SITUS INI SEDANG DALAM REVITALISASI. KAMI AKAN TAYANG SEMPURNA PADA 1 SEPTEMBER 2015
UNTUK SEMENTARA BISA MENGUNJUNGI HUMAS POLRI
Untitled Document
WOWSlider generated by WOWSlider.com
  • displai1
  • displai2
  • displai3
jquery carousel by WOWSlider.com v5.5
 
  Kapolri
Drs. Badrodin Haiti

Jenderal Polisi
 

Polwan pun Bisa Lakukan Pengawalan Gunakan Moge

Polisi Amankan Sosis Malaysia

Polisi Amankan Kontainer Berisi 10 Ton Daging Busuk

     
 

Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Ringkus Bandar Ekstasi dan Sabu

 
  POLRESTA PEKANBARU | 06 JULI 2015 11:54  
     
  Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menangkap dua warga Selatpanjang, saat akan bertransaksi narkoba dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli (Undercover Buy), Minggu (05/7) sore. Kedua tersangka JA (47) dan JO (25) ditangkap di Hotel Hollywood Jalan Kuantan Raya Kecamatan Lima Puluh.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti 900 butir pil ekstasi warna kuning merek Chanel, sabu-sabu seberat 75 Gram serta dua unit handphone, dua timbangan digital dan plastik pembungkus sabu-sabu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat SH Msi melalui Kasat Narkoba Kompol Iwan Lesmana Riza SH menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pemancingan dengan mengajak tersangka untuk bertransaksi narkoba, setelah bernegosiasi, kesepakatan pun terjadi.

Awalnya pihak bandar menyepakati tempat transaksi di Hotel Angkasa Garden di Jalan Setia Budi, namun mendadak berubah. "Petugas yang menyamar dan tersangka lalu bertransaksi ke Hotel Hollywood Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Limapuluh," kata Iwan Lesmana, Senin (06/7) siang.

Dikatakan Iwan, jaringan mereka ini di duga merupakan jaringan pengedar narkoba kelas besar dan sudah dilacak sekitar satu minggu lamanya. Kemudian tim memesan sebanyak 350 butir ekstasi dengan harga Rp 42,5 juta dan seperempat ons sabu seharga Rp 23 juta.

"Ketika akan ditangkap, tersangka ini sempat berusaha membuang barang bukti narkoba melalui jendela kamar 712 yang berada di lantai 7 Hotel Hollywood," sebut Iwan.

Usai diamankan, polisi lalu melakukan pengembanagn dengan melakukan penelusuran kerumah JA yang berada di Jalan Sutomo Kecamatan Lima Puluh. Disini juga ditemukan tujuh kantong besar berisi 550 butir pil ekstasi, empat kantong besar sabu 50 gram, timbangan digital dan plastik pembungkus.

Pengakuan JA kepada petugas, barang haram itu didapatnya dari seorang bandar besar berinisial YI yang berdomisil di Batam. "Kita juga sempat menggeledah rumah YI yang ada di Pekanbaru, namun petugas tak berhasil menemukan tersangka dan barang bukti lainnya," kata Iwan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 dan pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal empat tahun penjara. "Polisi akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap bandar narkoba yang tengah dalam pengejaran," tukas Iwan​
 
     
     
  Live streaming kondisi lalu-lintas  
 
 
   
     
   
  Website resmi
  Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Polri)
   
  Dibuat oleh
  Divisi Teknologi Informasi Polri
   
  Dioperasikan oleh
  Divisi Hubungan Masyarakat Polri
       
  TENTANG POLRI PELAYANAN POLRI LAPOR POLRI
  Sejarah SPKT Tindak Kejahatan
  Arti Lambang SIM Kerusuhan
  Visi dan Misi BPKB Kecelakaan
  Struktur organisasi SKCK Bencana Alam
  Link Satuan Kerja SP2HP Anggota Polri Bermasalah
  Link Satuan Wilayah Ijin Keramaian  
  Berita Wajib Lapor FOLLOW POLRI
  Galeri Pengawalan / Pengamanan
  e-Library  
       
  Terms of Use | Site Feedback | Privacy Policy  

Copyright 2015 Divisi Teknologi Informasi Polri. All rights reserved.