Lantas dengan KASPKT.
    a)    Hubungan bersifat Horizontal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Bersama-sama dengan SPKT memonitor giat masyarakat yang mengundang kemacetan lalu lintas.
    c)    Menerima Laporan dari SPKT apabila terjadi Laka Lantas.

    n)    KASPKT dengan Kasat Lantas.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Berkoordinasi masalah kemacetan lalu lintas.
    c)    Melaporkan dari apabila terjadi Laka Lantas.

    3.    Hubungan Diagonal
    1)    Kasat Lantas dengan Kabag Ops.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    c)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyusunan rencana Operasil Kepolisian.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam pengawasan pelaksanaan Operasi Kepolisian.

    2)    Kabag Ops dengan Kasat Lantas.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Melaksanakan Kerjasama dalam rangka penyusunan rencana Operasional Kepolisian.
    c)    Melaksanakan Kerjasama dalam pengawasan pelaksanaan Operasional Kepolisian.

    3)    Kasat Lantas dengan Kabag Sumda.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Mengajukan usulan pengisian Jabatan kepada Bag Sumda, baik dengan menyebutkan nama calon pejabat atau tidak menyebutkan nama termasuk usulan mutasi, sesuai ketentuan yang ada dengan tidak mengabaikan kebijakan/keputusan Kapolres.
    c)    Mengajukan dan merekomendasi calon peserta didik dari Sat Sabhara kepada Bag Sumda termasuk pendidikan pengembangan yang ada.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pembinaan personel yang menyangkut profesi, jiwa korsa dan disiplin serta urusan administrasi personel dan karier.
    e)    Secara terus menerus menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan komuniti Min Pers, sesuai bidang tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, terutama menyangkut UKP, UKG, Tanda Penghargaan bagi personel.
    f)    Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dalam rangka penyusunan rencana pengembangan kekuatan personel dalam lingkungan Sat Lantas.
    g)    Melaksanakan kerjasama dengan Subbag Log Bag Sumda dalam rangka penyiapan kegiatan Operasi Kepolisian.
    h)    Melaksanakan kerjasama penyelenggaraan tugas fungsi teknis logistik dilingkungan Sat Lantas.

    4)    Kabag Sumda dengan Kasat Lantas.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pembinaan personel yang menyangkut Profesi, Jiwa Korsa dan Disiplin serta urusan administrasi personel dan karier.
    c)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka pemanggilan personel yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerjasama.
    d)    Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dalam rangka penyusunan rencana pengembangan kekuatan personel dalam lingkungan Sat Lantas.
     e)    Menerima usulan UKP, UKG, penempatan personel/pejabat dilingkungan Fungsi Sat Lantas.

    5)    Kasat Lantas dengan Kabag Ren.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Berkoordinasi dalam pemberian Masukan untuk penyusunan Dokumen Perencenaan (Renstra, Renja, RKA-KL dan Dipa, Penetapan Kinerja serta Lakip).
    c)    Berkoordinasi dalam Penyusunan Rencana Kegiatan Polres yang akan dan sedang dilaksanakan.

    6)    Kabag Ren dengan Kasat Lantas.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan Koordinasi dan menghinpun data-data untuk dokumen Perencanaan.
    c)    Melakukan Koordinasi dalam Penyusunan Rencana Kebutuhan Anggaran Sat Lantas.

    7)    Kasat Lantas dengan Ka Si Umum.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Memberikan masukan mengenai perumusan / pengembangan, petunjuk pelaksanaan / petunjuk administrasi di bidang tugasnya.
    c)    Memberikan masukan pengawasan dan pengarahanan atas terapan pelaksanaan/petunjuk administrasi di bidang tugasnya.
    d)    Berkoordinasi dalam penyelenggaraan urusan administrasi umum, tata naskah serta reproduksi dan distribusi.
    e)    Berkoordinasi dalam tata cara urusan arsip yang meliputi pemeriksaan dan klasifikasi serta pemeliharaan dan penyimpanan.

    8)    Kasi Umum dengan Kasat Lantas
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Memberikan masukan mengenai perumusan / pengembangan, petunjuk pelaksanaan / petunjuk administrasi di bidang tugasnya.
    c)    Memberikan masukan pengawasan dan pengarahanan atas terapan pelaksanaan / petunjuk administrasi dibidang tugasnya.
    d)    Berkoordinasi dalam penyelenggaraan urusan administrasi umum, tata naskah serta reproduksi dan distribusi.
    e)    Berkoordinasi dalam tata cara urusan arsip meliputi pemeriksaan dan klasifikasi serta pemeliharaan dan penyimpanan.

    9)    Kasat Lantas dengan Kasi Propam
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan pembinaan kemampuan profesi yang berkait dengan bidang tugas operasional.
    c)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan Operasi bersih guna monitor pelaksanaan tugas operasi Kepolisian.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penegakan disiplin di lingkungan Sat Lantas.

    10)    Kasi Propam dengan Kasat Lantas
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan pembinaan kemampuan profesi yang berkait dengan bidang tugas operasional.
    c)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan Operasi bersih guna monitor pelaksanaan tugas operasi Kepolisian.
    d)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penegakan disiplin di lingkungan Sat Lantas.

    11)    Kasat Lantas dengan Kasi TI Pol.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan kerjasama dalam bidang komunikasi dan informasi untuk kelancaran tugas lalu lintas.
    c)    Melaksanakan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan Operasi Kepolisian.

    12)    Kasat Lantas dengan Kasi Keuangan.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka penyalururan dana untuk kegiatan operasional Sat Lantas.
    c)    Mengusulan tunjab untuk Putor SSB.
    d)    Berkoordinasi dalam pembuatan Perwabku.

    13)    Kasi Keuangan dengan Kasat Lantas
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Berkoordinasi dalam rangka penyalururan dana untuk kegiatan operasional Sat Lantas.
    c)    Menerima usulan dan memproses tunjab untuk Putor SSB.
    d)    Berkoordinasi dalam pembuatan Perwabku.

    14)    Kasat Lantas dengan Kasi Was
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan Kerjasama dalam Pelaksanaan dan Penjabaran Kebijakan Pimpinan.
    c)    Melaksanakan Koordinasi dalam Menghadapi Wasrik baik yang bersifat rutin maupun tidak terprogram, meliputi Wasrik Khusus dan Verifikasi.
    d)    koordinasi dan kerjasama dalam Menindaklanjuti temuan Wasrik
    .
    15)    Kasi Was dengan Kasat Lantas.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
    b)    Melaksanakan Koordinasi dalam Menghadapi Wasrik rutin maupun Wasrik Khusus dan Verifikasi.
    c)    mengkompulir Tindak Lanjut Temuan Wasrik.

    16)    Kasat Lantas dengan Kapolsek Jajaran.
    a)    Hubungan bersifat diagonal dan bentuk hubungan adalah garis koordinasi.
    b)    Membantu proses penyidikan laka lantas yang terjadi di wilayah Polsek.
    c)    Memberikan pelatihan fungsi teknis lantas untuk diterapkan di wilayah Polsek.

    4.    Hubungan Lintas Sektoral Kasat Lantas.
    1)    Memberikan bantuan Pengawalan terhadap instansi lain.
    2)    Berkoordinasi dengan Dishub/DLLAJ setempat dalam rangka penataan rambu-rambu, Traffic Light (TL), Marka Jalan, Ijin Trayek, Isi kendaraan dan lain-lain, dalam rangka operasi lalu lintas.
    3)    Berkoordinasi dengan Dinas P&K dalam hal penyelenggaraan pendidikan PK, penyuluhan dibidang lalu lintas, pelanggaran (Tilang) dan lain-lain.
    4)    Berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri dalam hal mengadili kasus-kasus kecelakaan lalu lintas.
    5)    Saling tukar saran dan informasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengenai pembuatan/perbaikan jalan, jembatan penyebrangan dan lain-lain.
    6)    Bekerjasama dengan Kamtib Pemda tentang kerjasama tugas/saran penertiban pedagang kaki lima, bengkel liar, becak, penegakkan peraturan daerah yang berlaku termasuk penertiban lokasi parkir.
    7)    Berkoordinasi dengan Instansi PLN, Telkom dan PLN mengenai pemasangan Kabel, Tiang Listrik, pemasangan pipa saluran air,
    8)    Bekerjasama dengan Dispenda dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tentang pajak kendaraan bermotor.
    9)    Bekerjasama dengan Instansi TNI lainnya yang tergabung Skogab untuk membantu operasi KePolisian bidang lalu lintas.



    Cirebon,     Oktober  2010
    KEPALA SATUAN LALU LINTAS




    K  U  R  N  I  A
    AJUN KOMISARIS POLISI NRP 66120314

  • HTCK Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Tahun 2011 (Jumat, 11 Maret 2011 @ 14:32:13)

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
                   DAERAH JAWA BARAT
                       RESOR CIREBON KOTA
              Jl. Veteran No. 5 Kota Cirebon 45124



    HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA
    DI LINGKUNGAN POLRES DAN POLSEK


    BAB I
    PENDAHULUAN


    1.    Umum
    2.    Dasar
    3.    Maksud dan Tujuan
    4.    Ruang Lingkup
    5.    Tata Urut
    6.    Pengertian

    BAB II
    TUGAS POKOK, FUNGSI DAN KEGIATAN

    7.    Tugas Pokok dan Fungsi , serta kegiatan Seksi
    a.    Bidang Pengawasan
    1)    Tugas : Menyelenggarakan, memonitoring dan pengawasan umum baik secara rutin maupun insidentil dalam melaksanakan kebijakan pimpinan oleh semua unit kerja khususnya dalam proses perencanaan, pelaksanaan pencapaian rencana kerja, termasuk bidang materil, fasilitas dan jasa serta mamberikan saran tindak terhadap penyimpangan yang ditemukan.

    2)    Fungsi
    a)    Pelaksanaan monitoring secara rutin maupun insidentil;
    b)    Pelaksanaan pencapaian rencana kerja;
    c)    Pemberian saran terhadap penyimpangan yang ditemukan;
    d)    Penyusunan administrasi umum.

    3)    Kegiatan
    a)    Melaksanakan supervisi
    b)    Melaksanakan verifikasi
    c)    Menelaah laporan kegiatan fungsi
    d)    Melaksanakan pengkajian masalah yang dilaporkan

    b.    Bidang Propam
    1)    Tugas :
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    c.    Bidang Keungan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    d.    Bidang Umum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    4)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    e.    Bidang Tehnik informatika
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    ......


    8.    Tugas pokok dan fungsi serta kegiatan Bagian
    a.    Bidang operasi
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .......
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Binops
    (1)    ......
    (2)    ......
    b)    Subbag Dalops
    (1)    ......
    (2)    ......
    c)    Subag Humas
    (1)    .....
    (2)    .....


    b.    Bidang Perencanaan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ........
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Progar
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Subbag Dalgar
    (1)    .....
    (2)    .....

    c.    Bidang sumber daya
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Subbag Pers
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Subbag Sarpras
    (1)    .....
    (2)    ......
    c)    Subbag Hukum
    (1)    ......
    (2)    ......
    d.    Bidang Sentra pelayanan Kepolisian Terpadu
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ........
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    ..........
    b)    ...........


    9.    Tugas pokok dan fungsi serta kegiatan Satuan
    a.    Bidang Intelejen
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .......
    b)    .......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    ....
    (2)    ....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit I
    (1)    .....
    (2)    ....
    d)    Unit II
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit III
    (1)    .....
    (2)    .....
    f)    Unit IV
    (1)    .....
    (2)    .....
    g)    Unit V
    (1)    .....
    (2)    .....
    h)    Unit VI
    (1)    .....
    (2)    .....

    b.    Bidang penyelidikan dan penyidikan
    1)    Tugas
    Pemeliharaan dan ketertiban masyarakat penegak hukum dan pemberian perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta tugas-tugas polri lain dalam wilayah hukum sesuai ketentuan hukum dan serta kebijakan yang berlaku dalam organisasi Polri yang dapat dipertanggungjawabkan.
    2)    Fungsi
    a)    Fungsi Identifikasi
    b)    Fungsi Laboratorium Forensik Lapangan dalam rangka penegakan hukum serta pembinaan, koordinasi dan pengawasan sidik PPNS.
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    Melaksanakan pembinaan Sat Reskrim melalui analisis dan gelar perkara beserta penanganannya.
    (2)    Mempelajari dan mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas lidik dan sidik.
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    Memeberikan bantuan secara umum yang berhubungan dengan tugas-tugas administrasi yang meliputi penerimaan / pengiriman surat-surat dinas dan naskah-naskah dinas lainnya daam buku agenda.
    (2)    Pengarsipan berkas perkara dan mengadministrasian kegiatan lidik sidik.

    c)    Urusan Identifikasi
    (1)    Memberikan Bantuan Teknis ke Fungsi Reskrim, Polsek Jajaran dalam olah TKP, dan pelayanan masyarakat dalam pengumpulan data sidik jari umum dan potografi kepolisian.
    d)    Unit I
    (1)    Kanit Sat Reskrim atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kepada Kasat Reskrim.
    (2)    Melaksanakan secara bulat fungsi penyidikan suatu perkara yang ditanganinya sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku.
    e)    Unit II
    (1)    Kanit Sat Reskrim atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kepada Kasat Reskrim.
    (2)    Melaksnakan secara bulat fungsi penyidikan suatu perkara yang ditanganinya sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku.
    d)    Unit III
    (1)    Kanit Sat Reskrim atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kepada Kasat Reskrim.
    (2)    Melaksnakan secara bulat fungsi penyidikan suatu perkara yang ditanganinya sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku.
        e)    Unit IV
    (1)    Kanit Sat Reskrim atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kepada Kasat Reskrim.
    (2)    Melaksnakan secara bulat fungsi penyidikan suatu perkara yang ditanganinya sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku.


    c.    Bidang penyelidikan dan penyidikan Narkoba
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    c)    Unit I
    (1)    ....
    (2)    .....
    d)    Unit II
    (1)    .....
    (2)    .....

    d.    Bidang Pembinaan Masyarakat
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Binpolmas
    (1)    .....
    (2)    ......
    d)    Unit Bintibmas
    (1)    ......
    (2)    ......
    e)    Unit Binkamsa
    (1)    ......
    (2)    .....


    e.    Bidang Sabhara
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    ......
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Turjawali
    (1)    ......
    (2)    ......
    d)    Unit Pam Obvit
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit Dalmas
    (1)    .....
    (2)    .....

    f.    Bidang Lalu Lintas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Dikyasa
    (1)    ......
    (2)    ......
    d)    Unit Turjawali
    (1)    ......
    (2)    ......
    e)    Unit Regident
    (1)    .....
    (2)    .....
    f)    Unit Laka
    (1)    ......
    (2)    ......

    g.    Bidang Polair
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    ......
    b)    ......
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan pembinaan operasi
    (1)    .....
    (2)    ......
    b)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Patroli
    (1)    .....
    (2)    .....
    (3)    .....
    d)    Unit Penegakan hukum
    (1)    .....
    (2)    .....
    e)    Unit Kapal
    (1)    ......
    (2)    ......

    h.    Bidang Tahanan dan Barang Bukti
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    .....
    (2)    .....
    b)    Unit Perawatan Tahanan
    (1)    .....
    (2)    .....
    c)    Unit Barang Bukti
    (1)    .....
    (2)    .....

    10.    Tugas Pokok dan fungsi serta kegiatan Polsek
    a.    Bidang Provos
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    .....
    3)    Kegiatan
    a)    .....
    b)    .....

    b.    Bidang Umum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    c.    Bidang Hukum
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    d.    Bidang Humas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    e.    Bidang Sentra pelayanan
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    f.    Bidang Intelejen
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    g.    Bidang penyelidikan dan penyidikan
    1)    Tugas
    Pemeliharaan dan ketertiban masyarakat penegak hukum dan pemberian perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta tugas-tugas polri lain dalam wilayah hukum sesuai ketentuan hukum dan serta kebijakan yang berlaku dalam organisasi Polri yang dapat dipertanggungjawabkan
    2)    Fungsi
    a.    Fungsi Identifikasi
    b.    Fungsi Laboratorium Forensik Lapangan dalam rangka penegakan hukum serta pembinaan, koordinasi dan pengawasan sidik PPNS.
    3)    Kegiatan
    a.    Urusan pembinaan operasi
    b.    Melaksanakan pembinaan Sat Reskrim melalui analisis dan gelar perkara beserta penanganannya.
    c.    Mempelajari dan mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas lidik dan sidik.
    d.    Urusan administrasi dan tata usaha
    (1)    Memberikan bantuan secara umum yang berhubungan dengan tugas-tugas administrasi yang meliputi penerimaan / pengiriman surat-surat dinas dan naskah-naskah dinas lainnya dalam buku agenda.
    (2)    Pengarsipan berkas perkara dan mengadministrasian kegiatan lidik sidik.
    h.    Bidang Binmas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    i.    Bidang Sabhara
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    j.    Bidang Lantas
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......

    k.    Bidang Polair
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......


    l.    Bidang Polsubsektor
    1)    Tugas
    2)    Fungsi
    a)    .....
    b)    ....
    3)    Kegiatan
    a)    ......
    b)    ......



    BAB III
    POKOK-POKOK HUBUNGAN DAN TATA CARA KERJA

    11.    Kegiatan Pengawasan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan Kasie Pengawasan dengan Kapolres
    a)    Menerima perintah
    b)    Menerima arahan, kebijakan, strategi bidang pegawasan umum untuk disusun dan dituangkan dalam program kerja seksi pengawasan;
    c)    Menerima  petunjuk, arahan dan perintah lainnya untuk dilaksanakan kasie pengawasan;
    d)    Melaporkan produk-produk yang dihasilkan oleh kasie pengawasan.

    2)    Hubungan Kapolres dengan Kasie Pengawasan
    a)    Memberikan perintah kepada kasie pengawasan tentang kinerja sie was;
    b)    Memberikan arahan kepada kasie was tentang pengawasan

    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan Kasie Pengawasan dengan Kabag/Kasat dan Kasie
    a)    Melakukan koordinasi

    2)    Hubungan Kabag/Kasat/Kasie dengan Kasie Pengawasan
    a)    Melakukan koordinasi

    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    a)   
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral

    12.    Kegiatan Profesi dan Pengamanan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    13.    Kegiatan Keuangan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    14.    Kegiatan Umum
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    15.    Kegiatan Operasi
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan


    16.    Kegiatan Perencanaan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    17.    Kegiatan Sumber daya
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    18.    Kegiatan Sentra pelayanan Kepolisian
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    19.    Kegiatan Intelejen
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    20.    Kegiatan penyelidikan dan penyidikan
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan vertical ke atas :
    -    Menerima dan melaksanakan perintah kebijakan pimpinan.
    -    Melaporkan hasil lidik dan sidik.
    -    Melaksanakan koordinasi Operasi Kewilayahan dan mandiri.

    2)    Hubungan vertical ke bawah
    -    Memberikan saran dan pendapat kepada kanit dan anggota.
    -    Memberikan bimbingan teknis kepada pelaksanaan fungsi Reskrim.

    3)    Hubungan Vertikal ke Samping
    -    Memberikan bimbingan teknis pada pelaksanaan fungsi Reskrim.

    b.    Hubungan Horizontal
    1).    Hubungan, berkoordinasi dalam pelaksanaan gelar perkara yang menonjol untuk mendapatkan saran dan pendapat.

    2).    Hubungan, Mengadakan koordinasi guna memperoleh masukan referensi aktua; terutama yang berhubungan dengan permasalah fungsi Reskrim.

    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan, menerima usulan pengisian jabatan, kenaikan pangkat yang berkaitan dengan pembinaan personil.

    2)    Hubungan, menerima usulan calon peserta didik dalam seleksi pendidikan dan pengembangan pendidikan kejuruan.

    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan dengan instansi lain / Kejaksaan
    -    Koordinasi tentang kasus yang ditangani setelah SPDP dikirim.
    -    Permintasan perpanjangan penahanan tersangka.
    -    Pengiriman berkas perkara / tersangka dan barang bukti.
    -    Pemberitahuan penghentian penyidikan.

    2)    Hubungan dengan instansi lain / Pengadilan Negeri
    -    Permintaan Ijin Sita.
    -    Permintaan ijin gledah rumah/gudang.
    -    Koordinasi putusan pengadilan / vonis.

    3)    Hubungan dengan instansi lain / Rutan
    -    Penitipan tersangka yang sedang dalam proses penyidikan.
    -    Koordinasi adanya napi yang bebas.

    4)    Hubungan dengan instansi lain / korwas PPNS.
        -    Hubungan kerja secara fungsional untuk mewujudkan koordinasi integrasi dan sinkronisasi dalam penyidikan tindak pidana tertentu.
        -    membantu jalannya penyidikan ppns untukmemberikan lapju
        -    menerima penyerahan bap dari ppns untuk dilngsungkan ke PU.
        -    Memberikan laporan pada atasan baik diminta maupun tidak.

    5)    Hubungan dengan instansi lain / Rumah sakit
        -    Koordinasi Visum Et Revertum / mayat otopsi / bedah mayat.

    21.    Kegiatan penyelidikan dan Penyidikan Narkoba
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    22.    Kegiatan Pembinaan masyarakat
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    23.    Kegiatan Lalulintas
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    24.    Kegiatan Polair
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    25.    Kegiatan tahanan dan Barang Bukti
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    26.    Kegiatan Tehnik informatika
    a.    Hubungan Vertikal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    b.    Hubungan Horizontal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    c.    Hubungan Diagonal
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan
    d.    Hubungan Lintas Sektoral
    1)    Hubungan
    2)    Hubungan

    27.    Kegiatan Polsek
    a.    Bidang Provos
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    b.    Bidang Umum
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    c.    Bidang Hukum
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    d.    Bidang Humas
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    e.    Bidang Sentra Pelayanan Kepolisian
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan


    f.    Bidang Intelejen
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    g.    Bidang Penyelidikan dan penyidikan
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    h.    Bidang pembinaan masyarakat
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    i.    Bidang Sabhara
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan


    j.    Bidang Lalulintas
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan

    k.    Bidang Polair
    1)    Hubungan Vertikal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    2)    Hubungan Horizontal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    3)    Hubungan Diagonal
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan
    4)    Hubungan Lintas Sektoral
    a)    Hubungan
    b)    Hubungan



    BAB IV
    PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

    BAB V
    PENUTUP

    Ditetapkan di :
    Pada tanggal :
    KEPALA KEPOLISIAN RESOR ........





Home