SITUS INI SEDANG DALAM REVITALISASI. KAMI AKAN TAYANG SEMPURNA PADA 1 SEPTEMBER 2015
UNTUK SEMENTARA BISA MENGUNJUNGI HUMAS POLRI
Untitled Document
WOWSlider generated by WOWSlider.com
  • displai1
  • displai2
  • displai3
jquery carousel by WOWSlider.com v5.5
 
  Kapolri
Drs. Badrodin Haiti

Jenderal Polisi
 

RAZIA PETASAN POLSEK SUKARAMI PELAMBANG MENEGUR PARA PEDAGANG

98 Adegan Dilakukan dalam Rekonstruksi Kasus Engeline

Polisi Cimahi Amankan 119 Preman

     
 

Enam Kawanan Curanmor Diringkus

 
  POLDA JAWA BARAT | 07 JULI 2015 06:40  
     
  Para pelaku yang masih remaja ini diketahui kerap beraksi di wilayah Sodonghilir, Pus?pa?hiang, Singaparna, Salawu, Kota Tasikmalaya, serta Garut dan Bandung.
Polisi pun mensinyalir keterlibatan salah satu oknum ang?gota TNI dalam jaringan pencurian sepeda motor ini dan kasusnya telah dilimpahkan ke Subdenpom TNI.
?Hasil pengembangan demi?ki?an. Namun kami sudah koordinasi dan diserahkan ke Sub?den?pom guna dilidik lebih lanjut,? jelas Kapolres Tasikmalaya, Ajun Komisaris Besar Susnadi, kepada wartawan saat menggelar ekpos di Mapolres Tasikma?la?ya, Senin (11/5/2015).
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, keenam pelaku pencurian sepeda motor itu yakni Samsul (19) penjual baso cuanki warga Sodonghilir, Haris (22) buruh kuli bangunan warga Ban??tarkalong, Ade Maryono (23) buruh pabrik baso warga Sodonghilir, Fajar (22) buruh pabrik teh warga Sodonghilir, Yana (33) tukang ojek warga Sodonghilir, dan Mohamad Egi (19) Satpam di Singaparna war?ga Sodonghilir.
Mereka beraksi secara berke?lompok dengan jumlah minimal tiga orang. Setiap orang memiliki peran masing-masing, dari mulai pengantar, mengawasi, memetik hingga menjual sepeda motor.
Menurut Susnadi, awal mula terbongkarnya aksi kawanan ini yakni dari tangkap tangan polisi terhadap salah seorang pelaku pencurian sepeda motor. Kala itu pelaku dikejar warga dan motornya menabrak. Setelah tertangkap, maka kasusnya di?kembanagkan dan muncul sejumlah nama pelaku lainnya.
Polisi lantas menciduk satu persatu dari kawanan pencuri motor ini berikut barang bukti. Maka terkumpulan enam pela?ku dengan barang bukti 17 sepeda motor dan 2 mobil pikap.
Para pelaku boleh dikatakan cukup profesional. Mereka ber?aksi hanya dalam hitungan 30 detik saja dengan berbekalkan kunci leter T.
Sasarannya pun hanya sepeda motor keluaran terbaru, buatan ta?hun 2013-2015. Setiap motor ha?sil curian lantas dijual secara lang?sung tanpa perantara dengan harga berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per unit. Mo?tor curian inipun laris manis, hing?ga membuat para pelakunya ketagihan ?memetik? kembali.
?Hasilnya mereka jual dengan harga Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta, tergantung kondisi motor. Namun rata-rata mengincar mo??tor keluaran terbaru,? ujar Susnadi.
Kapolres mengharapkan ma?syarakat makin waspada dalam menyimpan kendaraannya. Se?lalu lengkapi dengan kunci gan?da guna menyulitkan aksi ke?jahat?an pencurian.
Keenam pelaku kini mering?kus di sel tahanan Mapolres Ta?sikmalaya dan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.
 
     
     
  Live streaming kondisi lalu-lintas  
 
 
   
     
   
  Website resmi
  Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Polri)
   
  Dibuat oleh
  Divisi Teknologi Informasi Polri
   
  Dioperasikan oleh
  Divisi Hubungan Masyarakat Polri
       
  TENTANG POLRI PELAYANAN POLRI LAPOR POLRI
  Sejarah SPKT Tindak Kejahatan
  Arti Lambang SIM Kerusuhan
  Visi dan Misi BPKB Kecelakaan
  Struktur organisasi SKCK Bencana Alam
  Link Satuan Kerja SP2HP Anggota Polri Bermasalah
  Link Satuan Wilayah Ijin Keramaian  
  Berita Wajib Lapor FOLLOW POLRI
  Galeri Pengawalan / Pengamanan
  e-Library  
       
  Terms of Use | Site Feedback | Privacy Policy  

Copyright 2015 Divisi Teknologi Informasi Polri. All rights reserved.