Polda dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Komitmen memberantas Korupsi di Bandara.

Selasa, 16 Oktober 2007 @ 09:43:25   Administrator - PUSLITBANG POLRI
Para tersangka disangkakan melanggar pasal 2 ayat 1 dan pasal 18 ayat 1 UU No 31/1999 jo UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dugaan korupsi proyek pengembangan run way Bandara Syamsuddin Noor menjadi embarkasi haji 2004,mulanya muncul dari audit BPKP Kalselteng yang menduga ada 28 pejabat yang terlibat penggelembungan anggaran proyek sebesar Rp 19,46 miliar.Jika sebelumnya,proyek pemanjangan landasan sejauh 128 meter dipatok Rp99,23 miliar,dana APBD Kalsel 2002-2004 telah keluar sebesar Rp121 miliar. Polda Kalimantan Selatan melakukan penyidikan kepada tersangka pertama dengan inisial Sam (pin pro run way)yang berkasnya sudah ditangani JPU terdiri 8 jaksa yang ditunjuk Kejati, saat ini yg bersangkutan ditahan di lapas Martapura. Sedangkan tersangka kedua berinisial IA yang saat ini ditahan di Polda Kalsel tentu ada perasaan sedih,kalau diri sedang menjalani penahanan,sehingga tak bisa shalat Ied berjamaah,sementara suara takbir menyambut lebaran berkumandang tak jauh jaraknya.Berkas hampir rampung untuk segera di limpahkan ke Kejati Kalsel. Itulah sikap penyidik dan Tim Jaksa yang tidak mengenal kompromi dan siapapun yang intervensi membiarkan bergulir dengan peraturan yg ada. Target minimal 5 tersangka yang tidak terlalu lama akan menyusul kawan kawanya. pg
Kembali